32.8 C
Jakarta
BerandaInfoPembangunan Kopdes di Pekarangan SDN 003 Sibanawa Menuai Sorotan Warga

Pembangunan Kopdes di Pekarangan SDN 003 Sibanawa Menuai Sorotan Warga

Mamasa, Media Istana Com 2 April 2026 – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di pekarangan SDN 003 Sibanawa, Desa Sibanawa, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, menuai sorotan dari masyarakat setempat. Proyek pembangunan tersebut dipersoalkan karena dinilai menggunakan area lingkungan sekolah sebagai lokasi pembangunan.

Sejumlah warga menilai pembangunan Kopdes di dalam pekarangan sekolah kurang tepat karena dikhawatirkan akan berdampak pada aktivitas pendidikan di sekolah tersebut. Kekhawatiran tersebut disampaikan saat media ini berkunjung langsung ke SDN 003 Sibanawa untuk meminta tanggapan dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar.
Salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa untuk sementara waktu pembangunan tersebut belum mengganggu proses belajar mengajar. Namun, ia mengkhawatirkan dampak ke depannya ketika koperasi tersebut mulai beroperasi dan ramai dikunjungi masyarakat.


“Untuk saat ini memang belum mengganggu proses belajar mengajar. Tetapi ke depan, jika Kopdes ini sudah beroperasi dan banyak masyarakat yang datang, tentu aktivitas di sekolah bisa saja terganggu,” ujarnya.
Penolakan juga disampaikan oleh sejumlah masyarakat Desa Sibanawa. Ketua Komite Sekolah SDN 003 Sibanawa, Joni, bersama beberapa warga lainnya seperti Feri, secara tegas menyatakan keberatan jika pekarangan sekolah dijadikan lokasi pembangunan Kopdes.
Menurut mereka, penggunaan lahan sekolah untuk pembangunan fasilitas lain berpotensi merugikan pihak sekolah maupun masyarakat. Pasalnya, lahan tersebut sewaktu-waktu dapat dibutuhkan untuk pengembangan sarana pendidikan, seperti penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) maupun fasilitas penunjang lainnya.
“Kalau lahan sekolah sudah dipakai untuk bangunan lain, nantinya ketika sekolah membutuhkan tambahan ruang kelas atau fasilitas lainnya, tentu akan sulit karena lahannya sudah tidak tersedia,” ujar Joni yang diamini oleh warga lainnya.
Selain itu, masyarakat juga mengaku tidak pernah menerima sosialisasi ataupun pemberitahuan sebelumnya terkait rencana pembangunan Kopdes tersebut. Hal ini menimbulkan kekecewaan di kalangan orang tua murid dan warga setempat.
Salah satu warga, enggan di sebut namanya juga , menyampaikan bahwa jika sejak awal masyarakat dilibatkan dalam perencanaan, mereka siap membantu mencarikan lokasi yang lebih tepat untuk pembangunan Kopdes.
“Seandainya dari awal ada penyampaian kepada masyarakat dan orang tua murid, tentu kami tidak akan tinggal diam. Kami bisa membantu mencari lokasi lain, apalagi di sepanjang jalan poros Polewali–Mamasa di Desa Sibanawa ini masih banyak lahan yang memungkinkan untuk pembangunan Kopdes,” ungkapnya.
Masyarakat Desa Sibanawa berharap pihak pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat mempertimbangkan kembali lokasi pembangunan Kopdes tersebut agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap aktivitas pendidikan di SDN 003 Sibanawa. Mereka juga meminta adanya dialog terbuka antara pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak.(Nurdin).

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!