28.1 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 199

Polsek Kemang Gelar Patroli Jaga Keamanan dan Ketertiban Wilayah

0

Polsek Kemang Gelar Patroli Jaga Keamanan dan Ketertiban Wilayah

KEMANG –mediaistana.com

Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Unit Samapta Polsek Kemang melaksanakan patroli di wilayah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Selasa malam (13/01/2026).

Patroli tersebut dipimpin oleh AKP Djoko Riswayadi, S.Sos., dengan melibatkan dua personel Polsek Kemang serta unsur Pokdarkamtibmas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas di wilayah hukum Polsek Kemang.

Dalam pelaksanaannya, patroli menyasar sejumlah lokasi strategis yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas, di antaranya minimarket Indomaret dan Alfamart di Jalan Raya Jampang, mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), pasar tradisional, serta kawasan permukiman warga.

Selain melakukan pengawasan, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan warga masyarakat dan petugas keamanan (security), khususnya di kawasan Perumahan Telaga Kahuripan. Dialog ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memberikan imbauan kamtibmas.

Kapolsek Kemang, AKP Yulita Heriyanti, S.H., M.H., menyampaikan bahwa patroli kewilayahan ini difokuskan untuk mengantisipasi tindak kejahatan C3, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor), maupun gangguan kamtibmas lainnya.

“Patroli ini kami laksanakan secara rutin sebagai langkah pencegahan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama pada malam hari,” ujar AKP Yulita Heriyanti.

Hasil dari kegiatan patroli tersebut menunjukkan bahwa situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Kemang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

Di kesempatan lain, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan kepada seluruh jajaran agar terus meningkatkan kegiatan patroli dan kehadiran polisi di tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan prima dan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Kapolres Bogor juga mengarahkan agar setiap personel selalu mengedepankan pendekatan humanis, responsif terhadap laporan masyarakat, serta menjalin sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Hamzah Sofyan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mengganggu kamtibmas, tindakan kriminalitas, maupun adanya perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji besar namun tidak memiliki payung hukum yang jelas, yang termasuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Apabila masyarakat menemukan hal tersebut, segera laporkan ke Call Center Polri 110. Operator kami melayani aduan dan laporan masyarakat selama 24 jam, atau dapat menghubungi nomor aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587,” pungkas IPDA Hamzah Sofyan.

Mediaistana reporter Maulana

KAPOLSEK MEGAMENDUNG SAMBANGI PIHAK HOTEL /RESORT Wilayah KECAMATAN MEGAMENDUNG

0

KAPOLSEK MEGAMENDUNG SAMBANGI PIHAK HOTEL /RESORT Wilayah KECAMATAN MEGAMENDUNGPASTIKAN HARMATIBMAS AMAN KKNDUSIF

POLRES BOGOR -mediaistana.com

Kapolsek Megamendung, AKP DESI TRIANA, S.H., M.H.,Bersama anggota melaksanakan kegiatan sambang di Hotel Beth Kasegaran Theresia ( BKT ). Kp.Cidadap Rt 01 Rw 03 desa ps. Angin kecamatan Megamendung. Pada hari Rabu, 14 Januari 2026, pukul 10.00 WIB.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek Megamendung bertemu langsung dengan Ibu Heli Sitanggang .

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Megamendung untuk mempererat silaturahmi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolsek Megamendung menyampaikan himbauan kamtibmas kepada Ibu Heli Sitanggang dan pihak manajemen hotel/resort untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan keamanan di lingkungan hotel/resort. Beliau juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara pihak hotel resort dan kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

“Kami menghimbau agar pihak hotel dan seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Kerjasama yang baik antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolsek DESI TRIANA, SH, MH “Jika terjadi gangguan kamtibmas, jangan ragu untuk segera melapor kepada kami. Layanan kepolisian tersedia gratis dan dapat diakses dengan mudah melalui Polsek Megamendung atau nomor darurat 110,” tambahnya.

Kegiatan sambang ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan pihak Hotel/Resort dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Pasir Angin ,Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

‎“sesuai dengan arahan Bapak Kapolres AKBP Wikha Ardilestanto, SH.,S.I.K.,M.Si melalui Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana,S.H.,M.H, dimana langkah ini diharapkan akan semakin memperkuat ikatan antara polisi dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan setempat” ucapnya

‎“sehingga warga akan lebih mudah berkolaborasi dengan anggota dan turut serta menjaga Kamtibmas di lingkungan serta akan mudah mendapatkan informasi guna untuk ditindak lanjuti” terang kapolsek Megamendung AKP Desi

‎Kegiatan yg di laksanakan mempunyai tujuan agar masyarakat merasakan *Kehadiran POLRI yang mana Polri Untuk Masyarakat* dalam rangka memberi rasa aman kepada warga.

‎Diharapkan juga dengan koordinasi yang baik, ketertiban dan keamanan masyakarat dapat terus dijaga dan setiap potensi kriminalitas dapat dicegah. Sehingga segala pengaduan ketertiban lingkungan bisa diadukan melalui Desa, Babinsa atau Bhabinkamtibmas. Hal ini dilakukan untuk menjaga kekompakan bersama dalam keamanan dan kondisivitas di desa, tutupnya.

‎Dikesempatan lain Kapolsek Megamendung menyampaikan apabila warga masyarakat ada yang menemukan hal – hal yang mengganggu kamtibmas dan menemukan tindakan kriminalitas lainnya dan adanya perekrutan Tenaga kerja Ilegal dengan Menjanjikan Gaji besar akan tetapi tidak resmi payung hukumnya masuk dalam tindak pidana perdagangan orang TPPO segera adukan laporkan ke *Call Center (110)

Mediaistana reporter Maulana

Inovasi Kapolsek Kedokan Bunder, Bersinergi Dengan Muspika,buka Lahan Produktif Guna Bantu Masyarakat

0

Inovasi Kapolsek Kedokan Bunder, Bersinergi Dengan Muspika, Memanfaatkan Lahan Produktif.

Indramayu-mediaistana. com
Polsek Kedokan Bunder, Polres Indramayu, Polda Jabar, terus menujukan keseriusannya terhadap program ketahanan pangan Bergiji, dengan membuka lahan produktif, yang di gagas oleh nya, dan di dukung oleh camat Kedokan Bunder Roshadian Purnama, SH.

Pembukaan lahan produktif ini bertempat di Sisi Kantor Kecamatan Kedokan Bunder, kabupaten Indramayu, Jabar.
Selasa, (14/01/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pekarangan ketahanan pangan bergizi (P2B), yang di gagas oleh kapolsek Kedokan Bunder, IPDA. Eryana, bersinergi dengan muspika, Kuwu PJ desa Kedokan Agung, Badrudin, S.ip dan Kuwu PJ. Desa Kaplongan, H. Maryono, S.kom.
Dalam kesempatan tersebut Camat Kedokan Bunder menyampaikan,

“Lahan ini kita buka untuk kolam ikan,
Secara ekonomi warga kita bantu, persilahkan mancing di sini, untuk menggerakkan ekonomi, dan juga tempat ini di persilahkan untuk lomba memancing, apapun acara nya intinya bisa membantu perekonomian, ” Ujarnya.

Dalam kesempatan yang bersamaan kapolsek Kedokan Bunder mengatakan,
“Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada pak camat, yang sudah memberikan untuk membuka lahan produktif ini guna membudidayakan ikan untuk mendukung ketahanan pangan, Kepada masyarakat juga Di persilahkan memancing di sini, kita manfaatkan untuk masyarakat yang membutuhkan terkait bantuan pangan ini, nanti ikan- ikan ini bisa menjadi pendamping lauk pauk bagi warga Kedokan Bunder yang membutuhkan. Dilanjutkan kata Eryana,
“Insya allah, Saya atas nama kapolsek Kedokan Bunder, siap memberikan bantuan, saya mensuport, dan akan membantu Biaya Operasional, dan pengondisian bibit ikan nya, “Ucap Eryana.

“Perlu di ketahui,
Lahan produktif ini, selain berguna untuk pemancingan, nanti kita juga akan konsepkan dengan di bangunnya sahung di tengah-tengah nya.
Dan di samping ujungnya juga kita bikin sahung, yang nanti nya kita bakal buka warung makan di sahung tersebut, karena ini juga sangat bermanfaat sekali untuk pengunjung yg sedang menunggu melakukan proses Atminduk di kantor kecamatan tersebut,” Pungkas Eryana.

Iyons 74

Peduli Keselamatan Sekolah,Babinsa Koramil Jajaran Kodim 1710/Mimika Bantu Seberangkan Jalan

0

Peduli Keselamatan Anak Sekolah, Secara Rutin Babinsa Koramil Jajaran Kodim 1710/Mimika Bantu Seberangkan Jalan

Jakarta -MEDIA ISTANA Timika – Babinsa Koramil jajaran Kodim 1710/Mimika secara rutin membantu menyeberangkan siswa siswi sekolah di wilayah binaan guna menjaga keselamatan murid sekolah dari kecelakaan lalu lintas, Rabu (14/01/2026).

Pasiter Kodim 1710/Mimika Kapten Inf Teguh Heru Ponco M. dalam keterangannya mengatakan arus lalu lintas di sepanjang jalan khususnya pada pagi hari tergolong ramai baik roda dua maupun roda empat karena pada saat itu warga baru mulai beraktivitas sehingga diperlukan kepedulian untuk menyeberangkan anak-anak menuju sekolah agar anak-anak merasa aman sampai ke sekolah.

“Hal ini sesuai perintah dari Komandan Kodim 1710/Mimika yang kami teruskan ke para Danramil agar para Babinsa setiap pagi dan jam pulang sekolah membantu menyeberangkan anak-anak menuju sekolah, dikarenakan mereka butuh pengawasan, kita khawatir akan keselamatan mereka yang kebetulan sekolah tersebut terletak di seberang jalan raya jadi sangat rawan kalau tidak dibantu untuk menyeberang,” ungkapnya.

Pasiter juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian dan perhatian TNI terhadap keselamatan warga khususnya murid sekolah dasar, sehingga para orang tua tidak perlu khawatir dengan keselamatan anak-anaknya saat menyeberang jalan. (Pendim 1710/Mimika)

HAMDAN Bima

Hadiri Pisah Sambut Kapolres Purworejo, Wabup Dion Apresiasi Kinerja AKBP Andry Agustiano

0

PURWOREJO | Mediaistana,com – Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Raja Thifal Mazaya Izzati SIKom hadir pada acara Pisah Sambut Kapolres Purworejo yang berlangsung di Auditorium Polres Purworejo, Selasa (13/1/2026).

Wabup Dion dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada AKBP Andry Agustiano, atas pengabdian, dedikasi, dan kerja sama yang telah terjalin dengan sangat baik selama bertugas di Kabupaten Purworejo.

“Mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo mengucapkan terima kasih setulus-tulusnya kepada AKBP Andry Agustiano, Wadirreskrimsus Polda Jateng atas dedikasinya selama bertugas di Kabupaten Purworejo,” ucapnya.

Dion juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dan kesalahan selama bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo.

“Selama menjalin kerjasama selama ini tentu banyak kekurangan banyak kesalahan secara pribadi maupun kelembagaan pemerintah daerah kami memohon maaf,” tuturnya.

AKBP Andry Agustiano usai menyelesaikan masa tugasnya dari Kapolres Purworejo, akan beralih tugas menjadi Wadirreskrimsus Polda Jateng, dan posisinya dijabat oleh AKBP Windy Syafutra yang sebelumnya menjabat Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Jatim.

Pemkab Purworejo berharap pergantian pucuk pimpinan Polres Purworejo, tidak menyurutkan sinergi, komunikasi, dan kolaborasi yang telah terbangun dengan baik selama ini.

Pemkab Purworejo, juga berharap dukungan penuh dari jajaran Polres Purworejo dalam sinergi bersama lintas sektoral untuk menciptakan keamanan dan kondusivitas di wilayah Kabupaten Purworejo. ( Joko )

Sumber: Prokopim

Gedung KDMP Palasari Mangkrak: Pemborong Ingkar, SOP Ikut Raib?

0

Gedung KDMP Palasari Mangkrak: Pemborong Ingkar, SOP Ikut Raib?

Bogor -mediaistana.com

Pembangunan Gedung KDMP Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, 14/01/2026 kini bukan sekadar terhenti—melainkan seolah ditinggalkan tanpa jejak tanggung jawab. Gedung yang digadang-gadang menjadi simbol penguatan desa itu justru berubah menjadi monumen pertanyaan: siapa sebenarnya pemborongnya, dan ke mana komitmen kerjanya?

Sejak awal, proyek ini sudah menimbulkan tanda tanya besar. Tidak ada papan kegiatan, standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diabaikan, dan para pekerja disebut tidak dilindungi BPJS Ketenagakerjaan. Lengkap sudah potret proyek yang berjalan “diam-diam”, tapi berhenti dengan gaduh.

Ironisnya, para pekerja yang setiap hari mengaduk semen justru dibiarkan mengaduk kesabaran. Upah belum dibayarkan, sementara bangunan dibiarkan mangkrak. Babinsa setempat pun angkat bicara dengan nada prihatin.

“Kami hanya relawan pengawas agar pembangunan sesuai spesifikasi dan ketentuan. Tapi faktanya, pekerja sampai hari ini belum dibayar,” ujarnya.

 

Saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Ramdan menyampaikan alasan klasik yang kerap muncul dalam proyek bermasalah.

“Kami masih menunggu pembayaran dari Kodim,” katanya singkat.

 

Ramdan menyebut dirinya bekerja atas kepercayaan Tedi, pihak yang ditunjuk PT Agrinas dalam pembangunan Gedung KDMP Bogor Selatan. Namun hingga kini, kepercayaan itu tampaknya belum berbuah tanggung jawab.

Masalah tak berhenti pada upah pekerja. Iuran Pemeliharaan Lingkungan—mulai dari keamanan, kebersihan, kenyamanan—hingga listrik dan air untuk bedeng pekerja pun dilaporkan belum dibayarkan. Proyek desa ini akhirnya lebih mirip proyek titip janji, bukan titip mutu.

“Ini kapan akan dibayarkan supaya pembangunan Gedung KDMP bisa berjalan lancar?” tegas Lalan, Ketua KDMP Desa Merah Putih Palasari.

 

Kondisi ini memunculkan pertanyaan yang semakin tajam: apakah pemborong hanya piawai memulai proyek, tapi gagap menuntaskannya? Jika SOP diabaikan, hak pekerja ditunda, dan lingkungan dibiarkan menunggu, lalu apa arti profesionalisme dalam proyek pembangunan desa?

Warga Palasari menuntut kejelasan. Pekerja menuntut hak. Desa menuntut tanggung jawab. Jangan sampai Gedung KDMP berdiri nanti dengan pondasi kelalaian dan dinding pengabaian.

Mediaistana reporter Maulana

Pelni Lepas Tol Laut 2026 Rute Surabaya-Wanci-Namrole untuk Perkuat Distribusi 3TP

0

Sebagai wujud nyata komitmen negara dalam menjaga konektivitas dan pemerataan logistik nasional, PT PELNI (Persero) secara resmi melepas pelayaran perdana program Tol Laut tahun 2026 menggunakan KM Logistik Nusantara 3. Pelepasan berlangsung di Kade Mirah, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Sabtu (10/1), menandai dimulainya kembali peran strategis Tol Laut dalam mendistribusikan barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting) ke wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP).

Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PELNI Tri Andayani, Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI Kokok Susanto, Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Kementerian Perhubungan Ciptadi Diah Prihandoyono, beserta jajaran manajemen dan para pemangku kepentingan kepelabuhanan.

Pelayaran perdana ini menjadi simbol penguatan peran PELNI sebagai tulang punggung logistik nasional, khususnya dalam menjamin ketersediaan bapokting bagi masyarakat di wilayah 3TP. Dengan jadwal pelayaran yang tetap dan berkelanjutan, PELNI memastikan distribusi logistik dapat berjalan tepat waktu, efisien, dan terkoordinasi lintas sektor.

Direktur Utama PELNI Tri Andayani menegaskan bahwa Tol Laut tidak sekadar menghadirkan kapal, tetapi membawa harapan akan keterjangkauan harga, ketersediaan barang, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil. “Konektivitas laut adalah kunci pemerataan pembangunan nasional, dan PELNI berkomitmen untuk terus menghadirkannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang PT PELNI Namlea, Agus Herianta, menjelaskan bahwa KM Logistik Nusantara 3 akan melayani rute Surabaya–Namrole–Wanci dan kembali ke Surabaya. Kapal tersebut mengangkut sebanyak 100 peti kemas yang berisi berbagai kebutuhan pokok dan penting guna menopang kebutuhan masyarakat di wilayah tujuan.

“Rute ini menjadi jalur strategis Tol Laut yang diharapkan mampu menjaga kesinambungan pasokan logistik, sekaligus menekan disparitas harga di daerah,” jelas Agus, Rabu, (14/1)

Dengan berlayarnya KM Logistik Nusantara 3, PELNI kembali menegaskan perannya sebagai penghubung nusantara, menjahit jarak antarwilayah, serta memastikan denyut ekonomi nasional tetap bergerak hingga ke pelosok negeri. Tol Laut bukan sekadar pelayaran, melainkan langkah berkelanjutan menuju Indonesia yang lebih terhubung dan berkeadilan.(Tim)

Mangkraknya Pembangunan Gedung KDMP Desa Palasari, Cijeruk, Bogor: Tudingan Tidak Transparan dan Aplasi SOP

0

Mangkraknya Pembangunan Gedung KDMP Desa Palasari, Cijeruk, Bogor: Tudingan Tidak Transparan dan Aplasi SOP

Bogor -mediaistana.com

Pembangunan Gedung KDMP Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, terhenti dan memicu kontroversi. Proses pembangunan diklaim tidak transparan dan tidak memenuhi standar operasional prosedur (SOP), termasuk tidak adanya papan kegiatan, tidak menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dan pekerja tidak dilindungi BPJS Ketenagakerjaan.

Babinsa setempat mengungkapkan, “Kita disini hanya relawan pengawas agar pembangunan sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan. Namun, realitanya, pekerja belum dibayarkan.”

Saat dihubungi via seluler, Bpk Ramdan mengatakan, “Kita nunggu pembayaran dari Kodim,” yang dipercayakan oleh Bpk Tedi selaku yang ditunjuk oleh PT Agrinas untuk Pembangunan Gedung KDM Bogor Selatan.

Kisruh ini bukan hanya pekerja yang belum dibayarkan, tetapi juga Iuran Pemeliharaan Lingkungan (keamanan, Kebersihan dan Kenyamanan), Listrik dan Air lokal bedeng belum dibayarkan.

“Ini kapan akan dibayarkan agar pembangunan gedung KDMP berjalan lancar,” imbuh Bpk Lalan, Ketua KDMP Desa Merah Putih Palasari.

Pembangunan ini diharapkan dapat segera diselesaikan dan dilanjutkan dengan memenuhi standar yang berlaku. Warga dan pekerja berhak mendapatkan kejelasan dan perlindungan.

Mediaistana reporter Maulana

Desak Copot Kapolres Buru: Mengada-ada, Ada Apa di Balik Sorotan Tunggal ke Polri di Gunung Botak?

0

Oleh: Chairul Syam (ketua LSM Ekologi Pembangunan)

Desakan pencopotan Kapolres Buru yang kembali mencuat akibat persoalan tambang emas Gunung Botak patut dipertanyakan secara kritis. Bukan karena masalah di lapangan tidak nyata, tetapi karena arah tudingan yang dinilai salah alamat, menyederhanakan persoalan, dan berpotensi menyesatkan publik.

Gunung Botak bukan wilayah tanpa negara. Fakta di lapangan menunjukkan adanya pos pemantau dan penjagaan aktif oleh tiga institusi sekaligus: Polri, TNI, dan Satpol PP. Ketiganya hadir secara fisik, mengenakan seragam negara, dan menjalankan fungsi pengamanan. Maka menjadi janggal ketika setiap persoalan—tambang ilegal, konflik, hingga pembiaran—selalu bermuara pada satu institusi saja: Polri.

Pertanyaannya sederhana namun menggelitik:
ke mana peran dua institusi lainnya ketika persoalan itu terjadi?

Jika aktivitas ilegal terus berlangsung, itu menandakan kegagalan sistem pengamanan terpadu, bukan kegagalan personal seorang Kapolres. TNI memiliki fungsi perbantuan dan pengamanan wilayah, sementara Satpol PP memiliki mandat langsung dalam penegakan peraturan daerah. Mengabaikan fakta ini sama saja dengan menghapus tanggung jawab struktural dan menggiring opini publik ke satu arah.

Narasi yang meminta pencopotan Kapolres Buru terkesan reaktif dan politis, bukan solutif. Ia seolah menjadi jalan pintas untuk menunjukkan sikap tegas, padahal tidak menyentuh akar persoalan. Lebih berbahaya lagi, narasi ini membuka ruang selective accountability—di mana satu pihak dikorbankan agar pihak lain tetap berada di balik bayang-bayang.

Jika memang ada pembiaran, maka pembiaran itu tidak mungkin berdiri sendiri. Dengan keberadaan pos, patroli, dan aparat lintas institusi, mustahil aktivitas besar di Gunung Botak luput dari pengetahuan bersama. Artinya, persoalan ini lebih tepat dibaca sebagai masalah koordinasi, kepemimpinan kolektif, atau bahkan pembiaran sistemik, bukan kesalahan individu semata.

Publik berhak curiga:

Mengapa kritik tidak diarahkan secara proporsional?

Mengapa hanya Polri yang terus diseret ke ruang sidang opini?

Ada apa di balik penyempitan narasi ini?

Evaluasi memang perlu. Tapi evaluasi menyeluruh, bukan pengorbanan simbolik. Negara tidak boleh tampil setengah-setengah—hadir dengan banyak seragam, tetapi bertanggung jawab dengan satu nama saja.

Jika tuntutan publik hanya berhenti pada pencopotan Kapolres, sementara peran TNI dan Satpol PP nyaris tak disentuh, maka yang sedang dibangun bukan keadilan, melainkan ilusi penegakan hukum.

Gunung Botak tidak butuh kambing hitam.
Ia butuh kejujuran, keberanian, dan tanggung jawab kolektif.

Jika tidak, maka seluruh pos penjagaan di sana hanyalah monumen bisu—berdiri tegak, namun gagal berbicara untuk kebenaran.( Ahmad )

Dana Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Rp 91 Miliar

0

Dana Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Rp 91 Miliar di Aceh Tenggara Belum Rampung, Kontrak Dipertanyakan
Rpl
2 Menit Baca
Rabu, 14 Januari 2026 | 20.24 WIB
Aceh Tenggara – mediaistana.com
Proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi utama di Kabupaten Aceh Tenggara dengan nilai kontrak lebih dari Rp 91 miliar hingga pertengahan Januari 2026 belum sepenuhnya rampung dikerjakan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait kepastian penyelesaian proyek serta kemungkinan pemutusan kontrak, mengingat tahun anggaran 2025 telah berakhir pada 31 Desember lalu.
Berdasarkan pantauan mediaistana.com di lapangan, sejumlah item pekerjaan masih terlihat belum selesai dikerjakan hingga Rabu (14/1/2026). Padahal, proyek tersebut tercatat memiliki masa pelaksanaan selama 50 hari kalender.
Proyek yang mengusung nama kegiatan “Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama” ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya dengan nilai kontrak mencapai Rp 91 miliar lebih. Namun yang menjadi sorotan, papan informasi proyek di lokasi tidak mencantumkan sumber pendanaan, apakah berasal dari APBN atau APBD. Padahal, transparansi informasi tersebut merupakan kewajiban sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 29 Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis Papan Informasi Proyek.
“Tidak dicantumkannya sumber dana menimbulkan pertanyaan publik terkait keterbukaan informasi proyek bernilai besar ini,” ujar Rapisal, perwakilan mediaistana.com.
Secara regulasi, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara menegaskan bahwa tahun anggaran berlangsung selama satu tahun, mulai 1 Januari hingga 31 Desember. Dengan demikian, pekerjaan yang belum selesai melewati batas tahun anggaran patut mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.
Mediaistana.com juga menilai sejak awal pelaksanaan, progres pekerjaan terkesan tidak maksimal. “Dari hasil monitoring kami di lapangan, terlihat pihak pelaksana kurang fokus dalam mengerjakan proyek ini,” tambahnya.
Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh awak media kepada pihak Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapat tanggapan. Bahkan, perwakilan instansi terkait juga tidak ditemukan di lokasi proyek.
Mediaistana.com akan terus mengawal perkembangan proyek ini dan mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan sesuai kewenangan. Kapolri aceh tenggara dengan kejaksaan aceh tenggara.
Tembusan:
Kapolri RI
Kejaksaan Agung RI