BerandaHUKUMDiTengah Badai Dugaan Pelecehan,Hendra Basir Buka Suara:Minta Maaf,Keluarga Serukan PublikHormati ProsesHukum

DiTengah Badai Dugaan Pelecehan,Hendra Basir Buka Suara:Minta Maaf,Keluarga Serukan PublikHormati ProsesHukum

Jakarta, Mediaistana.com – Di tengah sorotan publik terhadap dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang menyeret namanya, Pelatih Kepala Hendra Basir akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tidak nyaman atas sikap maupun interaksi yang terjadi selama proses pembinaan atlet.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui perwakilan keluarga, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalis Bersatu (DPP AJB), Andi Mulyati, pada Jumat (3/7/2026), Menurutnya, Hendra mengaku sangat terpukul dengan situasi yang kini dihadapinya dan menyampaikan penyesalan atas polemik yang berkembang di tengah masyarakat.

Keluarga menegaskan bahwa selama menjalankan tugas sebagai pelatih, interaksi fisik yang dilakukan Hendra merupakan bagian dari proses pembinaan olahraga panjat tebing yang dinilai membutuhkan komunikasi dan pendampingan secara langsung,Mereka menyebut bentuk kedekatan seperti merangkul, berjabat tangan, hingga memberikan pelukan dilakukan secara terbuka sebagai ungkapan apresiasi, dukungan, maupun kegembiraan atas pencapaian atlet.

Meski demikian, keluarga menyatakan menghormati apabila terdapat pihak yang merasa tidak nyaman terhadap tindakan tersebut,Atas dasar itu Hendra menyampaikan permohonan maaf kepada siapa pun yang merasa dirugikan tanpa bermaksud mengesampingkan proses hukum yang sedang berjalan.

Menurut Andi Mulyati, tekanan psikologis yang dialami Hendra saat ini cukup berat, Ia menyebut pelatih tersebut merasa sedih karena pengabdiannya selama bertahun-tahun dalam membina atlet panjat tebing Indonesia kini dibayangi persoalan hukum yang menjadi perhatian publik.

Keluarga juga meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh proses hukum selesai. Mereka menekankan pentingnya menghormati asas praduga tak bersalah sebagai prinsip yang dijamin dalam sistem hukum Indonesia.

Selain itu, keluarga memohon kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) untuk mempertimbangkan rekam jejak Hendra Basir selama mengabdikan diri di dunia olahraga. Mereka menilai Hendra telah berkontribusi dalam melahirkan atlet-atlet yang mengharumkan nama Indonesia di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

Keluarga berharap penanganan perkara berlangsung secara objektif, profesional, transparan, dan sepenuhnya didasarkan pada alat bukti serta fakta hukum yang terungkap dalam proses penyelidikan maupun persidangan.

Hingga berita ini dipublikasikan, dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang menyeret nama Hendra Basir masih dalam penanganan aparat penegak hukum,Belum terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Karena itu, seluruh pihak tetap memiliki hak untuk memperoleh perlindungan asas praduga tak bersalah sampai adanya keputusan hukum yang final.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!