MEDAN ( Mediaistana — Polsek Medan Timur, Polrestabes Medan, memperkuat edukasi karakter dan kesadaran hukum pelajar melalui kegiatan upacara bendera di SMP Muhammadiyah 7 Medan, Senin (26/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, siswa diingatkan untuk menjauhi narkoba, menolak perundungan (bullying), dan menjaga kerukunan antarteman.
IPDA Ivan Nazareth Manurung, yang bertindak sebagai pembina upacara, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan upacara yang berlangsung rapi, tertib, disiplin, dan berkesan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga sekolah, khususnya petugas upacara dan tim drumband SMP Muhammadiyah 7 Medan, atas penampilan dan kedisiplinan mereka.
Dalam amanatnya, IPDA Ivan menekankan pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkoba, tidak melakukan perundungan, serta membangun hubungan pertemanan yang harmonis. Para siswa juga diajak menjaga persatuan dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut menegaskan bahwa sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial. Pencegahan narkoba dan perundungan membutuhkan kepedulian bersama agar setiap siswa dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman.
Kepala SMP Muhammadiyah 7 Medan, M. Reza Akbar, S.Pd., menempatkan pembinaan karakter sebagai bagian penting dari proses pendidikan. Pendidikan, dalam pendekatan yang dikembangkan sekolah, tidak cukup hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga harus membentuk integritas, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta sikap saling menghormati.
Sinergi dengan kepolisian menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kesadaran siswa mengenai bahaya narkoba, dampak perundungan, dan pentingnya menaati aturan. Sekolah perlu menjadi ruang yang melindungi peserta didik dari intimidasi dan kekerasan sekaligus mendorong mereka untuk berani bersikap positif.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi MUTU SCHOOL, “Unggul, Cerdas, Berakhlak Mulia.” Sekolah berupaya membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menghargai perbedaan, dan bertanggung jawab atas tindakannya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Selamet Untung Suropati, mendukung penguatan kedisiplinan dan perilaku positif siswa melalui pembinaan yang berkelanjutan. Pesan antinarkoba, antiperundungan, dan persatuan diharapkan tidak berhenti sebagai amanat upacara, tetapi menjadi kebiasaan nyata dalam kehidupan sekolah.
Kolaborasi sekolah dan kepolisian diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, membangun kesadaran hukum sejak dini, serta melahirkan generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia.(su16)