Kantah Tangsel Jadi Rujukan Integrasi Data NIB–NOP untuk Perkuat Layanan Digital dan PAD

mediaistana.com

Tangsel, 1 September 2026 — Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu rujukan dalam penguatan transformasi digital layanan pertanahan serta integrasi data lintas instansi daerah.

Hal tersebut terlihat dalam kunjungan kerja sekaligus Sharing Session Integrasi Data Nomor Identifikasi Bidang (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP) yang digelar Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan bersama rombongan dari Kantor Pertanahan dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, Seto Apriyadi. Dalam kesempatan tersebut, Seto menyampaikan pengalaman dan strategi Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan dalam membangun integrasi data pertanahan dengan data perpajakan daerah melalui sinkronisasi NIB dan NOP.

Menurutnya, integrasi data bukan hanya menjadi bagian dari transformasi digital pemerintahan, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk menghadirkan data yang semakin akurat, mutakhir, dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah.

“Integrasi NIB dan NOP ini bukan sekadar menghubungkan dua jenis data, tetapi bagaimana kita membangun satu kesatuan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan data yang terintegrasi, pemerintah dapat mengambil kebijakan secara lebih tepat sekaligus memberikan pelayanan yang lebih cepat dan transparan kepada masyarakat,” ujar Seto Apriyadi.

Dalam sesi tersebut, jajaran Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan memaparkan secara rinci mekanisme, strategi, serta penerapan integrasi NIB–NOP yang telah dilakukan di wilayah Kota Tangerang Selatan.

Implementasi integrasi tersebut dinilai memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas dan akurasi data pertanahan sekaligus mendukung pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui penguatan basis data objek pajak.

Seto menambahkan bahwa keberhasilan integrasi data sangat bergantung pada komitmen dan sinergi antarinstansi. Karena itu, kolaborasi antara Kantor Pertanahan dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memastikan data yang digunakan memiliki kesesuaian dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Kunci dari integrasi ini adalah kolaborasi. Tidak ada satu instansi yang dapat bekerja sendiri. Ketika data pertanahan dan data perpajakan dapat terintegrasi dengan baik, manfaatnya akan kembali kepada pemerintah dan terutama kepada masyarakat melalui pelayanan yang lebih efektif serta tata kelola yang lebih baik,” jelasnya.

Kunjungan kerja Kantor Pertanahan dan Bapenda Kota Serang tersebut juga menjadi momentum untuk berbagi praktik baik serta bertukar pengalaman mengenai tahapan dan tantangan dalam pelaksanaan integrasi NIB dan NOP.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif. Rombongan dari Kota Serang berkesempatan menggali lebih jauh mengenai teknis pelaksanaan, pola koordinasi, hingga pengalaman Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan dalam mengimplementasikan integrasi data tersebut.

Melalui kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan berharap praktik baik yang telah diterapkan dapat direplikasi dan dikembangkan di daerah lain sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik masing-masing wilayah.

“Kami berharap pengalaman yang kami bagikan hari ini dapat menjadi referensi bagi Kota Serang untuk mengembangkan integrasi NIB dan NOP. Semakin banyak daerah yang membangun ekosistem data yang terintegrasi, semakin kuat pula fondasi transformasi digital pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” pungkas Seto.

Kegiatan sharing session ini menjadi wujud nyata komitmen Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan dalam mendorong kolaborasi lintas sektor dan memperkuat transformasi digital di bidang pertanahan.

Sinergi tersebut diharapkan terus berkembang guna mewujudkan layanan pertanahan yang modern, transparan, akuntabel, dan terintegrasi, sekaligus mendukung pengelolaan pemerintahan daerah yang semakin efektif demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

(Rafiqi)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!