Jalin Komunikasi: KAWAN  Ketapang Kunjungi AKBP Putra Pratama Di Ruang Kerja.

Ketapang_ Kalimantan Barat_ Media Istana _ Silahturahmi Koalisi Wartawan (KAWAN) Ketapang di ruang kerja KAPOLRES Ketapang ( AKBP Putra Pratama ) sebagai wujud dukungan penuh atas dedikasi jurnalis sebagai control public, Selasa (29/9/2026) siang.

Sumber : Doc Jaydin

Pertemuan tersebut menjadi ajang perkenalan KAWAN Ketapang dengan AKBP Putra Pratama yang baru menjabat sebagai Kapolres Ketapang. Selain bersilaturahmi, pertemuan juga membahas upaya membangun sinergi dan memperkuat komunikasi antara wartawan dengan kepolisian.(1/10/2026)

KAPOLRES dan Ketua Koalisi
AKBP Putra Pratama (KAPOLRES Ketapang)  dan  Agustiandi ( Ketua Koalisi Wartawan Ketapang)/ Sumber Jaydin )

Ketua KAWAN Ketapang Agustiandi mengatakan, komunikasi yang baik diperlukan karena kepolisian menjadi salah satu institusi yang cukup sering menjadi sumber informasi dalam kerja jurnalistik.

 

“Pertemuan ini sekaligus kami manfaatkan untuk mengenalkan KAWAN kepada Kapolres yang baru. Kami ingin membangun komunikasi dan sinergi yang baik, terutama dalam kepentingan tugas jurnalistik, baik untuk konfirmasi maupun peliputan,” kata Agustiandi.

Menurutnya, isu yang berkaitan dengan kepolisian cukup banyak menjadi perhatian media. Mulai dari penanganan tindak kriminal, pengungkapan kasus hingga berbagai persoalan hukum yang terjadi di masyarakat.

Karena itu, komunikasi yang terbuka dinilai penting agar wartawan mendapatkan informasi yang jelas dan masyarakat memperoleh pemberitaan yang akurat serta berimbang.

Agustiandi mengatakan, hubungan komunikasi antara KAWAN Ketapang dan Polres Ketapang selama ini juga telah berjalan baik.

“Kami berharap hubungan baik yang selama ini sudah terbangun dapat terus dilanjutkan. Setelah bertemu langsung dengan Kapolres, saya melihat ada ruang komunikasi yang baik untuk itu,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan, hubungan baik antara wartawan dan kepolisian tidak menghilangkan posisi pers sebagai pihak yang bekerja secara profesional dan independen.

“Hubungan baik bukan berarti menghilangkan sikap kritis wartawan. Kami tetap menjalankan tugas jurnalistik sesuai kode etik, melakukan konfirmasi dan menyampaikan informasi kepada publik secara berimbang,” kata Agustiandi.

Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama menyambut baik pertemuan tersebut. Ia mengatakan, komunikasi yang baik dengan wartawan perlu terus dibangun selama menjalankan tugas di Kabupaten Ketapang.

Menurut Putra, jabatan maupun profesi seseorang memiliki batas waktu dan dapat berganti. Namun, hubungan pertemanan dan komunikasi yang baik dapat terus dijaga.

“Jabatan itu ada batasnya, profesi juga bisa berganti. Tapi kalau pertemanan, tidak. Jadi kita jalin komunikasi yang baik,” Ungkap Putra.”

Ia juga menyinggung pentingnya komunikasi dalam proses konfirmasi yang dilakukan wartawan. Putra memastikan dirinya akan berupaya memberikan respons ketika wartawan membutuhkan konfirmasi terkait suatu persoalan.Imbuhnya lagi.

“Kalau ada konfirmasi dari wartawan, saya akan layani. Paling tidak jawaban saya bisa dikutip. Walaupun mungkin belum bisa menjawab secara detail,” ujarnya.

Menurut Putra, keterbukaan komunikasi diperlukan agar wartawan mendapatkan informasi yang dapat digunakan dalam pemberitaan, sekaligus memberi ruang bagi kepolisian untuk menyampaikan penjelasan atas suatu persoalan ke masyarakat luas.

Ia juga menyampaikan bahwa wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi antara kepolisian dan media menurutnya perlu dijaga agar informasi yang disampaikan kepada publik memiliki dasar yang jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. (PURBA)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!