Polsek Krangkeng Mediasi Kasus Mobil MBG Diduga Tabrak Balita Berakhir Damai secara Kekeluargaan
Indramayu-mediaistana. com
Polsek Krangkeng menunjukkan komitmennya dalam menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat melalui program problem solving.
jajaran kepolisian memediasi kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang sempat viral di media sosial pada Jumat,10/05/2026 pagi hari yang melibatkan seorang anak kecil di desa Dukuh jati kecamatan Krangkeng kabupaten Indramayu, berhasil mencapai kesepakatan damai secara kekeluargaan.
Kapolsek Krangkeng AKP Nandang Supriatna.SH.,memimpin langsung mediasi tersebut, yang dihadiri oleh kedua belah pihak yang terlibat, Kehadiran pihak kepolisian sebagai penengah diharapkan dapat menciptakan suasana yang adil dan kondusif bagi semua.
Dalam proses mediasi ini, Polsek Krangkeng memberikan pilihan kepada kedua pihak untuk menyelesaikan masalah, termasuk opsi menempuh jalur hukum.
Namun, berkat pendekatan persuasif dan semangat kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai.
“Alhamdulillah, seluruh pihak menyatakan sepakat damai dan akan menyelesaikan permasalahan laka lantas melalui jalur kekeluargaan setelah dilakukan mediasi,” sambung Kapolsek.
Kapolsek memediasi langsung kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang sempat viral di media sosial pada Jumat,10/05/2026 pagi hari yang melibatkan seorang anak kecil di desa Dukuh jati kecamatan Krangkeng kabupaten Indramayu, berhasil mencapai kesepakatan damai secara kekeluargaan.
Selanjutnya ini keterangan dari Mitra SPPG H. Farid,
Ia menjelaskan, sopir mobil pengangkut MBG tidak mengetahui keberadaan balita tersebut karena posisinya berada di belakang ban kendaraan.
“Dan itu sebenarnya anak ada di belakang ban. Sopir itu kemudian berangkat karena tidak tahu. Jadi tidak terlindas, tidak apa-apa,” katanya.
Namun, situasi sempat memicu kepanikan warga sekitar. Sejumlah warga mengira balita tersebut terlindas mobil yang mulai bergerak. Kepanikan memuncak saat seorang perempuan yang merupakan kerabat korban berteriak histeris, dan momen itu terekam hingga viral di media sosial.
Untuk memastikan kondisi korban, AZH langsung dibawa ke RS Pertamina Klayan, Cirebon. Pemeriksaan turut disaksikan oleh pihak kepolisian dan aparat setempat.
“Hasil pemeriksaan dokter, tidak ada yang patah, tidak ada luka, anaknya sehat,” ujar H.Farid.
Ia juga menyebut, balita tersebut kini sudah kembali beraktivitas normal seperti biasa.
“Jelasnya.
IYONS74