BATAM — Batam kembali menunjukkan geliat pertumbuhan Asayama Family Club (AFC). Kota yang dahulu kerap dianggap sulit berkembang dalam jaringan bisnis AFC, kini justru memperlihatkan perubahan signifikan. Lebih dari 100 peserta memadati kegiatan Leadership Opportunity Presentation (LOP) Batam, menandai semakin kuatnya fondasi pertumbuhan AFC di kota tersebut

Kegiatan berlangsung meriah dan tertata dengan baik, menghadirkan dua Shogun putra daerah, Suwadika dan Cecilia Lim, serta dua Samurai Batam, Siska Syafitri dan Febritasari.
Acara dipandu oleh Samurai Siska Syafitri sebagai MC, dengan rangkaian presentasi, testimoni produk, hingga kesaksian perjalanan bisnis dari berbagai peringkat, mulai Toreda hingga Shogun.
Suasana semakin istimewa ketika Dokter Luigi kembali membawakan materi produk di Batam. Setelah sekian lama tidak menyampaikan materi tersebut di kota ini, kehadirannya menjadi momentum tersendiri bagi para peserta untuk kembali mengenal lebih dekat produk-produk AFC.

Namun, lebih dari sekadar jumlah peserta dan kemeriahan acara, LOP Batam kali ini menyimpan cerita penting tentang tumbuhnya kekuatan lokal.
Dari Putra Daerah, Lahir Kekuatan Baru AFC Perkembangan Batam tidak bisa dilepaskan dari kontribusi Suwadika, putra daerah yang berhasil mencapai peringkat Shogun. Perjalanan tersebut sekaligus membuktikan bahwa potensi lokal mampu menjadi kekuatan penggerak pertumbuhan jaringan.
Lebih membanggakan lagi, Suwadika berhasil mencetak Shogun berikutnya, Cecilia Lim, yang juga merupakan putra daerah Batam.
Dua pencapaian ini menjadi gambaran nyata bagaimana sebuah jaringan dapat bertumbuh melalui pembinaan, konsistensi, dan regenerasi kepemimpinan.
Batam yang sebelumnya dipandang sebagai kota dengan tantangan tersendiri dalam pengembangan jaringan, kini mulai memperlihatkan potensi sebagai salah satu kota Salmon berikutnya di AFC.

Perubahan tersebut bukan sekadar narasi optimistis, melainkan terlihat dari semakin aktifnya para leader lokal dan antusiasme peserta yang hadir dalam kegiatan LOP.
Dokter Luigi Apresiasi Kerja Keras Panitia Kesuksesan acara juga tidak terlepas dari kerja keras seluruh panitia yang mempersiapkan kegiatan dalam waktu relatif singkat.
Meski persiapan dilakukan secara terbatas, pelaksanaan LOP Batam berlangsung lancar, tertib, dan mampu menghadirkan suasana yang penuh semangat.
Apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh panitia serta para leader yang telah memberikan dukungan, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan sangat baik.
Bagi AFC, keberhasilan sebuah acara bukan hanya diukur dari jumlah peserta yang hadir, tetapi juga dari kebersamaan, kekompakan, dan semangat membangun jaringan yang terus terjaga.
Batam Menjadi Awal, Perjalanan Berlanjut ke Yogyakarta
Dokter Luigi masih berada di Batam pada 30 September 2026. Selanjutnya, perjalanan akan berlanjut menuju Yogyakarta pada 1 Oktober 2026 untuk melanjutkan agenda roadshow AFC.
Kehadiran Dokter Luigi dari satu kota ke kota lainnya menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi produk, pengembangan bisnis, serta membangun semangat para anggota AFC di berbagai daerah.
LOP Batam kali ini memberikan pesan kuat: kota yang dahulu dianggap sulit berkembang, kini justru mulai menunjukkan potensi besar melalui kekuatan putra daerahnya sendiri.
Dengan hadirnya dua Shogun lokal dan antusiasme lebih dari 100 peserta, Batam kini memiliki modal penting untuk melangkah menuju babak pertumbuhan berikutnya di AFC.