MEDIAISTANA.COM | BANYUWANGI — Kebakaran yang melanda kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi, hingga Sabtu malam (5/9/2026) masih menunjukkan aktivitas api. Berdasarkan pantauan visual di lokasi, kobaran api masih terlihat membara di kawasan lereng dan vegetasi, sementara langit di sekitar kawasan Paltuding tampak memerah akibat pantulan cahaya kebakaran.

Api terlihat menyebar mengikuti vegetasi di kawasan lereng. Beberapa titik kobaran tampak menyala cukup terang di tengah gelapnya malam, disertai kepulan asap yang membumbung di sekitar area terdampak.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa potensi api untuk kembali meluas masih perlu mendapat perhatian serius, terutama apabila angin bertiup dan kondisi vegetasi di kawasan tersebut relatif kering.
Pantauan visual juga memperlihatkan sejumlah pepohonan di sekitar kawasan kebakaran hanya tampak sebagai siluet dengan latar belakang cahaya merah-oranye dari kobaran api. Situasi ini menggambarkan betapa luasnya pancaran api yang terlihat dari kejauhan.
🔥 Api Belum Sepenuhnya Padam
Meski upaya penanganan terus dilakukan oleh pihak terkait, keberadaan titik-titik api yang masih terlihat pada malam hari menjadi perhatian. Api yang berada di kawasan pegunungan memiliki karakter berbeda dengan kebakaran di kawasan permukiman karena medan yang terjal, akses yang terbatas, serta kondisi vegetasi dapat menyulitkan proses pemadaman.
Sebelumnya, penanganan kebakaran kawasan Ijen juga mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Upaya tambahan berupa dukungan helikopter water bombing telah diajukan untuk membantu penanganan apabila kondisi dan medan memungkinkan.
Namun hingga malam ini, dari pantauan visual Mediaistana.com, cahaya kobaran api masih terlihat di kawasan lereng Paltuding Ijen.
⚠️ Ancaman Meluas Tetap Menjadi Perhatian
Kebakaran di kawasan konservasi dan pegunungan bukan hanya persoalan padam atau tidaknya api. Vegetasi yang terbakar dapat meninggalkan bara yang sewaktu-waktu kembali menyala dan merambat ke area lain apabila tidak benar-benar dipastikan aman.
Karena itu, pemantauan terhadap titik-titik api perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada malam hingga dini hari ketika perubahan arah angin dapat memengaruhi pergerakan api.
Masyarakat maupun wisatawan yang berada di sekitar kawasan Ijen juga diharapkan mengikuti arahan petugas dan tidak mendekati zona kebakaran. Selain berbahaya karena api dan asap, kondisi medan pegunungan pada malam hari juga meningkatkan risiko kecelakaan.
Mediaistana.com akan terus memantau perkembangan kebakaran kawasan Ijen dan menyajikan informasi berdasarkan kondisi serta keterangan resmi dari pihak berwenang.
MEDIAISTANA.COM — TAJAM, BERIMBANG, DAN BERANI MENGUNGKAP FAKTA.