KAPUS, NAKES PUSKESMAS SADANG CIBALIUNG BERSINERGI DENGAN TNI AD GELAR BAKSOS KESEHATAN DI RANCECET

MEDIAISTA.COM — CIMANGGU, PANDEGLANG, BANTEN — 9 Oktober 2026 — Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan jajaran tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Sadang Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), jajaran Puskesmas Sadang Cibaliung menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) kesehatan di Kampung Rancecet, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, dalam rangkaian penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Skala Besar Tahun 2026.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan untuk membangun Indonesia yang lebih maju, sehat, dan sejahtera.
Dipandu langsung oleh Ibu Kepala Puskesmas (Kapus) Sadang Cibaliung, jajaran tenaga medis turun ke lapangan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pengabdian tenaga kesehatan tidak terbatas di dalam gedung puskesmas, tetapi juga harus mampu menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok yang membutuhkan perhatian dan pelayanan kesehatan.

Kegiatan bakti sosial kesehatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian tenaga kesehatan terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan dan sinergi bersama personel TNI AD, jajaran Puskesmas Sadang Cibaliung turut mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan penutupan TMMD Skala Besar Tahun 2026 di Kampung Rancecet.

Kepemimpinan langsung Ibu Kapus di lapangan mencerminkan pentingnya koordinasi, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kolaborasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, seperti infrastruktur dan fasilitas umum, tetapi juga harus diimbangi dengan perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga.

Masyarakat yang sehat merupakan salah satu fondasi penting untuk mewujudkan desa yang kuat, mandiri, dan mampu berkembang menuju masa depan yang lebih baik.
Berdasarkan konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Sadang Cibaliung pada Jumat, 9 Oktober 2026, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan TMMD Skala Besar yang dilaksanakan bersama TNI AD.

Dalam keterangannya kepada media, Ibu Kapus menyampaikan:
“Acara baksos di Rancecet, rangkaian penutupan TMMD skala besar bersama TNI AD.”
Keterangan tersebut menegaskan keterlibatan Puskesmas Sadang Cibaliung dalam kegiatan sosial yang mengedepankan semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat.
Sinergi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara tenaga kesehatan, TNI AD, dan masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, pelayanan kesehatan diharapkan semakin dekat dengan warga, sementara semangat kebersamaan dalam membangun daerah terus terpelihara.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Sadang Cibaliung tampak bekerja bersama personel TNI AD dalam pelaksanaan kegiatan bakti sosial. Kehadiran kedua unsur tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan baksos kesehatan dalam rangkaian TMMD menjadi gambaran bahwa pembangunan desa memerlukan keterlibatan berbagai pihak. TNI AD menjalankan perannya dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan wilayah, sedangkan tenaga kesehatan hadir membawa pelayanan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Ketika kedua unsur tersebut bersinergi, masyarakat menjadi bagian utama dari tujuan pengabdian.
Semangat inilah yang perlu terus dijaga dan dikembangkan. Sebab, pembangunan yang sesungguhnya bukan sekadar menghadirkan perubahan secara fisik, melainkan juga memastikan masyarakat memperoleh perhatian, akses pelayanan, dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup.

Kehadiran tenaga kesehatan di Kampung Rancecet menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan harus terus diupayakan agar dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dalam mendukung upaya kesehatan masyarakat, mulai dari pelayanan dasar hingga edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

Melalui kegiatan sosial seperti ini, kedekatan antara petugas kesehatan dan masyarakat dapat semakin diperkuat. Warga juga memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan tenaga medis dalam suasana pelayanan yang lebih dekat dengan lingkungan mereka.
Namun, semangat pengabdian tersebut diharapkan tidak berhenti ketika rangkaian penutupan TMMD selesai. Sinergi antara fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, TNI AD, dan unsur masyarakat perlu terus dibangun agar upaya peningkatan derajat kesehatan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dengan demikian, kegiatan bakti sosial bukan hanya menjadi bagian dari agenda seremonial, melainkan juga pengingat akan pentingnya kehadiran pelayanan publik yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi momentum untuk memperkuat keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Keterlibatan tenaga kesehatan Puskesmas Sadang Cibaliung dalam rangkaian penutupan TMMD Skala Besar Tahun 2026 di Kampung Rancecet memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara sektor kesehatan dan unsur TNI dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Semangat gotong royong tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, memperkuat hubungan antara aparat dan warga, serta menumbuhkan kesadaran bahwa pembangunan merupakan tanggung jawab bersama.

Masyarakat bukan sekadar penerima manfaat, tetapi juga bagian penting dalam menjaga keberlanjutan hasil pembangunan.
Karena itu, sinergi seperti ini patut dipelihara dan diperkuat melalui kegiatan nyata yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Bakti sosial kesehatan yang dilaksanakan jajaran Puskesmas Sadang Cibaliung bersama TNI AD di Kampung Rancecet, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, menjadi gambaran semangat pengabdian yang berangkat dari kepedulian terhadap sesama.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan, kerja sama lintas sektor menjadi salah satu kunci untuk memperluas jangkauan pelayanan dan memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat.

Tenaga kesehatan dengan pengabdian di bidang kesehatan, TNI AD melalui dukungan terhadap pembangunan dan kemasyarakatan, serta masyarakat melalui semangat gotong royong memiliki peran yang saling melengkapi.
Harapannya, semangat kebersamaan tersebut tidak hanya hadir dalam satu kegiatan, tetapi terus tumbuh menjadi gerakan berkelanjutan untuk membangun masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.

Bravo Puskesmas Sadang Cibaliung! Bravo TNI AD!
Teruslah mengabdi, bersinergi, dan hadir untuk rakyat. Sebab, pengabdian terbaik bukan hanya tentang apa yang dibangun hari ini, tetapi juga tentang manfaat yang dapat dirasakan masyarakat pada masa mendatang.

RED DAVID E,S.E.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!