Jinakkan Bahan Peledak, Prajurit Zeni TNI-Australia Integrasikan Pemahaman Taktis*

*Jinakkan Bahan Peledak, Prajurit Zeni TNI-Australia Integrasikan Pemahaman Taktis*

Jakarta -MEDIA ISTANA,(Puspen TNI). Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (_Australian Defence Force_/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (_Explosive Ordnance Disposal_/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Sabtu (17/10/2026). Latihan difokuskan pada kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, serta menetralkan ancaman bahan peledak rakitan (_Improvised Explosive Device_/IED) maupun amunisi berbahaya di medan pertempuran.

Tim EOD TNI dan ADF melaksanakan serangkaian prosedur secara terukur, mulai dari pembersihan area (_clearing zone_) guna menjamin jalur aman bagi pergerakan pasukan, penanganan IED di medan kritis, hingga pembersihan ruangan di dalam bangunan. Pergerakan tim didukung Kendaraan Khusus Penjinak Bahan Peledak (Ransus Jihandak) beserta peralatan penjinak milik Yonzipur 5/ABW untuk menjamin keselamatan personel.

Latihan ini menjadi momentum bagi TNI dan ADF untuk menyelaraskan prosedur penanganan ancaman bahan peledak serta memperkuat interoperabilitas. Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI untuk meningkatkan profesionalisme prajurit zeni, sekaligus menjadi wujud diplomasi militer Indonesia dalam mempererat kerja sama pertahanan dengan Australia.

Hamdan ❤️

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read

Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!