25.7 C
Jakarta
BerandaBertaKesepakatan Sopir dan Tambahan Kapal, Polisi Pastikan Antrean Ketapang Tetap Lancar

Kesepakatan Sopir dan Tambahan Kapal, Polisi Pastikan Antrean Ketapang Tetap Lancar

LAMPUNG l Mediaistana.com – Ketegangan antarsopir sempat terjadi di area parkir pelabuhan PT SMA, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Perselisihan dipicu permintaan prioritas dari kendaraan pengangkut hewan ternak untuk lebih dulu masuk ke dermaga.

Sejumlah sopir yang telah mengantre lama, bahkan hingga dua hari, memprotes kebijakan tersebut. Situasi sempat memanas ketika kendaraan pengangkut ayam dan sapi terus bertambah dan bergerak ke bagian depan antrean, memicu ketidakpuasan sopir lain yang membawa sembako dan buah.

Namun, potensi konflik berhasil diredam cepat oleh personel pengamanan dari Polres Lampung Selatan bersama manajemen PT SMA. Petugas langsung turun tangan menenangkan para sopir dan memfasilitasi dialog di lokasi.

Dalam pertemuan itu, perwakilan sopir dikumpulkan untuk mencari solusi bersama. Hasilnya, disepakati pengaturan antrean yang lebih adil, yakni 15 unit kendaraan pengangkut buah dan sayur serta 5 unit kendaraan pengangkut ayam diberangkatkan secara bergantian.

Langkah cepat dan humanis dari aparat kepolisian membuat situasi yang sempat memanas kembali terkendali. Aktivitas di area pelabuhan pun berangsur normal dan kondusif.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bertujuan memastikan setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan konflik lebih luas.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif agar setiap permasalahan di lapangan bisa diselesaikan secara musyawarah dan tidak berkembang menjadi keributan,” ujar Yuni, Kamis (26/3/2026).

Ia juga mengapresiasi sikap para sopir yang bersedia menahan diri dan mengikuti kesepakatan bersama demi kelancaran arus penyeberangan.

“Alhamdulillah para sopir dapat memahami situasi dan sepakat mencari solusi bersama. Ini menunjukkan kesadaran kolektif yang baik,” katanya.

Yuni menambahkan, pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan dan pengamanan di titik-titik rawan selama arus penyeberangan berlangsung.

“Kami pastikan kehadiran personel di lapangan untuk menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya para pengguna jasa pelabuhan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau seluruh pihak agar tetap mematuhi aturan antrean dan mengedepankan komunikasi jika terjadi kendala di lapangan.

“Jika ada permasalahan, sampaikan dengan baik kepada petugas. Kami siap membantu mencarikan solusi terbaik,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Lampung Kombes Pol N. Dedy Arifianto menyebut, penanganan di lapangan terus diperkuat dengan dukungan lintas instansi untuk mengurai kepadatan.

“Sudah kami atasi dengan tambahan empat kapal dari ASDP, BPTD, dan KSOP. Saat ini sedang proses loading dan penataan parkir agar antrean lebih tertib,” jelas Dedy.

Ia juga menegaskan pentingnya ketegasan dalam pengaturan di momen arus balik agar tidak memicu kecemburuan di lapangan.

“Hal-hal seperti ini sering terjadi di pelabuhan, ada yang merasa dikawal atau punya ‘orang dalam’. Di momen arus balik seperti ini harus tegas dan lurus, tidak ada yang main aturan sendiri,” tegasnya.**

(R)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!