Mediaistana.com||SIDOARJO — Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo melaksanakan screening HIV dan sifilis bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas penemuan kasus serta mendukung deteksi dini penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.
Program screening dilaksanakan selama empat minggu dengan jadwal setiap hari Sabtu. Dalam setiap pelaksanaan, ditargetkan sebanyak 100 warga binaan dapat mengikuti pemeriksaan.

Memasuki pertemuan kedua, pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap HIV dan sifilis. Apabila ditemukan hasil yang memerlukan tindak lanjut, penanganan akan dilakukan sesuai prosedur pelayanan kesehatan yang berlaku.
Kegiatan tersebut melibatkan petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo bersama jajaran Lapas Kelas IIA Sidoarjo. Seluruh proses pemeriksaan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan ketentuan pelayanan kesehatan, termasuk privasi dan kenyamanan warga binaan.

Pejabat struktural Lapas Kelas IIA Sidoarjo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi dengan Dinas Kesehatan dalam mendukung pencegahan dan pengendalian penyakit menular.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Lapas Sidoarjo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dalam mendukung deteksi dini HIV dan sifilis. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kesehatan warga binaan,” ujarnya.

Selain mendukung penemuan kasus secara dini, screening juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga binaan mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Lapas Kelas IIA Sidoarjo terus mendukung berbagai program kesehatan yang melibatkan instansi terkait sebagai bagian dari pemenuhan hak kesehatan warga binaan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mendukung upaya pengendalian penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui program screening yang berlangsung selama empat minggu, sinergi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dan Lapas Kelas IIA Sidoarjo diharapkan turut meningkatkan cakupan penemuan HIV dan sifilis di Kabupaten Sidoarjo serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan aman.