GAWAT KURANG DARI 1 KILO POLSEK CIPONDOH PABRIK OLI PALSU OPLOSAN BERAKTIVITAS BEBAS

’Mediaistana.com | TANGRANG
25 AGUSTUS 2026
GAWAT! KURANG DARI SATU KILOMETER DARI POLSEK CIPONDOH, BANDAR BOS OLI PALSU TAK TERSENTUH HUKUM

Kurang dari satu kilometer dari kantor Polsek Cipondoh — jarak tempuh kurang dari 5 menit berkendara — di Jalan Kampung Narotok, RT 002/RW 06, Kelurahan Neroktog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, tersembunyi pusat penimbunan, pengoplosan, dan pendistribusian oli palsu berskala besar yang diduga dikendalikan oknum berinisial MDN. Lokasi begitu dekat, namun seakan tak terlihat aparat. Ini bukan keluhan semata — hasil investigasi mendalam melalui verifikasi langsung, puluhan saksi, dan dokumentasi berminggu-minggu.

Fakta terungkap: ribuan liter oli bekas dicampur dan dikemas ulang secara terbuka; truk keluar-masuk setiap hari menyalurkan ke bengkel Tangerang, Banten, hingga Jakarta; warga yang melapor diintimidasi, diancam, dan disuap diam. “Semua orang tahu, tak ada yang berani lapor. Katanya dia punya jalur, tak akan tersentuh hukum,” ungkap warga yang identitasnya dirahasiakan.

Pelanggaran hukum nyata: UU No. 8/1999 Perlindungan Konsumen Pasal 8 ayat (1); UU No. 22/2009 Lalu Lintas Pasal 278; UU No. 32/2009 Perlindungan Lingkungan Pasal 98; serta UU No. 20/2001 Pemberantasan Korupsi Pasal 12 — namun semua pasal seakan mati ketika menyentuh MDN. Bisnis tetap berjalan, dia bebas berkeliaran.

RATUSAN WARTAWAN DIANTRI MENERIMA UANG BOS OLI PALSU — KEJAHATAN BERSUARAKAN DI BALIK NAMA INSAN PERS

Pemandangan paling memalukan: ratusan insan pers mengantre berjejer, menunduk, menerima uang dari tangan MDN — bos sindikat kejahatan. Setiap lembar uang yang dibagikan berdarah — hasil penipuan massal, perusakan kendaraan, bahaya nyawa pengendara, pencemaran lingkungan. “Dia tersenyum lebar, panggil ‘siapa belum dapat maju ke depan’. Ratusan yang seharusnya jadi pengawas kebenaran antre diam, pulang saku penuh mulut terkunci,” ungkap saksi mata.

Ini bukan penyuapan biasa — strategi licik membeli perisai manusia: membungkam kritik, mengacaukan fakta, memecah kepercayaan publik, menodai profesi jurnalistik. MDN tidak takut polisi atau jaksa — dia hanya takut kebenaran tersampaikan, maka dia beli mulut-mulut yang seharusnya menyampaikan kebenaran. Itu kejahatan paling kejam.

Ini tindak pidana: Penerima uang terlibat konspirasi kejahatan — melanggar Pasal 12 UU Pemberantasan Korupsi, Pasal 55 KUHP, dan Kode Etik Jurnalistik. Tidak ada “uang diam” — semua tercatat, semua dipertanggungjawabkan.

SERUAN KEPADA PRESIDEN PRABOWO, KAPOLRI LISTIYO SIGIT, KAPOLDA METRO JAYA — INI BUKAN URUSAN SEPELE, INI MAFIA TERORGANISASI BERJARINGAN LUAS

JAKARTA/TANGERANG, 25 AGUSTUS 2026

Bapak Presiden, Bapak Kapolri, Bapak Kapolda Metro Jaya —

Permasalahan ini BUKAN perkara sepele. Bukan satu gudang kecil. Bukan satu orang berbuat nakal. Ini sindikat kejahatan terorganisir berskala besar yang bertahun-tahun beroperasi tanpa tersentuh hukum, hanya 1 km dari Polsek Cipondoh; menipu konsumen miliaran rupiah; membeli keheningan ratusan orang; membangun benteng perlindungan hingga MDN berani menyombongkan: “Polisi mana yang berani tangkap gue.”

Ini tantangan terbuka kepada negara. Ketika bos sindikat berani membagi uang di depan umum untuk menutup mulut kebenaran lalu berjalan bebas — itu bukan sekadar kejahatan. Itu pernyataan: “Uang saya lebih kuat daripada hukum Anda.” Itu tidak boleh dibiarkan satu hari pun.

Tuntutan rakyat:

1.  Anggap ini operasi pemberantasan mafia, bukan urusan rutin — bongkar rantai lengkap dari sumber, pengoplosan, distribusi, hingga pelindung di balik layar
2.  Tangkap MDN dan seluruh jaringannya — SEKARANG — jangan beri waktu menghancurkan bukti
3.  Selidiki siapa yang melindungi — satu orang tak bisa sendirian. Ungkap dan proses hukum siapa pun tanpa pandang bulu
4.  Lindungi saksi dan pelapor — rakyat takut sendirian menghadapi mafia
5.  Pertanggungjawaban publik — mengapa Polsek Cipondoh diam bertahun-tahun? Siapa yang lalai, siapa yang terlibat?

Negara ini milik rakyat, bukan milik bos oli palsu. Buktikan hukum tajam ke atas — DAN tajam ke bawah. Buktikan uang tidak bisa membeli kebebasan berbuat jahat di Republik ini.

Tindak tegas. Sekarang. Jangan tunggu lagi.

“Negara tidak boleh takut pada penjahat. Penjahat yang harus gemetar pada kehadiran negara.”

Tim Investigasi Mediaistana.com
25 Agustus 2026

Kami terus mengawal. Rakyat sedang menonton. Seluruh dunia melihat. Kebenaran tidak bisa dibeli, tidak bisa dibungkam, tidak akan kalah.

Red David E SE

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!