Diduga Menghindar Oknum Kades PAW Desa Ciruluk Saat Akan Audensi dengan DPD Laskar NKRI kab.Subang

SUBANG, 27 Agustus 2026 LSM LASKAR NKRI DPD Kabupaten Subang melaksanakan audiensi resmi ke Kantor Desa Ciruluk, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang. Audiensi ini dilakukan dalam rangka menuntut penjelasan dan klarifikasi terkait sejumlah dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan desa yang telah lama menjadi sorotan warga.

 

Namun yang sangat disayangkan, Pejabat Pelaksana Kepala Desa (PAW) Ciruluk tidak berada di tempat dan diduga sengaja menghindar saat rombongan Laskar NKRI tiba di kantor desa.

 

Bahkan ketika salah satu peserta audiensi menanyakan keberadaan PAW Kades Ciruluk kepada Sekretaris Desa (Sekdes) Ciruluk, Ibu Irma menjawab bahwa yang bersangkutan sedang berziarah ke Cirebon.

 

Jawaban ini tentu menimbulkan tanda tanya besar di hadapan para peserta audiensi. Mengapa tepat pada saat agenda audiensi yang telah diinformasikan sebelumnya, oknum PAW Kades justru berada di luar daerah untuk keperluan pribadi?

 

“Kami datang dengan niat baik, kami datang secara resmi, kami membawa data dan bukti. Yang kami minta sederhana: klarifikasi terbuka dan penjelasan yang jujur. Tapi sayang, saat kami tanya kemana beliau, Sekdes Ibu Irma menjawab sedang ziarah ke Cirebon. Bukankah ini waktu kerja? Mengapa menghindar saat diminta pertanggungjawaban? Kalau tidak ada yang ditutupi, untuk apa lari?” ujar perwakilan Laskar NKRI DPD Subang.

 

Ketua DPD LSM LASKAR NKRI kabupaten Subang ( Anton Nugraha,S.H.,CPM.,CPLO.,C.Neg.,CPS.,CPL ) menegaskan bahwa langkah audiensi ini bukan mencari permusuhan, melainkan upaya menegakkan hak warga atas transparansi pengelolaan dana desa. Desa Ciruluk adalah milik seluruh warga, bukan milik perorangan. Setiap rupiah anggaran yang masuk dan keluar wajib dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

 

Kami tegaskan: 1. Kami datang dengan niat baik, bukan dengan amarah

2 Kami membawa bukti, bukan sekadar tuduhan. 3. Kami minta klarifikasi, bukan konfrontasi. 4. Menghindar dengan alasan apa pun bukan solusi justru memperkuat dugaan adanya yang ditutupi

 

“Kami tidak akan berhenti. Selama belum ada penjelasan yang jelas dan terbuka, kami akan terus mengawal. Menghindar dari kami sama saja menghindar dari warga Desa Ciruluk yang menuntut kebenaran. Ziarah boleh, tapi tanggung jawab terhadap warga lebih wajib.” tegasnya.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!