BerandaBeritaDukung Komitmen Presiden dan Instruksi Kejaksaan Agung, Ajak Masyarakat Tolak Hoaks dan...

Dukung Komitmen Presiden dan Instruksi Kejaksaan Agung, Ajak Masyarakat Tolak Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

Mediaistana.con – Minggu 12 Juli 2026 – KOTA TANGERANG — Tokoh masyarakat Kota Tangerang, Anas, menyampaikan dukungan terhadap komitmen Presiden dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, menjaga stabilitas nasional, serta mendorong penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berpihak kepada kepentingan bangsa dan negara.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan moral terhadap berbagai langkah pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang aman, tertib, maju, dan sejahtera, sekaligus menyikapi instruksi Kejaksaan Agung kepada seluruh jajaran kejaksaan di Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengamanan, menjaga netralitas, serta mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Menurut Anas, langkah-langkah yang diambil pemerintah dan aparat penegak hukum patut didukung oleh seluruh elemen masyarakat selama dilaksanakan berdasarkan konstitusi, peraturan perundang-undangan, serta prinsip keadilan.

“Kami sebagai bagian dari masyarakat Kota Tangerang menyampaikan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional dan memperkuat penegakan hukum. Bangsa Indonesia membutuhkan persatuan, kerja sama, dan kepercayaan kepada seluruh lembaga negara agar pembangunan dapat berjalan dengan baik demi kepentingan rakyat,” ujar Anas.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang, bijaksana, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya, terutama informasi yang beredar di media sosial dan berbagai platform digital.

Menurutnya, di era perkembangan teknologi informasi saat ini, setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk melakukan verifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarluaskan suatu informasi.

“Jangan sampai masyarakat mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks yang dapat memicu kesalahpahaman, memecah persatuan bangsa, maupun menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi negara dan Pemerintah Kabinet Merah Putih. Mari kita bersama-sama menjadi masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial,” katanya.

Anas menambahkan bahwa kritik dan masukan kepada pemerintah merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Namun, kritik hendaknya disampaikan secara santun, berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, serta tetap menghormati proses hukum dan mekanisme yang berlaku.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi, insan pers, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat semangat persatuan, gotong royong, serta menjaga situasi yang aman dan kondusif di tengah berbagai dinamika yang berkembang.

Menurut Anas, menjaga persatuan bangsa merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, seluruh masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana yang damai, saling menghormati perbedaan pendapat, serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Di akhir pernyataannya, Anas berharap Indonesia terus menjadi negara yang kuat, bersatu, dan mampu menghadapi berbagai tantangan melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga semangat persatuan, gotong royong, serta kepatuhan terhadap hukum terus menjadi fondasi dalam membangun Indonesia emas yang lebih maju, adil, aman, dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutup Anas.

Redaksi David E.S.E.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!