Bengkulu, Mediaistana.com
Musyawarah Nasional (Munas) ke-XI Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Tahun 2026 di Bengkulu mendapat perhatian penuh dari pimpinan negara. Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dr. (H.C.) Sultan Baktiar Najamudin, hadir langsung dan memberikan sambutan kunci di hadapan ribuan perawat se-Indonesia.

Munas XI yang digelar pada Jumat, 9 Oktober 2026 hingga Sabtu, 10 Oktober 2026 di Hotel Mercure Bengkulu, Jl. S. Parman No. 27 Kota Bengkulu, ini berlangsung khidmat. Turut hadir Anggota DPR RI Komisi IX, Sekda Provinsi Bengkulu, Polda Bengkulu, serta seluruh organisasi profesi kesehatan se-Provinsi Bengkulu, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan dengan ini mengusung tema besar “Merawat Indonesia: Memperkuat Profesi Keperawatan, Mengawal Keadilan Kesehatan dari Daerah” dengan sub tema BERSATU DALAM PELAYANAN UNTUK KESEHATAN BANGSA.
Dalam sambutannya, Sultan Baktiar Najamudin menegaskan peran strategis perawat sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, terutama dalam mewujudkan keadilan kesehatan hingga ke pelosok daerah.

Perawat bukan hanya profesi, tapi pilar kemanusiaan. Dari tangan perawatlah kualitas kesehatan bangsa ditentukan. DPD RI berkomitmen mengawal agar profesi keperawatan mendapat posisi tawar yang kuat, sejahtera, dan bermartabat dalam kebijakan nasional, tegasnya.
Munas ini merupakan forum tertinggi organisasi profesi perawat yang diikuti oleh utusan Dewan Pengurus Pusat (DPP), Dewan Pengurus Wilayah (DPW), DPD Kabupaten/Kota se-Indonesia, Dewan Pertimbangan Pusat, dan Majelis Kehormatan Etik Keperawatan (MKEK) Pusat.
Dari ujung timur Jawa, DPD PPNI Kabupaten Probolinggo juga menunjukkan komitmennya. Ketua DPD PPNI Kabupaten Probolinggo, H. Sugianto, S.Kep.Ns., MM., hadir langsung bersama jajaran.
H. Sugianto mengatakan, kehadiran DPD PPNI Kabupaten Probolinggo merupakan bentuk dukungan penuh terhadap konsolidasi nasional dan arah kebijakan organisasi ke depan.

Munas ini adalah momentum strategis untuk memperkuat soliditas perawat di seluruh Indonesia. Kami dari DPD PPNI Kabupaten Probolinggo hadir untuk memastikan suara perawat di daerah ikut mewarnai kebijakan nasional, ujarnya.
Ia menegaskan, PPNI Kabupaten Probolinggo tetap berpegang pada visi Profesional, Humanis, dan Berintegritas, sejalan dengan semangat PPNI: Perawat Profesional, Mandiri, dan Sejahtera untuk Indonesia Maju.
Dengan semangat Solid Bersama PPNI, pihaknya berharap hasil Munas XI di Bumi Rafflesia Bengkulu ini dapat melahirkan program kerja yang semakin berpihak pada kesejahteraan perawat dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Harapan kami, ketua terpilih nantinya lebih mampu membawa PPNI untuk mensejahterakan anggota, memiliki bargaining position yang kuat, serta nilai tawar yang tinggi, pungkasnya.