Perkuat Budaya Kerja Berintegritas, Kantah Tangsel Ikuti Workshop Integritas dan Antikorupsi

mediaistana.com

Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap pembangunan budaya kerja yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan mengikuti kegiatan Workshop Integritas dan Antikorupsi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Aula Sapta Taruna, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten,Jumat lalu (30/10/26).

Dalam kegiatan tersebut, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan menghadirkan sebanyak 12 pegawai, termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan Seto Apriyadi sebagai bentuk dukungan dan partisipasi aktif dalam meningkatkan pemahaman serta implementasi nilai-nilai integritas dan antikorupsi di lingkungan kerja.

Workshop tersebut menghadirkan secara langsung narasumber dari KPK, Swasti Putri Mahatmi Pelaksana Harian (Plh) Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK yang memberikan materi mengenai Pembangunan Budaya Anti Korupsi di Lingkungan Kementeriam ATR/BPN.

Swasti menegaskan bahwa hadirnya KPK dalam workshop ini sebagai wujud refleksi dan ruang belajar dalam memahami dampak korupsi bagi lembaga, organisasi dan masyarakat serta menyikapi berbagai peristiwa penindakan tindak pidana korupsi, termasuk operasi tangkap tangan (OTT).

“Hadirnya kami disini karena ingin mengajak bapak dan ibu peserta workshop untuk intropeksi diri dalam menyikapi peristiwa yang terjadi, karena operasi tangkap tangan bukan hal satu-satunya yang dapat terjadi, ” Tegas Swasti.

Lanjut, Swasti pun mengajak para peserta untuk memperkuat pemahaman mengenai prinsip-prinsip integritas, pencegahan korupsi, serta pentingnya membangun budaya kerja yang profesional, transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan pertanahan.

“Jadi menjaga integritas tidak hanya dibebankan kepada pegawai, namun pimpinan memiliki peran penting untuk memberikan contoh perilaku yang baik dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan bernilai integritas tinggi,” Jelasnya.

Seto mengatakan melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai antikorupsi dalam setiap aspek pelaksanaan pekerjaan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Integritas harus menjadi nilai yang melekat dalam diri setiap ASN. Kami berkomitmen untuk terus membangun budaya kerja yang jujur, transparan, profesional, dan bertanggung jawab, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan pertanahan yang bersih dan terpercaya.” jelasnya.

Sebagai informasi, dalam kegiatan workshop tersebut turut dihadiri oleh Inspektur Wilayah III Kementerian ATR/BPN, Mujahidin Ma’ruf dan diikut sebanyak 100 peserta yang merupakan pegawai Kantah Kota/Kabupaten di lingkungan kerja Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten.

(Rafiqi)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!