RDP Soal RSU Waluyo Jati Tertutup! DPRD Probolinggo Tutup Mata atau Tutupi Borok?

Probolinggo, Mediaistana.com
Ironis! Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo yang selama ini digadang-gadang sebagai rumah rakyat, kini berubah menjadi rumah hantu yang anti transparansi.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) tersebut di gelar di ruang Banggar Banmus terkait buruknya pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan yang digelar Kamis (1/10/2026) justru digelar secara tertutup. Wartawan dilarang masuk. Dilarang meliput!

Ada apa dengan DPRD Probolinggo?

Padahal RDP tersebut membahas pelayanan publik yang menyangkut nyawa rakyat. Rakyat berhak tahu! Tapi wakil rakyat justru rapat sembunyi-sembunyi di dalam gedung mewah milik rakyat.

Sikap tertutup DPRD ini memantik amarah dan tanda tanya besar di kalangan awak media.

Ini RDP atau rapat konspirasi? Kalau memang tidak ada yang ditutupi, kenapa wartawan dilarang meliput? Rumah rakyat kok jadi rumah tertutup, teriak salah satu wartawan di lokasi dengan nada kecewa.

Publik kini bertanya-tanya, apakah DPRD Probolinggo sedang berupaya melindungi bobroknya manajemen RSUD Waluyo Jati? Ataukah ada skandal besar yang sengaja ingin dikubur dalam-dalam dari sorotan publik?

Jika wakil rakyat saja sudah alergi terhadap wartawan sebagai pilar keempat demokrasi, lalu kepada siapa lagi rakyat harus mengadu?

Keterbukaan adalah harga mati! Jangan jadikan gedung DPRD sebagai benteng untuk menutupi kebusukan pelayanan publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada satupun anggota dewan yang berani buka suara menjelaskan alasan di balik RDP tertutup yang janggal tersebut.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!