Moratorium Belum Dicabut, Komisi 1 DPRD Manokwari Desak Presiden Segera Buka Kran Pemekaran 4 DOB Papua Barat

Jakarta, Mediaistana.com– Agenda pertemuan terkait pemekaran daerah yang sedianya mempertemukan para wakil rakyat hari ini berakhir tanpa kejelasan. Pasalnya, pihak Komisi 2 DPR RI dilaporkan tidak hadir dalam agenda penting tersebut, sehingga menyisakan tanda tanya besar bagi para anggota dan Ketua DPRD Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Menyikapi kebuntuan ini, Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Manokwari dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Yahya Mimifes, mendesak Pemerintah Pusat dan Presiden RI untuk segera membuka moratorium pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB), khususnya bagi wilayah yang telah memiliki kesiapan matang.

“Kami selaku anggota DPR menyampaikan dan berharap kepada pemerintah pusat, terutama Bapak Presiden, untuk segera membuka moratorium ini. Kebijakan ini sangat penting dan menjadi kepentingan strategis bagi pusat maupun daerah,” ujar Yahya Mimifes saat memberikan keterangan kepada media.

Menurut Yahya, ketidakjelasan yang terjadi saat ini semata-mata karena kebijakan moratorium pemekaran daerah yang belum dicabut oleh pemerintah pusat. Padahal, secara dasar hukum dan kelengkapan administrasi, sudah ada daerah yang dinilai sangat siap untuk dimekarkan menjadi kabupaten baru.

Tercatat ada 4 calon DOB di wilayah Papua Barat yang kini telah mengantongi Amanat Presiden (Ampres), yaitu:

1. Kabupaten Ibu Kota Manokwari
2. Manokwari Barat
3. Kokas
4. Moskona

“Secara dasar hukum dan administrasi, empat daerah ini sudah lengkap karena sudah punya Ampres. Jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda,” tegas Yahya.

Lebih lanjut, Yahya menambahkan bahwa berdasarkan arahan dan penyampaian langsung dari pimpinan terkait, proses pemekaran ini ditargetkan dapat terealisasi sepenuhnya pada tahun 2026. Ia berharap pemerintah pusat dapat bergerak cepat agar aspirasi masyarakat di empat wilayah tersebut bisa segera terwujud demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan di Papua Barat.(Red)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!