Probolinggo, Mediaistana.com
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo mendorong kreativitas dan keterampilan anggotanya melalui Lomba Garnish di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan yang merupakan program kerja Bidang Ekonomi DWP ini mengusung tema “Meningkatkan Kreativitas dan Keterampilan melalui Seni Penyajian Makanan serta Mempererat Kebersamaan Anggota DWP”.

Lomba dibuka langsung Ketua DWP Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto. Sebanyak 120 peserta ambil bagian, terdiri dari ketua dan anggota DWP dari badan, dinas, kantor, bagian dan kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.
Ketua Panitia Bekti Sugeng menyampaikan lomba garnish digelar untuk meningkatkan kreativitas sekaligus mengasah kemampuan anggota dalam seni menghias dan menyajikan makanan agar lebih inovatif.

Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan keterampilan serta semakin mempererat silaturahmi, kekompakan dan semangat kebersamaan di antara anggota DWP. Lomba ini juga menjadi sarana rekreasi, edukasi dan berbagi pengalaman, ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto mengatakan lomba garnish merupakan kegiatan positif yang menciptakan kebersamaan sekaligus wadah mengembangkan kreativitas, ketelitian dan inovasi.
Garnish mungkin terlihat sederhana, namun di dalamnya terdapat seni, ketelitian, kesabaran dan kreativitas, katanya.
Menurutnya, kemampuan menghias makanan memiliki nilai tersendiri. Hidangan yang ditata dengan baik tidak hanya lebih menarik secara visual, tetapi juga dapat meningkatkan selera dan memberikan nilai tambah.
Karena itu, ia berharap kegiatan tidak hanya dimaknai sebagai ajang perebutan juara, tetapi sebagai kesempatan untuk belajar, bertukar pengalaman dan meningkatkan keterampilan.

Sebagai bagian dari DWP, para anggota memiliki peran dalam mendukung keluarga, organisasi dan lingkungan di sekitarnya. Kreativitas dan keterampilan yang dimiliki perlu terus dikembangkan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tegasnya.
Rita Erik juga mengajak seluruh peserta menjunjung sportivitas dan menikmati proses berkarya. Kemenangan yang paling indah bukan hanya ketika kita mendapatkan juara, tetapi ketika kita mampu menciptakan karya dengan penuh kreativitas dan pulang membawa pengalaman serta kebahagiaan, pungkasnya.