SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum

MEDIA ISTANA.COM

 

Singkawang, Kalbar – Terbitnya SP2HP Nomor B/2739/IX/RES.5/2026 Satreskrim Polres Singkawang tertanggal 28 September 2026 atas laporan M. Khadavi bersama tim investigasi terkait dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU 64.791.022 Pasiran kembali menuai sorotan. Senin, 5/10/ 2026

 

Tim Media Investigasi mendesak Kapolda Kalbar tidak membiarkan perkara berhenti di atas meja. Dugaan permainan distribusi BBM, penggunaan kendaraan dengan tangki modifikasi, hingga dugaan keterlibatan oknum aparat harus dibongkar tuntas.

 

Peristiwa yang disorot terjadi pada 19 September 2026, dengan dua kendaraan pikap KB 1661 CA dan KB 8945 ME yang diduga mengambil BBM dalam jumlah besar.

 

Dugaan Nama Frans Novento selaku owner dan Sulaiman selaku pengawas/manager SPBU turut disebut dalam informasi yang dihimpun oleh Tim Investigasi dilapangan beserta alat bukti vidio dan rekaman saat kejadian tersebut.

 

Persoalan semakin tajam setelah kedua kendaraan yang dipersoalkan disebut tidak lagi berada di lokasi. Sulaiman disebut menyampaikan bahwa dirinya hanya menjalankan perintah Kanit Polres Singkawang.

 

Siapa yang memerintahkan? Apa dasar hukumnya? Ke mana kendaraan tersebut dibawa? Dan bagaimana status barang bukti?

 

Lebih serius, muncul dugaan keterlibatan oknum anggota Polres Singkawang berinisial HU, termasuk informasi dugaan setoran sekitar Rp1,5 juta per bulan serta pengaturan jatah pengisian BBM kepada pihak tertentu.

 

Jika terbukti, persoalan ini bukan sekadar penyalahgunaan BBM subsidi, tetapi mengarah pada dugaan jaringan permainan distribusi dan perlindungan oknum.

 

M. Khadavi meminta aparat tidak tebang pilih Kalau terbukti, ada oknum yang terlibat, tindak tegas. Jangan hanya berhenti di atas kertas. Kalau benar, copot oknumnya,” tegas Khadavi.

 

Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas juga diminta memeriksa secara menyeluruh data transaksi, CCTV, QR Code, volume pembelian, identitas kendaraan, kapasitas dan dugaan modifikasi tangki, serta alur BBM setelah keluar dari SPBU.

 

Kapolda Kalbar kini ditantang membuktikan keseriusan membongkar dugaan mafia BBM di Singkawang.

 

Jangan sampai seragam menjadi tameng dan jabatan menjadi benteng. Jika ada oknum yang terbukti bermain, proses hukum dan etik harus berjalan tanpa kompromi.

 

Sumber : M. Khadavi

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!