Gubernur Khofifah Gelontorkan 19 Jenis Bansos di Probolinggo, Ajak Warga Tanam Mangrove untuk Masa Depan

Probolinggo, Mediaistana.com
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo dengan menggelontorkan 19 jenis bantuan sosial (bansos) sekaligus mengajak warga peduli lingkungan melalui aksi tanam mangrove, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Probolinggo tersebut dihadiri Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Sekda Ugas Irwanto, jajaran OPD Pemprov Jatim, Ketua Baznas Jatim, Forkopimda, para camat, kepala desa, dan ratusan masyarakat penerima manfaat.

Sebanyak 19 jenis bantuan disalurkan dalam kegiatan itu. Di antaranya bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), program pembinaan jalan kabupaten berupa 150 paket aspal dari Dinas PU Bina Marga, bantuan gizi, layanan kesehatan gratis, khitan massal, bantuan untuk penyandang disabilitas, hingga bedah rumah, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Sebelum menyerahkan bansos secara simbolis, Gubernur Khofifah bersama Bupati dan jajaran melakukan aksi penanaman mangrove. Menurutnya, menanam mangrove adalah investasi oksigen dan bentuk sedekah untuk generasi mendatang di tengah isu perubahan iklim dan krisis karbon.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri kebersamaan dan mendoakan keberkahan bagi Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dan Indonesia.

Mudah-mudahan Allah bahagiakan kita, bahagia dunia bahagia akhirat. Allah anugerahkan keberkahan kepada kita semua, barokah keluarga kita, barokah rezeki kita, barokah umur kita, barokah Kabupaten Probolinggo, barokah Jawa Timur, barokah Indonesia, ucap Khofifah.

Khofifah juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Sekda, jajaran OPD, Forkopimda, para camat, kepala desa, dan seluruh warga Probolinggo yang telah hadir. Ia menegaskan bahwa setiap langkah dari rumah menuju lokasi kegiatan jika diniatkan untuk mencari ilmu kehidupan dan mempererat persaudaraan, maka akan dimudahkan jalannya menuju surga.

Sementara itu Bupati Probolinggo Mohammad Haris yang akrab disapa Gus Haris menyampaikan terima kasih atas perhatian besar Pemprov Jatim kepada masyarakat Probolinggo. Ia mengaku kagum dengan etos kerja Gubernur yang dinilai luar biasa.

Saya selalu bertanya-tanya apa vitamin beliau. Pagi ada di Sumenep, sore sudah di Jember, malamnya di kota lain, besoknya sudah di Bojonegoro. Ini luar biasa, ujar Gus Haris disambut tepuk tangan hadirin.

Gus Haris juga menyampaikan selamat Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur serta mengapresiasi kepemimpinan Khofifah yang selalu berbasis data dalam setiap pengambilan kebijakan.

Di sela sambutannya, Gus Haris juga menitipkan dua aspirasi. Pertama terkait Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) bagi daerah penghasil tembakau seperti Probolinggo, dan kedua terkait akurasi data bansos agar lebih tepat sasaran.

Acara ditutup dengan doa bersama, penyerahan bantuan secara simbolis, dan foto bersama Gubernur dengan masyarakat penerima manfaat.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!