Mediaistana.com | JAKARTA, 11 Oktober 2026 — Hasil penting dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi 4 DPR RI dengan perwakilan peternak Indonesia telah disampaikan. Pertemuan yang juga melibatkan Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis bagi keberlangsungan usaha peternakan nasional, sebagaimana disampaikan oleh H. Suwardi, Ketua Koperasi Unggas Sejahtera Jawa Tengah (Kendal).
JAMINAN KETERSEDIAAN JAGUNG PAKAN TERNAK
Menteri Pertanian telah memerintahkan Perum Bulog menjamin pasokan jagung bagi peternak selama Oktober 2026–Februari 2027. Saat ini stok tersedia sekitar 40.000 ton. Pemerintah memutuskan alokasi jagung SPHP tahap kedua sebesar 150.000 ton, ditambah kebutuhan tambahan 73.000 ton untuk lima bulan ke depan, sehingga total mencapai 263.000 ton.
Jangka menengah, pemerintah akan:
Menata tata niaga jagung melalui bantuan benih dan alat pipil jagung
Menerapkan sistem resi gudang agar harga stabil saat panen raya
KEPASTIAN HARGA BAHAN BAKU
Harga Sobean Mel yang selama ini 100% diimpor, kini ditetapkan sebesar Rp8.630/kg dan disediakan oleh PT Berdikari — memberikan kepastian biaya produksi bagi peternak.
PENYERAPAN TELUR DAN STABILISASI PASAR
Pemerintah akan mempertegas peran SPPG2 untuk menyerap kelebihan pasokan telur sesuai Harga Acuan Pemerintah (HAP). Program Bantuan Pangan “Tambah Telur” juga akan diperluas agar penyerapan lebih merata dan harga di tingkat peternak tetap terjaga.
PABRIK PENGOLAHAN HASIL TERNAK
Menteri Pertanian menyetujui pembangunan pabrik pengolahan hasil ternak di tiga wilayah: Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Lampung. Khusus di Kabupaten Kendal, investasi pabrik tepung telur dan tepung daging direncanakan senilai Rp200 miliar.
Danantara fokus pada sektor hulu: penyediaan DOC dan pabrik pakan untuk menekan harga pakan
Sektor hilir dikembangkan bersama koperasi dan pelaku usaha rakyat
APRESIASI PETERNAK
“Terima kasih kepada Komisi 4 DPR RI yang telah menerima kami peternak dan memperjuangkan aspirasi kami. Kami juga sangat mengapresiasi langkah Menteri Pertanian serta Direktur Utama Perum Bulog yang terus berupaya menjaga ketersediaan jagung bagi peternak.”
“Kami berharap kepastian ini segera direalisasikan sepenuhnya, sehingga peternak dapat terus berusaha dan berkontribusi menjaga ketahanan pangan nasional.”
H. Suwardi, Ketua Koperasi Unggas Sejahtera Jawa Tengah (Kendal)
Telah dirilis pada: 11 Oktober 2026
Sumber: H. Suwardi, Ketua Koperasi Unggas Sejahtera Jawa Tengah
(Kendal)