MEDIAISTANA.Com LABUHANBATU||–//
Rantauprapat – Kepemimpinan Kepala SDN 05 Bilah Hulu, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu atas nama Rahmadani disorot. Pasalnya, saat awak media TNIPOLRI News dan Tim Investigasi DPC LSM Elang Mas Labuhanbatu melakukan konfirmasi terkait pengelolaan Dana BOS, yang bersangkutan sulit ditemui dan tidak berada di tempat.
Berdasarkan hasil investigasi di lapangan pada Rabu, 29 Juli 2026 pukul 11:45 WIB di Jl. Perhubungan No. 02 Aek Nabara, Desa Pondok Batu, Tim menemukan kondisi fisik sekolah yang memprihatinkan. Plafon rusak dan ruangan kelas tampak kusam karena minim perawatan.
Padahal, berdasarkan data yang dihimpun, SDN 05 Bilah Hulu menerima Dana BOS Tahun 2025 bidang pembiayaan sarana dan prasarana Tahap I dan II sebesar Rp 23.000.000,-
Kami sangat prihatin. Dana sudah cair 23 juta untuk sarana prasarana, tapi kondisi sekolah masih seperti ini. Kepsek juga susah ditemui untuk dikonfirmasi, ujar Tim Investigasi LSM Elang Mas Labuhanbatu
Tegas Minta Audit dan Copot
Ketua DPC LSM Elang Mas Labuhanbatu, Dariter Ritonga, dengan tegas meminta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatuuntuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana BOS di SDN 05 Bilah Hulu.
“Uang negara harus tepat sasaran. Jika ditemukan indikasi penyalahgunaan wewenang, kami minta dilakukan reorganisasi kepemimpinan di SDN 05 Bilah Hulu tersebut. Jangan sampai anak-anak jadi korban,” tegas Dariter.
Lebih lanjut, LSM Elang Mas juga menyatakan akan melayangkan Dumas ke Unit Tipikor Polres Labuhanbatuagar kasus ini ditindaklanjuti secara hukum.
“Pejabat pengelola anggaran harus ada sanksi agar menjadi efek jera. Kami kawal sampai tuntas,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepsek SDN 05 Bilah Hulu belum dapat dikonfirmasi.
By ; Dariter Ritonga/ Taem