26.1 C
Jakarta
BerandaBeritaOknum Mengaku “PSHT JJ” Geruduk Tempat Latihan di Saradan, Tim LHA Pusat...

Oknum Mengaku “PSHT JJ” Geruduk Tempat Latihan di Saradan, Tim LHA Pusat Madiun Resmi Lapor Polisi

Madiun, media istana.com
– Suasana tenang di tempat latihan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di wilayah Kecamatan Saradan terusik oleh kedatangan sekelompok orang yang mengaku sebagai bagian dari kelompok “PSHT JJ”.
Kejadian yang dinilai mengganggu ketertiban dan marwah organisasi ini berbuntut pada ranah hukum.

​Didampingi oleh Indah Tim Lembaga Hukum dan Advokasi (LHA) SH Terate Pusat Madiun, Moch icdah asyarin Ketua Ranting Saradan resmi melaporkan oknum berinisial Welly dkk ke Polres Madiun atas dugaan tindakan provokasi dan gangguan ketertiban. Pada hari kamis tanggal 16 April 2026.

​Kelompok yang dipimpin oleh Welly tersebut mendatangi lokasi latihan rutin dan melakukan intimidasi serta mengklaim legitimasi yang tidak sesuai dengan struktur resmi organisasi SH Terate yang berpusat di Madiun. Aksi ini memicu keresahan di kalangan siswa dan pelatih yang sedang berlatih.

​Etar Perwakilan Tim LHA menegaskan bahwa langkah hukum diambil untuk memberikan efek jera dan melindungi anggota dari tindakan premanisme yang mengatasnamakan organisasi.
Kami tidak akan mentolerir aksi premanisme.

yang mencoba mengganggu kegiatan resmi organisasi. Laporan ke Polres Madiun ini adalah bentuk ketegasan kami bahwa SH Terate di bawah naungan Pusat Madiun memiliki legalitas hukum yang kuat.

Kami meminta pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan terhadap saudara Welly dkk,” ujar etar perwakilan tim LHA.
​Senada dengan tim di lapangan, Dipa Kurnia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas di wilayah Madiun sebagai “Bumi Pendekar”.

​”Segala bentuk tindakan yang mencoba memecah belah atau mengatasnamakan PSHT untuk kepentingan kelompok tertentu (JJ) tanpa dasar hukum yang sah akan kami hadapi secara hukum. Kami mengimbau seluruh warga SH Terate di Saradan untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, biarkan proses hukum berjalan di Polres Madiun,” tegas Dipa Kurnia.

​Dalam laporannya, Moch icdah asyarin Ketua Ranting Saradan bersama tim LHA penasihat hukum membawa sejumlah bukti terkait kedatangan kelompok tersebut. Harapannya, pihak kepolisian dapat segera memanggil oknum-oknum terkait guna mencegah terjadinya gesekan fisik di lapangan. ujarnya.(Tukiyo)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!