Jangan Jadikan Anak Medan Konflik! Andi Mulyati: Hak Anak Harus di Atas Konflik Orang Tua

JAKARTA, Mediaistana.com — Persoalan hak asuh anak yang melibatkan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian, Di tengah persoalan orang dewasa, Ketua Umum DPP Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB) Andi Mulyati Pananrangi, SE, mengingatkan agar kepentingan, keselamatan, serta masa depan anak tidak menjadi korban konflik kedua orang tuanya.

Andi menyoroti pentingnya pengawasan dan perlindungan terhadap anak dilakukan secara bijak, objektif, serta benar-benar berpijak pada kepentingan terbaik anak,
“Kalau anak berada dalam asuhan ibu dan tidak terdapat bukti yang menunjukkan adanya kekerasan, penelantaran, eksploitasi atau kondisi yang membahayakan keselamatan serta tumbuh kembang anak, maka pengawasan dan perlindungan seharusnya dilakukan dengan bijaksana,” ujar Andi.

Menurut Andi, lembaga yang memiliki perhatian terhadap perlindungan anak dan perempuan harus memastikan setiap pernyataan maupun langkah yang dilakukan benar-benar berorientasi pada kepentingan anak, bukan justru memperlebar persoalan antara ayah dan ibu.

Ia menilai, anak tetap memiliki kebutuhan terhadap kasih sayang, perhatian dan kehadiran kedua orang tuanya, Karena itu perbedaan atau konflik orang tua tidak semestinya membuat anak kehilangan hubungan dengan salah satu pihak tanpa dasar hukum dan pertimbangan yang jelas,
“Jangan sampai anak menjadi objek dari konflik orang dewasa, Perlindungan anak harus benar-benar melihat kondisi anak, memastikan keselamatannya, sekaligus menjaga hak anak untuk mendapatkan kasih sayang dan pengasuhan yang layak,” tegas Andi.

Andi juga mengingatkan seluruh pihak agar menghormati proses hukum apabila persoalan hak asuh sedang diperiksa melalui jalur pengadilan,Menurutnya setiap pihak memiliki ruang untuk menyampaikan bukti dan argumentasinya melalui mekanisme hukum yang berlaku, Karena itu persoalan hak asuh hendaknya tidak diselesaikan melalui tekanan opini publik yang justru berpotensi membuat anak semakin terseret dalam konflik orang dewasa.

Andi menegaskan bahwa perlindungan anak bukan sekadar soal siapa yang mengasuh, tetapi juga bagaimana memastikan anak memperoleh rasa aman, pendidikan, kesehatan, kasih sayang, perhatian, serta hubungan yang layak dengan kedua orang tuanya,“Anak jangan dijadikan korban. Mereka tidak memilih konflik orang tuanya, Yang harus dijaga adalah masa depan, rasa aman, pendidikan, kesehatan dan hak mereka untuk tetap mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya,” pungkas Andi Mulyati Pananrangi, SE, Ketua Umum DPP AJB.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!