33.4 C
Jakarta
BerandaBeritaAKI-AKB Probolinggo Turun, Wali Kota: Pertahankan Capaian Baik Ini

AKI-AKB Probolinggo Turun, Wali Kota: Pertahankan Capaian Baik Ini

Probolinggo, Mediaistana.com
Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menghadiri Seminar Kesehatan tentang Tata Laksana Awal Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal, Kamis (9/4/2026), di Gedung Pertemuan Poli Estetika Lantai 2 RSU Amanah. Kehadiran wali kota yang juga sebagai penasehat RSU Amanah disambut langsung oleh Direktur RSU Amanah, Ninik Ira Wibawati.

Seminar ini diikuti oleh para bidan dari berbagai unsur, di antaranya FKPP, klinik pratama, bidan jejaring RSU Amanah, hingga bidan praktik mandiri. Kegiatan ini menjadi wadah peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam menangani kondisi kegawatdaruratan ibu dan bayi secara cepat dan tepat.

Dalam sambutannya, Dokter Aminuddin menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Alhamdulillah, pada tahun 2025 angka kematian ibu dan bayi berhasil ditekan menjadi 3 kasus, dari sebelumnya 8 kasus. Ini menandakan kerja kita sudah berada di jalur yang baik, namun harus terus dipertahankan, ujarnya.

Ia juga menyinggung penanganan stunting di Kota Probolinggo yang saat ini tercatat sekitar 1.100 anak. Pemkot terus mendorong keterlibatan berbagai pihak sebagai orang tua asuh dalam penanganan stunting sebagai bentuk komitmen bersama.

Selain itu, Pemkot Probolinggo telah meluncurkan inovasi digital Siskia Pro Cantik, yaitu dashboard pemantauan kesehatan real time yang terintegrasi dengan layanan posyandu. Menurutnya, digitalisasi ini menjadi langkah strategis untuk mencegah dan menangani risiko kesehatan sejak dini.

Ini upaya kita mendorong pencegahan dan penatalaksanaan risiko kesehatan. Tumbuh kembang anak adalah ilmu penting untuk melihat potensi anak sejak dini, imbuhnya.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber, yakni dokter spesialis anak Amrina Rosyada yang membawakan materi tata laksana awal kegawatdaruratan neonatal, serta dokter spesialis obstetri dan ginekologi Evania Nita Oetama yang menyampaikan materi tata laksana awal kegawatdaruratan ibu.

Melalui kegiatan ini, para tenaga kesehatan, khususnya bidan, diharapkan semakin siap memberikan penanganan awal yang cepat dan tepat guna mendukung penurunan AKI, AKB, serta stunting di Kota Probolinggo.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!