Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) membutuhkan lebih dari sekadar kehadiran aparat kepolisian. Kesadaran warga, kepedulian terhadap lingkungan, serta kuatnya kerukunan antarwarga menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan yang aman dan damai.
Pesan tersebut disampaikan Ps. Kapolsek Namlea, Iptu Charles Langitan, S.H., M.H., saat menyampaikan imbauan kamtibmas dalam kegiatan Minggu Kasih di Gereja GBI Abba Love, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan monitoring ibadah berlangsung sejak pukul 08.50 hingga 11.50 WIT. Ibadah Minggu yang dimulai pukul 10.10 WIT dipimpin Pendeta Rosani Jani dengan tema khotbah “Bersyukur atas Kebaikan Tuhan” dan diikuti sekitar 30 jemaat.
Kegiatan tersebut turut dipantau personel Polsek Namlea, Aipda Alexander Maresi, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan dialogis.
Polisi Hadir untuk Masyarakat
Dalam kesempatan itu, Iptu Charles Langitan menyampaikan bahwa program “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi salah satu semangat utama dalam membangun pelayanan kepolisian yang lebih dekat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan warga.
Ia juga menjelaskan delapan program prioritas transformasi Polri, mulai dari penguatan kelembagaan, pembinaan sumber daya manusia, peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan, akuntabilitas anggaran, transformasi digital melalui Smart Policing, hingga penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan kepolisian tidak hanya diukur dari penanganan perkara, tetapi juga dari kemampuan mencegah gangguan keamanan, membangun kepercayaan publik, dan menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat.
Karena itu, komunikasi antara polisi dan warga perlu terus diperkuat agar berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal dan ditangani secara tepat.
Jaga Kerukunan, Cegah Gesekan Antarwarga
Kapolsek Namlea mengingatkan jemaat agar senantiasa menjaga kerukunan, toleransi, dan tali silaturahmi. Perbedaan pandangan maupun latar belakang, menurutnya, tidak boleh menjadi pemicu perselisihan yang merusak hubungan sosial.
Ia mengajak masyarakat membangun kebiasaan saling menghormati, peduli terhadap sesama, dan mengedepankan komunikasi apabila muncul persoalan di lingkungan tempat tinggal.
Selain itu, warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, seperti pencurian kendaraan bermotor dan pencurian lainnya. Kepedulian terhadap lingkungan dinilai penting agar aktivitas mencurigakan dapat segera diketahui dan dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Jangan Main Hakim Sendiri, Laporkan Melalui 110
Dalam imbauannya, Iptu Charles juga menegaskan agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri ketika menemukan atau menangkap seseorang yang diduga melakukan tindak pidana.
Warga diminta segera melaporkan kejadian tersebut dan menyerahkan penanganannya kepada aparat berwenang sesuai ketentuan hukum.
Kapolsek turut mengingatkan pentingnya melindungi generasi muda dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, dan tawuran.
Menurutnya, pencegahan membutuhkan keterlibatan keluarga, lingkungan masyarakat, dan kepolisian.
Pengawasan serta komunikasi yang baik dengan anak-anak dan remaja menjadi langkah penting untuk mencegah mereka terjerumus dalam perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Waspadai Kebakaran, Lindungi Lingkungan
Tidak hanya berfokus pada kejahatan, Kapolsek Namlea juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, termasuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.
Warga diimbau tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama ketika kondisi lingkungan berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Apabila menemukan kebakaran atau keadaan yang membahayakan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Kapolsek menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk meminta bantuan kepolisian. Layanan Kepolisian 110 dapat dimanfaatkan untuk melaporkan gangguan kamtibmas, tindak pidana, maupun situasi darurat yang membutuhkan respons kepolisian.
Minggu Kasih, Perkuat Kepercayaan dan Kebersamaan
Kegiatan Minggu Kasih di GBI Abba Love merupakan bagian dari upaya Polsek Namlea membangun silaturahmi, membuka ruang komunikasi, serta memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap jemaat dan masyarakat semakin memahami pentingnya peran bersama dalam menjaga keamanan, mulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan bermasyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.50 WIT dalam keadaan aman dan kondusif.
Pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut sederhana, tetapi memiliki arti penting: keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Ketika masyarakat menjaga kerukunan, peduli terhadap lingkungan, menolak tindakan main hakim sendiri, serta berani melaporkan gangguan keamanan, maka upaya menciptakan Namlea yang aman dan damai akan semakin kuat.
Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan ibadah, tetapi tumbuh menjadi komitmen bersama dalam kehidupan sehari-hari di Kabupaten Buru.
(Mus Ltc)