32.8 C
Jakarta
BerandaTNI-POLRIKolaborasi Unsur Laut dan Udara, Tangkap Dua Kapal Pembawa Pasir Timah Ilegal

Kolaborasi Unsur Laut dan Udara, Tangkap Dua Kapal Pembawa Pasir Timah Ilegal

Jakarta -MEDIA ISTANA (Puspen TNI). TNI kembali menunjukkan kemampuan operasi bersama yang solid, profesional, dan terintegrasi melalui Latihan Integrasi TNI Tahun 2025, yang digelar di perairan Belinyu, Bangka Belitung, Rabu (19/11/2025). Pada demonstrasi operasi laut tersebut, unsur TNI Angkatan Laut KRI Surik-645 dan KRI Alamang-644 menjadi bagian utama skenario latihan yang menyimulasikan penindakan pelanggaran di laut. Latihan ini turut ditinjau langsung oleh Menteri Pertahanan didampingi Panglima TNI, yang menyaksikan dari dekat pelaksanaan operasi laut terpadu sebagai salah satu agenda puncak latihan.

Dalam demonstrasi ini, kedua unsur KRI dilibatkan sebagai komponen yang merepresentasikan kesiapan TNI secara menyeluruh dalam menghadapi berbagai ancaman di laut. Kehadiran Menhan dan Panglima TNI menjadi bentuk dukungan langsung terhadap peningkatan kesiapsiagaan, interoperabilitas, dan sistem komando terpadu dalam pelaksanaan operasi gabungan.

Pada skenario latihan, kedua KRI melaksanakan pelayaran sebagai bagian dari operasi gabungan TNI di wilayah Bangka Belitung. Sistem komando terpadu yang terhubung dengan pos-pos kendali latihan lintas matra mendeteksi dua kontak sasaran yang diduga melakukan pelanggaran, KM Carly (kapal kayu) dan SPOB Tarsus Alfa 07 berupaya melarikan diri dari pemeriksaan unsur TNI AL, dengan dukungan sistem kendali operasi terpadu TNI, segera melaksanakan peran tempur bahaya kapal permukaan dan melakukan intercept untuk menghentikan pergerakannya.

Setelah tembakan peringatan diberikan, KRI Surik-645 dan KRI Alamang-644 melaksanakan prosedur pemeriksaan dan penggeledahan, termasuk pengerahan skoci untuk mendekati kapal sasaran. Unsur udara TNI turut memperkuat operasi dengan melaksanakan pengawasan udara, manuver taktis, dan menurunkan pasukan untuk mempercepat pelaksanaan Visit boarding search and seizure (VBSS). Dari hasil VBSS, ditemukan indikasi kuat bahwa kedua kapal membawa muatan pasir timah ilegal yang diduga akan diselundupkan keluar daerah.

Seluruh hasil pemeriksaan dilaporkan berjenjang kepada Pos Komando Latihan Integrasi TNI, mencerminkan sistem komando yang terkoordinasi antar matra. Selanjutnya, kedua kapal diserahkan kepada Pangkalan TNI AL Bangka Belitung (Lanal Babel) untuk proses lanjutan, sementara muatan yang ditemukan dilimpahkan kepada instansi terkait, yaitu ESDM Babel.

Pelaksanaan Latihan TNI Terintegrasi tahun 2025 ini menegaskan bahwa TNI, sebagai satu kesatuan kekuatan pertahanan negara, siap menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan NKRI dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala ancaman.

HAMDAN A.md

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!