Gending Tancap Gas Literasi ! Forum Baru Terbentuk, Bidik 50 Karya Siswa di Bulan Baca

Probolinggo, Mediaistana.com
Gerakan literasi di Kecamatan Gending resmi naik kelas. Forum Literasi Kecamatan Gending masa bakti 2026–2030 resmi terbentuk untuk memperkuat budaya membaca dan menulis di lingkungan pendidikan.

Kepengurusan forum ditetapkan melalui rapat koordinasi yang digelar di Pendopo Kecamatan Gending. Pembentukan ini menjadi langkah awal Pemerintah Kecamatan Gending bersama civitas pendidikan dalam mengembangkan potensi literasi siswa secara terstruktur, Kamis (8/10/2016).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono, Kabid Pelayanan Pengembangan Perpustakaan Dispersip Kabupaten Probolinggo Nurul Yaqin, Camat Gending Winda Permata Erianti, serta Ketua PIC Penggerak Literasi Komunitas Yuk Menulis (KYM) Kabupaten Probolinggo Endang Purwaningsih.

Dalam struktur kepengurusan, Irawan dipercaya sebagai Ketua, didampingi Umariyah sebagai Wakil Ketua 1, Jailani Wakil Ketua 2, dan Sugeng Wakil Ketua 3. Sekretaris 1 Khoiridah, Sekretaris 2 Sumari, Bendahara 1 Yusuf dan Bendahara 2 Tohir, dilengkapi lima bidang yakni Literasi Sekolah, Perpustakaan dan Budaya Baca, Karya dan Kreativitas, Kemitraan dan Kolaborasi, serta Publikasi dan Dokumentasi.

Kepala Disdikdaya Hary Tjahjono menegaskan forum jangan hanya jadi struktur di atas kertas, tapi harus jadi motor penggerak. Ia meminta setelah terbentuk, segera disusun mekanisme kerja yang melibatkan semua komponen dan berjalan rutin. “Kenapa harus ada forum literasi, untuk membentuk pondasi yang kuat. Forum ini jangan hanya jadi struktur tapi juga ada motor penggerak, tegasnya.

Salah satu program awal yang digenjot adalah lomba menulis bertema “Rukun dengan Teman”. Setiap lembaga pendidikan ditargetkan mengirimkan minimal 50 karya siswa sebagai bukti nyata gerakan literasi.

Hary juga mendorong setiap sekolah memiliki pojok literasi sebagai ruang apresiasi karya tulis siswa. Menurutnya, pengembangan literasi butuh sinergi lintas sektor, mulai pendidikan, kesehatan, pemerintahan hingga komunitas. Forum pun diminta memiliki program bulanan dengan target yang terukur untuk bahan evaluasi.

Camat Gending Winda Permata Erianti menyampaikan, setelah kepengurusan terbentuk pihaknya langsung merumuskan program kerja Oktober yang bertepatan dengan Bulan Baca. Pada November, literasi akan dikolaborasikan dengan Seven Beaches Festival. Insya Allah ini bukan hanya sekadar nama, tapi kita akan bergerak, ujarnya.

Winda menegaskan program forum diupayakan tidak membebani sekolah, baik secara teknis maupun pembiayaan. Kegiatan akan dirancang agar mudah diaplikasikan di lingkungan sekolah. Setiap bulan ada program yang Insya Allah tidak akan merepotkan sekolah atau berbiaya, jelasnya.

Optimisme itu beralasan, pasalnya peserta didik di Gending telah menorehkan prestasi di lomba dongeng, membaca, membuat video hingga karya tulis. Forum diharapkan menjadi wadah untuk terus mengasah potensi tersebut.

Sementara itu, Kabid Perpustakaan Dispersip Nurul Yaqin meminta langkah awal forum adalah pemetaan kondisi perpustakaan di Gending untuk memastikan keaktifan dan kepemilikan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) agar terdata di Perpusnas dan berpeluang mendapat pembinaan.

Ketua PIC KYM Endang Purwaningsih menambahkan, Forum Literasi Gending harus menjadi ruang kolaborasi antar sekolah, Pemdes, kecamatan dan lembaga lainnya, dengan target karya siswa, pojok literasi, dan agenda bulanan sebagai langkah awal membangun budaya literasi yang lebih aktif di Gending.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!