27 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 221

Makna Filosofi Logo PITI: Simbol Harmoni Islam-Tionghoa dalam Bingkai NKRI

0

Jakarta – Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) merilis penjelasan mendalam tentang filosofi logo resminya, yang dirancang sebagai representasi visual harmoni antar-etnis dan agama di Indonesia.

Logo ini menggabungkan elemen Islam tradisional dengan desain modern, mencerminkan misi organisasi membangun persaudaraan inklusif berbasis Pancasila dan NKRI. Kamis, 18 Desember 2025.

Warna hijau mendominasi latar belakang logo, melambangkan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam, keseimbangan, kesuburan, serta perdamaian.

Hijau juga merepresentasikan kerukunan dan persatuan umat manusia, sejalan dengan upaya PITI mempromosikan harmoni antar-etnis dan antar-agama.Di tengah logo, bulan sabit kuning menonjol sebagai simbol cahaya petunjuk dan pembaruan spiritual dalam Islam.

Warna kuningnya melambangkan harapan, keagungan, serta optimisme untuk masa depan bangsa, sementara bentuknya yang menjorok ke atas menandakan pertumbuhan dan dinamika positif menuju kejayaan umat.Sebuah bintang di puncak bulan sabit melambangkan penuntun, ilmu pengetahuan, dan kebenaran.

Posisinya di atas menegaskan tujuan luhur PITI membawa cahaya pengetahuan serta moralitas Islam ke masyarakat luas, sekaligus menjadi simbol sila pertama Pancasila: Ketuhanan Yang Maha Esa.

Pusat logo dihiasi kaligrafi Arab “Allah” dan “Muhammad” dalam lingkaran hitam, yang menegaskan asas Islam sebagai fondasi spiritual organisasi. Lingkaran tersebut melambangkan keutuhan, kesatuan, dan perlindungan terhadap nilai-nilai luhur.

Huruf “PITI” ditulis dengan bentuk kokoh dan modern, merefleksikan identitas kuat serta kemajuan organisasi. Bentuk geometrisnya menunjukkan struktur, disiplin, dan keteraturan—nilai esensial untuk masyarakat produktif dan beradab.

Logo dibingkai persegi yang melambangkan stabilitas, keamanan, serta landasan hukum sesuai prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila. Bingkai ini menegaskan komitmen PITI bekerja dalam koridor negara, hukum, dan keadilan sosial.

Tulisan lengkap “Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia” ditempatkan di empat sisi logo, menonjolkan identitas inklusif yang menyatukan etnis Tionghoa dengan umat Islam dalam ke-Indonesiaan. Penempatannya menekankan keutuhan, keterbukaan, dan kesetaraan, memposisikan PITI sebagai simbol persaudaraan global berbasis Islam.Secara keseluruhan, komposisi logo memadukan elemen modern dan Islami untuk mencerminkan harmoni tradisi serta kemajuan, serta kerjasama lintas budaya-agama.

PITI menegaskan logo ini bukan hanya identitas visual, melainkan simbol universal perdamaian, ilmu, dan persaudaraan yang merepresentasikan Islam moderat, inklusif, serta progresif di Indonesia

Terminal Tanjung Priuk Gelar Tes Kesehatan Massal

0

Jakarta,Mediaistana.Com– Kamis (18/12/2025) Pelaksanaan Tes Kesehatan Massal Hari pertama diselenggarakan secara bersama-sama dengan Puskesmas Tanjung Priuk serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI bertempat Di Terminal Bus Tanjung Priuk.

Kegiatan ini dihadiri Oleh Kasatpel, Bapak Pengendali, serta tim petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Terminal Tanjung Priuk ,Kepala Terminal Bus Tanjung Priuk Bapak Sandi yang baru saja bertugas beberapa Minggu lalu turut hadir memberikan apresiasinya.

Sebagai yang baru bertugas di terminal Tanjung Priuk “Saya sangat senang dan bangga bisa menyaksikan kegiatan kesehatan ini, kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan masyarakat yang beraktivitas di terminal serta dapat mendukung program kesehatan daerah,”jelas Sandi selaku kepala terminal Bus Tanjung Priuk.

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat yang beraktivitas di terminal, termasuk sopir bus, kru, dan penumpang, Beberapa bentuk kesehatan yang akan diperiksa antara lain tekanan darah, kadar gula darah, serta tes awal narkoba yang dilakukan oleh tim Badan Narkotika Nasional (BNN).

Pelaksanaan hari pertama sudah tercatat sebanyak 815 orang telah mengikuti tes kesehatan,proses pelaksanaan berjalan lancar dengan sistem antrian yang teratur, sehingga situasi di lokasi tetap aman dan terkendali sepenuhnya.

Petugas yang terlibat menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat yang berpartisipasi.

Kegiatan tes kesehatan ini diharapkan dapat berlanjut secara teratur untuk mendukung program kesehatan masyarakat di wilayah Tanjung Priuk.

Polsek Idi Rayeuk Ringkus Pelaku Pembobol Kios Rokok 

0

 

Aceh Timur–Mediaistana.com

Kurang dari 24 jam Polisi berhasil meringkus pelaku pencurian yang sempat menyatroni salah satu kios rokok di jalan lintas Medan-Banda Aceh desa Tanoh anoe, kecamatan Idi Rayeuk,kabupaten Aceh Timur.

 

Kapolsek Idi Rayeuk IPTU Rahmadsyah mewakili Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi mengatakan, pelaku pencurian itu berinisial TD (30), warga Tanoh anoe

 

Td ditangkap dirumahnya pada malam selasa (16/12) sekira pukul 23.00 Wib atau 14 jam setelah melakukan aksi kriminalnya.

 

Dari tangan pelaku ini polisi berhasil mengamankan barang bukti yaitu ratusan rokok selop bermacam merek, tabung gas Elpiji 3kg,gula dan pempes milik korban mutia (33) yang hilang dicuri pada malam Senin (15/12) sekira pukul 3 pagi saat idi Rayeuk mengalami mati lampu.

 

Dijelaskanya, aksi pencurian ini diketahui korban saat membuka kios tersebut, pagi harinya. Saat itu korban kaget melihat pintu kios sudah dalam keadaan terbuka. Seketika korban mengecek ke dalam kios dan mendapati ratusan rokok yang baru saja belanja miliknya sudah hilang.

 

“atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 8 juta dan melaporkan kasus pencurian ke Pihak Kepolisian,”ungkap Kapolsek Idi Rayeuk kepada media ini.Rabu (17/12/2025).

 

Menindaklanjuti laporan ini,ujar IPTU Rahmadsyah, anggota Unit Reskrim langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut. Menurut Kapolsek berbekal hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan dikuatkan dengan beberapa pedagang yang sempat membeli rokok yang dijual TD disekitar tempat kejadian, akhirnya polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan kemudian menangkapnya.

 

“Saat proses penangkapan pelaku tidak mengakui perbuatanya, namun setelah polisi berhasil menemukan Barang bukti hasil kejahatan dirumahnya, pelaku tidak bisa berkutik lagi,” jelas IPTU Rahmadsyah 

 

Kapolsek mengungkapkan, dalam proses interogasi terungkap, selain pencurian di kios tersangka TD tercatat sudah 2 kali melakukan aksi pencurian lainya.

 

Tersangka yang dalam kesehariannya berprofesi sebagai kerja serabutan mengaku nekat mencuri lantaran kebutuhan ekonomi.

 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka berikut barang bukti hasil kejahatan diamankan di Polsek Idi Rayeuk Dan tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian.

 

“Tersangka terancam hukumannya pidana penjara maksimal 7 tahun.”pungkasnya.(MN) 

Terminal Tanjung Priuk Gelar Tes Kesehatan Massal

0

Jakarta,Mediaistana.Com– Kamis (18/12/2025) Pelaksanaan Tes Kesehatan Massal Hari pertama diselenggarakan secara bersama-sama dengan Puskesmas Tanjung Priuk serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI bertempat Di Terminal Bus Tanjung Priuk.

Kegiatan ini dihadiri Oleh Kasatpel, Bapak Pengendali, serta tim petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Terminal Tanjung Priuk ,Kepala Terminal Bus Tanjung Priuk Bapak Andi yang baru saja bertugas beberapa Minggu lalu turut hadir memberikan apresiasinya.

Sebagai yang baru bertugas di terminal Tanjung Priuk “Saya sangat senang dan bangga bisa menyaksikan kegiatan kesehatan ini, kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan masyarakat yang beraktivitas di terminal serta dapat mendukung program kesehatan daerah,”jelas Andi selaku kepala terminal Bus Tanjung Priuk.

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat yang beraktivitas di terminal, termasuk sopir bus, kru, dan penumpang, Beberapa bentuk kesehatan yang akan diperiksa antara lain tekanan darah, kadar gula darah, serta tes awal narkoba yang dilakukan oleh tim Badan Narkotika Nasional (BNN).

Pelaksanaan hari pertama sudah tercatat sebanyak 815 orang telah mengikuti tes kesehatan,proses pelaksanaan berjalan lancar dengan sistem antrian yang teratur, sehingga situasi di lokasi tetap aman dan terkendali sepenuhnya.

Petugas yang terlibat menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat yang berpartisipasi.

Kegiatan tes kesehatan ini diharapkan dapat berlanjut secara teratur untuk mendukung program kesehatan masyarakat di wilayah Tanjung Priuk.

Polda Metro Jaya Ungkap Penangkapan Tindak Pidana Kasus Aborsi Ilegal

0

Jakarta, Mediaistana. Com-Rabu (17/12/2025) Kepolisian Polda Metro Jaya mengungkapkan secara resmi kasus Tindak pidana dibidang kesahatan berupa praktek Aborsi illegal dengan mengadakan Konferensi Pers bertempat Depan Lobby Gd. Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Konferensi Pers ini turut dihadiri Oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto, Dinkes Prov Jakarta, Kemen PPPA RI, Dirreskrimsus,KPAI, Wadipreskrimsus,
Kasubdidpemas serta Rekan-rekan Media online maupun Media TV.

Praktek Aborsi ilegal dilakukan oleh jaringan pelaku berhasil diungkap Oleh Reskrimsus Polda Metro Jaya melalui Subbid 4 tipiter, penangkapan ini menunjukkan Komitmen Polda Metro Jaya dalam proses penegakan hukum yang transparan,”jelas Budi Hermanto selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Praktek Aborsi ilegal itu dilakukan di sebuah Apartement jalan Basuki Rahmat Jakarta Timur, praktik aborsi ilegal itu sudah berlangsung sejak 2022 hingga 2025.

Berdasarkan penyelidikan Polisi Pasien Aborsi terhitung ada 361 pasien yang sudah melakukan praktek Aborsi, orang atau perempuan yang melakukakan aborsi tidak sesuai dengan ketentuan baik itu atas seijin perempuan itu akan mendapatkan ancaman hukuman 5 tahun maupun tidak seijin perempuan tersebut yang ancaman hukumannya 12 tahun,”tambahnya.

Kombes Edy Suranta Sitepu selaku Dirreskrimsus menambahkan praktek aborsi ilegal ini dipasarkan melalui Website, korban dan para tersangka akan berkomunikasi langsung melalui Whaatsap,setelah terhubung melalui website pasien terhubung ke nomer whaatsapp admin kemudian secara langsung disampaikan syara-syaratnya,”jelas Kombes Edy Suranta.

Lima pelaku yang terlibat sudah berhasil ditangkap selain itu polisi juga menyita sejumlah barang bukti termasuk alat-alat untuk praktek aborsi,setelah dilakukan penangkapan dilakukan penggeledah termasuk olah TKP.

Di saat penggeledahan telah ditemukan peralatan aborsi berupa kapas yg terdapat bercak darah, bercak tersebut setelah di selidiki ternyata sisa darah pasien aborsi,”ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Edy Suranta Sitepu.

Tindakan praktik aborsi yang dapat menyebabkan pasien aborsi ini sangat membahayakan kesehatan diri pasien dengan berakibat pasien tersebut terkena suatu penyakit virus parasit,Kanker Rahim,Infeksi Jamur,karena tidak sterilnya alat yang digunakan saat melakukan tindakan aborsi,”jelas Dinkes Prov Jakarta.

Kepolisian khususnya Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan terus melakukan penegakan hukum di bidang tindak pidana kesehatan khususnya aborsi secara ilegal karena upaya tersebut selaras dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yaitu memperkuat penegakan hukum dan perlindungan kepada masyarakat, kepolisian mengajak seluruh masyarakat apabila menemukan situasi ataupun lokasi-lokasi yang dicurigai dapat segera menginformasikan kepada kantor kepolisian terdekat untuk kita lakukan penyelidikan dan apabila ditemukan kita lakukan penegakan hukum, ujar Kombes Edy Suranta Sitepu selaku Dirreskrimsus Polda Metro Jaya.

Kodim 0616/Indramayu Gelar Upacara Peringatan Hari Juang TNI AD Tahun 2025

0

Kodim 0616/Indramayu Gelar Upacara Peringatan Hari Juang TNI AD Tahun 2025

Indramayu – Kodim 0616/Indramayu melaksanakan Upacara Peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025 tingkat Kodim, bertempat di Lapangan Upacara Makodim 0616/Indramayu, Jl. Gatot Subroto No. 01 Desa Pekandangan, Kecamatan/Kabupaten Indramayu. Bertindak selaku Inspektur Upacara Mayor Inf Sutarmin selaku Kasdim 0616/Indramayu.

Dalam upacara tersebut dibacakan amanat Panglima Besar Jenderal Sudirman (Alm) yang menegaskan bahwa tentara bukanlah golongan di luar masyarakat, melainkan bagian dari rakyat yang memiliki kewajiban utama mempertahankan kedaulatan negara. Prajurit TNI dituntut untuk memegang teguh disiplin, setia kepada sumpah prajurit, pantang menyerah, serta siap berkorban demi bangsa dan negara.

Selain itu, Inspektur Upacara juga membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang menyampaikan ucapan selamat Hari Juang TNI AD Tahun 2025 serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan ASN TNI AD atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Hari Juang TNI AD diperingati sebagai momentum bersejarah untuk mengenang pertempuran heroik Palagan Ambarawa serta mematrikan nilai-nilai luhur perjuangan.

Tema Hari Juang Kartika Tahun 2025, “TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera dan Maju,” menjadi pengingat bahwa kekuatan TNI AD terletak pada kemanunggalan dengan rakyat. Nilai keteladanan Panglima Besar Jenderal Sudirman yang menjunjung tinggi integritas, keberanian, ketulusan, dan pengabdian tanpa pamrih diharapkan terus menginspirasi seluruh prajurit TNI AD.

Upacara peringatan ini berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh makna, sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat juang, patriotisme, serta memperkokoh jiwa korsa prajurit dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Iyons74

Ruslan Arif Soamole, Ketua Koperasi PTB: Ketika Takdir Mengetuk Lewat Pintu yang Terasa Kasar

0

Editorial Redaksi

 

Subḥānallāh…

Mahasuci Allah yang menenun takdir dengan benang-benang yang tak selalu lembut di mata manusia.

 

Tak satu pun peristiwa hadir tanpa izin-Nya. Bahkan luka pun tidak jatuh sembarangan. Ia datang membawa pesan, meski sering disampaikan dengan bahasa yang pahit. Di balik penjemputan paksa terhadap Ruslan Arif Soamole, ketua Koperasi Tanila Baru, Allah memperlihatkan bagaimana rahmat-Nya kadang turun melalui cara yang membuat dada sesak dan air mata tertahan.

Ruslan adalah wajah kelelahan seorang hamba yang digiring ujian tanpa jeda. Hari-harinya dipenuhi tekanan, sorotan, dan tudingan. Ia berjalan tertatih di lorong sempit bernama prasangka. Tubuhnya melemah, jiwanya letih, tetapi ia memilih diam—bukan karena kalah, melainkan karena tak semua luka layak dipamerkan.

Ia sering mengeluh sakit. Namun dunia terlalu sibuk menghakimi untuk mau mendengar. Sakitnya dianggap drama, kelemahannya dicurigai sebagai siasat. Betapa mudahnya manusia menuduh, betapa beratnya menjadi yang dituduh.

Tak seorang pun tahu bahwa di balik tubuh yang kian rapuh, ada waktu yang sedang berdetak cepat menuju batas terakhir.

Hingga pagi itu tiba.

Ketika pintu rumah diketuk oleh aparat penegak hukum—bukan untuk menemukan perlawanan, bukan pula kelicikan—melainkan seorang lelaki yang terbaring tak berdaya, dengan infus menggantung seperti saksi bisu antara hidup dan maut.

Di momen itu, batas antara kewajiban dan kemanusiaan melebur. Ruslan tidak dibawa ke ruang interogasi, melainkan ke ruang penyelamatan. Ambulans melaju. Sirene meraung. Dan Allah—tanpa suara—sedang bekerja.

Pukul sembilan pagi, Rumah Sakit Namlea menjadi saksi. Tubuh Ruslan diperiksa, satu demi satu, hingga kebenaran yang lama tersembunyi itu terkuak: usus buntu dan hernia—dua penyakit yang diam-diam menggerogoti, menunggu waktu untuk merenggut nyawa.

Karena fasilitas terbatas, ia harus segera dirujuk ke Ambon. Di sana, kata-kata dokter jatuh seperti palu ke hati siapa pun yang pernah berprasangka:

“Bapak ini sangat beruntung datang tepat waktu. Terlambat beberapa jam saja, risikonya bisa fatal.”

Subḥānallāh…

Betapa tipis jarak antara hidup dan kematian. Betapa Allah menunda maut dengan cara yang tak pernah kita duga. Operasi usus buntu berjalan selamat, namun ujian belum sepenuhnya usai. Hernia yang diidap Ruslan masih mengintai—penyakit yang, menurut dokter, tak boleh ditunda.

Di titik ini, nurani kita seharusnya bertanya lirih: Jika tidak ada penjemputan itu, apakah ia akan sampai ke rumah sakit tepat waktu?Jika tidak ada tekanan yang menyakitkan itu, apakah nyawanya masih terselamatkan?

Barangkali inilah rahasia takdir. Bahwa tidak semua yang tampak kejam benar-benar buruk. Bahwa tidak semua tangan yang menggenggam erat berniat mencelakakan. Bisa jadi, mereka hanyalah perantara—alat yang digerakkan Allah untuk menjaga satu nyawa tetap bernapas.

Allah menyelamatkan dengan cara-Nya sendiri. Kadang melalui pintu yang kita benci. Kadang lewat jalan yang kita anggap zalim. Namun di ujungnya, rahmat-Nya tetap menemukan hamba yang Dia kehendaki.

Maka berhentilah tergesa mengutuk takdir.Sebab sering kali, ujian adalah pelukan yang menyamar,dan kesempitan adalah lorong menuju hidup yang masih diberi waktu.Subḥānallāh, Mahasuci Allah.Di balik luka, Dia menanam harapan.Di balik tangis, Dia menyimpan keselamatan.(AS)

Polres Blitar Gelar Apel Jam Pimpinan dan Berikan Penghargaan kepada Anggota Berprestasi

0

Polri,Blitar|| Mediaistana.com – Kepolisian Resor (Polres) Blitar menggelar Apel Jam Pimpinan yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada anggota berprestasi, bertempat di halaman Mapolres Blitar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh seluruh pejabat utama, perwira, bintara, ASN Polri, serta personel Polres Blitar, Selasa (16/12/25).

Dalam amanatnya, Kapolres Blitar menekankan pentingnya kedisiplinan, integritas, serta profesionalisme seluruh personel dalam pelaksanaan tugas kepolisian guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apel Jam Pimpinan ini juga dijadikan sebagai sarana evaluasi kinerja dan penyampaian arahan pimpinan kepada seluruh jajaran.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Blitar menyampaikan apresiasi atas capaian prestasi Polres Blitar di tingkat nasional. Polres Blitar berhasil meraih Juara 3 Terbaik Jajaran Polres se-Indonesia dalam Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri Tahun 2025. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh personel dalam mendukung percepatan transformasi Polri yang Presisi.

Selain itu, Polres Blitar juga meraih penghargaan sebagai Pemenang Kategori Cinematography Terbaik dalam Lomba Video Pamapta Polri Tahun 2025, yang diselenggarakan dalam rangka Apel Kasatwil Tahun 2025. Penghargaan tersebut menjadi bukti kreativitas dan inovasi Polres Blitar dalam menyampaikan pesan kamtibmas secara efektif melalui media visual.

Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh personel atas capaian tersebut. Ia berharap, penghargaan yang diraih dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kinerja, berinovasi, serta menjaga nama baik institusi Polri.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh personel Polres Blitar. Saya berharap capaian ini dapat menjadi pemacu semangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya Polri yang Presisi,” tegas Kapolres Blitar.

Kegiatan apel berlangsung dengan tertib dan khidmat, kemudian ditutup dengan pemberian penghargaan dan sesi foto bersama. Polres Blitar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kinerja organisasi demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Blitar.

Polres Blitar Gelar Rapat Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Lilin Semeru 2025

0

Polri,Blitar||mediaistana.com – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026, Polres Blitar menggelar Rapat Lintas Sektoral Kesiapan Pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025 bersama seluruh stakeholder terkait di Kabupaten Blitar.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M., Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Blitar Kompol Fadillah Langko Kasim Panara, S.IP., S.I.K., M.M., PJU Polres Blitar, unsur Forkopimcam, TNI, Kejaksaan, OPD terkait, mitra kamtibmas, pengelola objek wisata, serta tokoh agama.

Dalam arahannya, Kapolres Blitar menegaskan bahwa rapat lintas sektoral bertujuan menyamakan persepsi dalam mewujudkan Kabupaten Blitar yang aman dan damai selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025 yang akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 20 Desember 2025 sampai dengan 2 Januari 2026. Kapolres menekankan pentingnya deteksi dini dan antisipasi berbagai potensi kerawanan, mulai dari bencana alam akibat musim penghujan, peningkatan kriminalitas, balap liar, peredaran narkoba, hingga ancaman terorisme.

Untuk mendukung pengamanan, Polres Blitar mengerahkan 308 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait yang disiagakan pada pos pengamanan dan pos pelayanan di seluruh wilayah Kabupaten Blitar, dengan tetap mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

Sementara itu, Bupati Blitar menyampaikan apresiasi atas kesiapan seluruh pihak dan mengajak seluruh instansi untuk mendukung Operasi Lilin Semeru dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Bupati juga meminta pemantauan stabilitas harga bahan pokok, peningkatan pengamanan di lokasi wisata, serta kesiapsiagaan BPBD dalam mengantisipasi potensi bencana alam selama libur Natal dan Tahun Baru.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan paparan situasi wilayah yang mencakup aspek politik, ekonomi, sosial budaya, dan keamanan, termasuk kondisi ketersediaan bahan pokok dan BBM yang relatif aman, potensi kepadatan jalur wisata terutama di wilayah pesisir selatan, dampak cuaca ekstrem, serta tren penurunan gangguan kamtibmas dibandingkan tahun sebelumnya.

Rapat lintas sektoral ini turut membahas kesiapan pengamanan lalu lintas dan keselamatan transportasi, khususnya di kawasan wisata dan titik penyeberangan Sungai Brantas, serta kesiapsiagaan penanggulangan bencana melalui pengoperasian posko siaga 24 jam, pemantauan cuaca, dan koordinasi lintas sektoral.

Melalui rapat lintas sektoral ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025 di wilayah Kabupaten Blitar dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman.

Polres Blitar terus Menindaklanjuti Pengaduan Dugaan Salah Tangkap yang Melibatkan Anggota Polres Blitar

0

Polri,Blitar||Mediaistana.com – Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan penegakan disiplin internal, Polres Blitar telah melaksanakan proses sidang terhadap pihak-pihak yang dilaporkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/03/XI/2025/Sipropam, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Rabu (17/12/2025).

Dalam pelaksanaan sidang disiplin anggota Polri tersebut, sidang turut dihadiri oleh pelapor atas nama saudara F yang didampingi oleh penasihat hukumnya sebagai bagian dari keterbukaan proses penanganan perkara.

Dalam penanganan perkara tersebut, terduga terlapor dengan inisial Aiptu K dikenakan penempatan khusus (patsus) guna kepentingan pemeriksaan. Selain itu, yang bersangkutan juga sebelumnya telah dimutasikan keluar fungsi reserse kriminal ke tingkat Polsek sebagai bagian dari langkah netralitas selama proses berlangsung. Sementara itu, tiga terlapor lainnya menjalani proses pendisiplinan sesuai dengan mekanisme yang berlaku di lingkungan Kepolisian.

Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman menyampaikan permohonan maaf atas pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh anggota Polres Blitar, sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan akibat tindakan yang dinilai tidak profesional tersebut.

Permohonan maaf secara khusus disampaikan kepada saudara F dan keluarga, yang sempat ditetapkan sebagai terduga pelaku dalam suatu perkara berdasarkan keterangan awal, namun dalam proses selanjutnya tidak terbukti.

Kapolres Blitar menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi momentum evaluasi dan pembenahan internal, serta peningkatan kinerja Polres Blitar, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan penegakan hukum. Ke depan, Polres Blitar berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan guna mencegah terulangnya kejadian serupa dan meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih profesional, objektif, dan humanis.