JAKARTA– Gerakan Barisan Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) Sulawesi Barat menyatakan sikap tegas dan kritis menyikapi penanganan kasus dugaan korupsi yang menyeret oknum di jajaran Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung oleh pihak Mabes Polri.
GEBRAK Sulbar menegaskan bahwa pengusutan kasus ini adalah ujian integritas bagi penegak hukum di Indonesia. Kami tidak akan memberikan ruang bagi praktik “main mata” atau kompromi politik dalam kasus yang mencederai marwah institusi penegak hukum ini.
Dukungan Penuh & Pengawalan Ketat:** Kami mendukung penuh langkah Mabes Polri untuk menyikat habis oknum-oknum yang terlibat tanpa pandang bulu. GEBRAK Sulbar akan menjadi garda terdepan dalam mengawal proses ini hingga ke meja hijau.
Kami mengapresiasi keberanian dan komitmen Presiden RI dalam menginstruksikan pembersihan di tubuh institusi penegak hukum. Ini adalah langkah konkret yang ditunggurakyat.
Kami memperingatkan pihak mana pun, baik dari internal instansi maupun eksternal, untuk tidak mencoba mengintervensi penyidikan ini. Segala bentuk manuver yang menghambat proses hukum akan kami lawan dengan aksi nyata di lapangan.
GEBRAK Sulbar menuntut penyidik Mabes Polri agar transparan kepada publik mengenai perkembangan kasus ini. Rakyat berhak tahu sejauh mana penindakan dilakukan terhadap mereka yang dianggap “kebal hukum”.
Korupsi di internal penegak hukum adalah kejahatan paling keji karena merusak pondasi kepercayaan rakyat. Jika oknum Jampidsus saja berani bermain, lalu kepada siapa lagi rakyat mencari keadilan? Kami di Sulbar akan terus memantau proses ini. Jika ada indikasi perlambatan atau pelemahan penyidikan, GEBRAK Sulbar akan melakukan aksi turun ke jalan!” tegas perwakilan GEBRAK Sulbar.
GEBRAK Sulbar mengajak seluruh elemen masyarakat sipil dan rekan-rekan aktivis di seluruh pelosok Indonesia untuk bersatu mengawal kasus ini sampai tuntas. Tidak ada tempat bagi koruptor di negeri ini!
Bersih atau Binasa oleh Rakyat!