Komandan Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla Kalsel dalam Rapat Evaluasi

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla Kalsel dalam Rapat Evaluasi

Jakarta -MEDIA ISTANA,Banjarbaru – Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menghadiri Rapat Evaluasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka kunjungan kerja Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, M.A., Ph.D., bertempat di Jl. Gubernur Syarkawi, Rabu (23/9/2026).

Rapat dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., Sekda Prov. Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, M.Pd., Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Noviar, S.I.K., Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla., serta unsur Forkopimda dan instansi terkait.

Dalam paparannya, Kepala BPBD Kalsel menyampaikan bahwa hingga 22 September 2026 tercatat luas lahan terbakar sekitar 160,55 hektare, dengan 111,45 hektare berhasil dipadamkan dan sekitar 49,10 hektare masih dalam penanganan. Penanganan didukung 3.567 personel gabungan, enam unit helikopter water bombing, serta operasi modifikasi cuaca (OMC).

Kepala BNPB menekankan pentingnya pembentukan tim gabungan yang mampu bergerak cepat dalam menangani titik api, dengan dukungan personel berpengalaman serta pengelolaan bantuan yang tertib dan tidak tumpang tindih.

Sementara itu, Menteri Kehutanan RI menekankan pentingnya integrasi data, penguatan koordinasi, serta optimalisasi pasukan darat dan dukungan operasi udara. Penempatan personel harus disesuaikan dengan prioritas wilayah agar penanganan Karhutla lebih efektif dan tepat sasaran.

Dalam kegiatan tersebut, Danlanud Sjamsudin Noor turut memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung upaya penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan, khususnya melalui kesiapan unsur TNI AU dan koordinasi bersama seluruh stakeholder terkait.

Rapat menjadi bagian dari evaluasi bersama untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan terpadu, cepat, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat langkah pencegahan munculnya titik api baru di wilayah Kalimantan Selatan. (Pen Lanud Sjamsudin Noor)

HAMDAN ❤️

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!