Sukadana_Kayong Utara_Media Istana.com. Penjaga nyala mesin kapal nelayan selalu siaga dalam menyalurkan BBM ( Bahan Bakar Minyak ) Bersubsidi jenis Solar,Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan ( SPBU-N ) 68.794.003 sukadana memastikan dapur nelayan tetap mengepul, hak – hak nelayan akan tersalurkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (Menggunakan rekomondasi ) ,26/09/2026.
Hasyim ( Pengurus Lapangan ) yang baru saja dipekerjakan kurang lebih 1 bulan ,yang mana disela- sela kesibukannya sebagai pengawas, masih menyempatkan diri memberikan keterangan kepada awak media pada tanggal 25 september 2026 terkait penyaluran BBM Jenis Solar.ini ungkap Hasyim…….
Di lain tempat,Sdr Sukat ( Warga Tanah Merah ) selaku yang di beri kuasa oleh para nelayan Desa Sejahtera dan Desa Rantau Panjang yang mana juga sudah hampir 3 ( Tiga ) Tahun terakhir ini mengurus kebutuhan para penerima rekomondasi,agar apa yang sudah di terima masyarakat nelayan sampai ketempat dengan lancar dan aman. Sdr Sukat menyampikan bahwa :
Setelah awak media mengkonfirmasi Sdr Sukat, tepat pukul 16.44 Wib, perwakilan nelayan kecamatan teluk batangpun datang menggunakan pick up untuk mengambil BBM Jenis Solar. berdasarkan data yang dihimpun awak media,perwakilan nelayan teluk batang ( Sunardi )Â selaku yang di percaya oleh rekan-rekannya untuk mengambil BBM Jenis Solar menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan ( SPBU-N ) 68.794.003 ,Karena sudah menyalurkan BBM Jenis solar.
Awak media mengkonfirmasi melalui pesan WhatsApp ( WA ) kepada Sdr Gede Andris Sutrisman (KASI Produksi Perikanan) terkait desa – desa mana saja yang menerima rekomondasi :
[13.40, 26/9/2026]” untuk desa sutera terdiri dari desa pangkalan Buton, desa gunung sembilan dan desa benawai agung”
[13.41, 26/9/2026] ” Untuk desa sejahtera terdiri dari desa Pampang, tanjung gunung dan desa sejahtera”
[13.43, 26/9/2026] ” Untuk desa simpang tiga dan desa riam berasap digabungkan pada desa riam berasap ..siduk’ dan Untuk desa rantau panjang dan harapan mulia.. digabungkan pada desa rantau panjang”. ( PURBA )