26 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 244

Melawan “Takdir” di Lokus yang Sama, akibat tingginya debit air

0

Langit kelabu yang memayungi sebagian besar wilayah Indonesia, khususnya Jawa Tengah, belakangan ini bukan lagi sekadar penanda musim. Bagi ribuan warga yang bermukim di titik-titik rawan, derasnya curah hujan adalah alarm kecemasan.
Bencana—banjir dan tanah longsor—seolah menjadi tamu tak diundang yang terus mengetuk pintu di “lokus” yang sama.

Kita dipaksa mengelus dada, menyaksikan siklus tragis di mana bukan hanya kerugian materi yang hanyut terbawa arus, namun nyawa manusia turut melayang sia-sia.

Fenomena berulang di lokasi serupa ini bukanlah sekadar kebetulan alam, melainkan sebuah sinyalemen keras bagi Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
Ada urgensi mendesak untuk mengubah paradigma dari sekadar responsif menjadi preventif, agar dampak ini dapat diminimalisir secara signifikan.

Upaya memutus mata rantai bencana tidak bisa dilakukan secara parsial. Berdasarkan analisis situasi terkini, terdapat serangkaian langkah fundamental yang harus segera dieksekusi:
Langkah pertama yang paling esensial adalah pemetaan. Kita harus mengenali bencana dengan melakukan Identifikasi Risiko. Pemetaan ini bukan sekadar garis di atas peta, melainkan penentu tingkat kerentanan dan potensi bahaya di setiap jengkal tanah rawan.

Di era modern, keterlambatan informasi adalah fatalitas. Pemantauan dan Peringatan Dini mutlak ditingkatkan. Sistem deteksi pergerakan tanah atau kenaikan debit air harus terpasang dan berfungsi <span;>tuk memberi waktu emas bagi warga melakukan evakuasi.

Tak kalah krusial adalah Penguatan Infrastruktur. Bangunan, jalan, dan jembatan di zona merah harus diaudit dan diperkuat agar mampu berdiri tegak saat alam sedang tidak bersahabat.

Program Pendidikan dan Pelatihan tidak boleh lagi berakhir sebagai tumpukan dokumen usang di meja birokrasi. Simulasi evakuasi harus tertaman ditiap jiwa yang hidup di daerah rawan.

Di sisi lain, Pengelolaan Lingkungan harus digenjot secara masif. Reboisasi dan manajemen sampah bukan lagi himbauan moral, melainkan strategi pertahanan hidup untuk mengembalikan daya dukung alam.

Pemerintah perlu tegas dalam Perencanaan Tata Ruang, Evaluasi zona aman harus dilakukan secara ketat; melarang pembangunan di zona bahaya adalah bentuk perlindungan negara terhadap rakyatnya.

Semua pilar di atas hanya akan berdiri kokoh jika ada Kemitraan dan Koordinasi, Pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil harus melebur ego demi satu tujuan yaitu “keselamatan”.

​Indonesia sejatinya memiliki embrio ketangguhan yang patut dirawat. Program “Desa Tanjak” di Jawa Tengah, misalnya, telah menjadi bukti bagaimana kesadaran kolektif masyarakat dapat dibangun untuk menghadapi ancaman alam.
Demikian pula dengan program “Kampung Siaga Bencana” di Jawa Barat yang konsisten melatih warga melakukan evakuasi mandiri.
​Program-program ini adalah aset berharga yang perlu dijaga, diduplikasi, dan ditingkatkan kualitasnya. Bahkan, diperlukan terobosan baru—sebuah inovasi yang mampu menciptakan “imunitas sosial”—di mana masyarakat tetap tangguh dan berdaya meski debit air mengalami peningkatan signifikan.

​Bencana alam mungkin sulit diprediksi, namun risikonya dapat dikelola. Kerjasama lintas sektoral yang solid, didukung partisipasi aktif masyarakat, adalah kunci agar banjir dan longsor tidak lagi merusak harmonisasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
​Sudah saatnya kita berhenti menyalahkan hujan, dan mulai memperbaiki payung perlindungan kita bersama (suliyo)

Kodim 0616/Indramayu Gelar Do’a Bersama Peringati HUT Ke-76 Korem 063/ SGJ

0

Kodim 0616/Indramayu Gelar Doa Bersama Peringati HUT ke-76 Korem 063/Sunan Gunung Jati

Indramayu – Kodim 0616/Indramayu menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-76 Korem 063/Sunan Gunung Jati, bertempat di Masjid Nurul Haq Makodim 0616/Indramayu, Jln. Gatot Subroto, Pekandangan, Indramayu. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Jum’at, 05/12/2025.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., Kasdim Mayor Inf Sutarmin, para Perwira, Ustad Zaelani, Ustad Misbahudin, anggota TNI, PNS, serta Persit KCK Koorcab Rem 063/SGJ Kodim 0616/Indramayu.

Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh prajurit dan PNS atas dedikasi dan loyalitas dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa peringatan HUT Korem bukan sekadar tradisi, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian, melakukan introspeksi, serta meningkatkan soliditas satuan.

Melalui doa bersama ini, Dandim mengajak seluruh keluarga besar Kodim 0616/Indramayu untuk memohon keselamatan, kelancaran tugas, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, nilai kejuangan, disiplin, dan integritas demi mewujudkan TNI AD yang semakin profesional, modern, dan adaptif.

Kegiatan doa bersama turut mengangkat tujuan utama seperti mensyukuri perjalanan Korem 063/SGJ, mempererat kebersamaan, meningkatkan keimanan, serta mendoakan para pendahulu dan keluarga besar TNI. Seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan khidmat.

Selamat Hari Ulang Tahun ke-76 Korem 063/Sunan Gunung Jati. Semoga senantiasa diberkahi dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara.

Iyons74. kabiro indramayu*

Kodim 1710/Mimika Gelar Pendampingan Pembuatan Adminduk Dalam Rangka Hari Juang TNI AD

0

Jakarta -MEDIA ISTANA Timika – Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD, Kodim 1710/Mimika melalui Koramil 1710-02/Timika menggelar kegiatan pendampingan pembuatan administrasi kependudukan (Adminduk) bagi masyarakat, bertempat di Makoramil 1710-02/Timika, Jalan Yos Sudarso, Jumat (5/12/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian TNI AD terhadap warga binaan dengan memberikan kemudahan dan percepatan pelayanan dokumen kependudukan, seperti KTP, KK, dan Akta Kelahiran. Menariknya, masyarakat juga mendapat fasilitas antar-jemput oleh personel Koramil sehingga memudahkan warga yang kesulitan transportasi.

Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S. Sos., M.Han., M.A. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial dalam rangka peringatan Hari Juang TNI AD tahun 2025, sekaligus bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam meningkatkan tertib administrasi kependudukan. “Kami ingin masyarakat terbantu, khususnya mereka yang belum memiliki dokumen kependudukan lengkap. Dengan fasilitas antar-jemput, harapannya warga merasa lebih mudah dan nyaman dalam mengurus Adminduk,” ujarnya.

Warga yang hadir pun menyambut baik kegiatan ini. Mereka mengaku sangat terbantu dengan pelayanan cepat, ramah, serta pendampingan langsung dari Babinsa. Melalui kegiatan ini, Kodim 1710/Mimika berharap masyarakat dapat memiliki dokumen kependudukan yang sah dan lengkap sehingga mempermudah akses pelayanan publik lainnya. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme dari warga. (Pendim 1710/Mimika)

HAMDAN A.md

SPBU Jatiwaringin Minta Maaf, Bantah Libatkan Nama AWPI di Kasus BBM

0

Jakarta MEDIA ISTANA- Pengawas SPBU 34.171.28 Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, meminta maaf dan meluruskan pemberitaan terkait penyebutan nama Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), dalam kasus pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara tidak wajar.

Hingga akhirnya, terpantau sejumlah media telah melakukan takedown atau menarik berita.

Pengawas SPBU, Hendra, mengaku pernah menyebut nama AWPI, namun konteksnya berbeda dengan yang diberitakan di beberapa media online yang berjudul
Lembaga Aliansi Indonesia Meminta Tegas Kepada BPH Migas Agar SPBU 34.171.28 Di Jalan Raya Jatiwaringin Kecamatan Pondok Gede Bekasi Jawa Barat Segera Di Adakan Tindak Tegas” hingga memunculkan asumsi liar yang merugikan organisasi tersebut.

“Saya minta maaf jika ada kesalah pahaman. Kami memang pernah menyebut nama AWPI, tetapi konteksnya tidak seperti yang diberitakan. Kami hanya mengenal orang AWPI, tidak pernah mengatakan “ada titipan dari AWPI setempat,” kata Hendra saat dikonfirmasi Ketua AWPI Kota Bekasi, Jerry, selasa (2/12/2025).

Hendra menjelaskan, penyebutan nama tersebut kemudian berkembang menjadi asumsi liar di sejumlah media, yang menyebutkan seolah-olah ada keterlibatan atau titipan dari organisasi AWPI, dalam kasus pengisian BBM subsidi yang melanggar aturan.

“Kami tidak pernah menyebut ada keterlibatan organisasi AWPI. Yang terjadi adalah ada anggota yang kami kenal saja, bukan representasi dari organisasi,” tegasnya.

Selain itu, Hendra membenarkan adanya kejadian pengisian BBM subsidi jenis Pertalite menggunakan motor Thunder, dengan modus bolak-balik hingga empat kali dengan berganti pengendara pada malam itu.

“Fajar, salah satu operator SPBU yang bertugas saat itu, sudah kami berikan sanksi skorsing. Saya sudah memberikan himbauan tegas kepada seluruh operator dalam setiap *briefing* agar tidak terulang,” ungkap Hendra.

Ketua AWPI Kota Bekasi, Jerry, mengungkapkan sejumlah media telah melakukan takedown atau menarik berita, terkait kasus ini

“Ramainya pemberitaan yang menyudutkan nama baik AWPI, membuat saya langsung turun meminta klarifikasi,” kata Jerry dalam konfrensi pers di kota bekasi, Kamis (4/12)

Jerry menyatakan, pemberitaan yang tidak akurat tersebut memunculkan asumsi liar yang merugikan nama baik AWPI. Padahal, berdasarkan klarifikasi langsung dari petugas SPBU, tidak ada keterlibatan organisasi dalam kasus tersebut.

“Petugas SPBU menegaskan kepada saya bahwa mereka hanya menyebut ‘kenal’ dengan seseorang, bukan organisasi AWPI. Sayangnya, ini berkembang menjadi berita yang seolah-olah ada keterlibatan AWPI,” tegas Jerry.

Jerry menjelaskan, anggota AWPI yang sah harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) yang masih aktif, sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

“Jika ada orang yang mengatasnamakan AWPI dari luar Kota Bekasi atau tanpa KTA resmi, itu namanya oknum. Kami akan laporkan ke Dewan Pimpinan Pusat di Jakarta untuk mengambil langkah tegas,” ungkapnya.

Jerry memastikan, AWPI Kota Bekasi akan terus memantau perkembangan kasus ini dan Ia berharap tidak ada lagi penyalahgunaan nama organisasi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
(Red)

Pemdes Kedokan Bunder Wetan, Bangun Jalan Beton Anggaran Banprop TH. A. 2025 Di Blok Truali

0

Pemdes Kedokan Bunder Wetan, Realisasi kan Dana Banprop Bangun Jalan Rabat Beton, TH. 2025

Indramayu,mediaIstana.com
Pemerintah Desa Kedokan wetan, Kecamatan kedokan bunder, Kabupaten Indramayu ,Jawa Barat, Merealisasikan program Bantuan Provinsi (Banprov) Tahun 2025 dengan membangun infrastruktur jalan Desa berupa rabat beton.

Pembangunan ini menggunakan anggaran sebesar Rp. 98 juta, bantuan propinsi, termasuk pajak .Proyek tersebut berlokasi di blok H. Buyut Dimol, (blok truali) dengan Panjang jalan 177,24.Meter, Lebar 2,5 Meter, dan ketebalan 15 sentimeter.di kerjakan oleh TPK Desa kedokan Bunder Wetan.

Kepala Desa /Kuwu H. khamdan, Kepada Awak MediaIstana.com, kamis(4/12/2025) Mengatakan, Dibangunnya jalan ini harapan saya supaya perekonomian, pertanian, dan segala aktivitas masyarakat bisa lebih lancar. Kalau akses jalan rusak, dampaknya ke mana-mana, transportasi pun jadi terhambat,” Ujar Kuwu H. Khamdan.

Selain untuk memperlancar mobilitas warga, pembangunan jalan ini juga diharapkan menjadi penunjang utama dalam kegiatan ekonomi masyarakat. Kuwu H.khamdan, menegaskan, akses jalan yang baik merupakan kebutuhan dasar warga desa.

“Dengan diperbaikinya jalan ini, diharapkan perekonomian warga semakin meningkat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu ikut berpartisipasi dalam pembangunan,” Tambahnya.

Jalan rabat beton ini merupakan jalur penghubung antar Desa Kedokan wetan Dengan Desa kedokan agung kecamatan kedokan bunder,” Tuturnya.

Disisi lain seorang warga blok truali, Daya mengatakan,
“Terimakasih kepada pemerintah Desa, terutama kepada Kuwu H. Khamdan yang sudah memperhatikan dan membangun jalan diblok buyut dimol ini, semoga kedepan kedokan bunder wetan menjadi desane reang.

Iyons74<//mediaistana.com/wp

Kodim 0616/Indramayu Gelar Bakti Sosial Donor Darah Peringati HUT Ke-76 Korem 063/ SGJ

0

Kodim 0616/Indramayu Gelar Bakti Sosial Donor Darah Peringati HUT ke-76 Korem 063/Sunan Gunung Jati

MediaIstana.com
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-76 Korem 063/Sunan Gunung Jati Tahun 2025, Kodim 0616/Indramayu melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Donor Darah yang berlangsung di Joglo Makodim 0616/Indramayu, Jl. Gatot Subroto No. 01 Kelurahan Pekandangan Jaya, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasdim 0616/Indramayu Mayor Inf Suratmin, para Perwira Seksi dan para Danramil jajaran Kodim 0616/Indramayu. Hadir pula Wakil Ketua Persit KCK Cabang XXVII Kodim 0616/Indramayu Ny. Sutarmin beserta pengurus dan anggota Persit, Kaposkes 03.10.16/Indramayu Peltu Puadi bersama anggota, Koordinator Tim Donor Darah PMI Ibu Nenden, anggota Kodim 0616/Indramayu, serta berbagai organisasi masyarakat seperti FKPPI, LSM PPM, LSM Harimau, LSM Paskibar Laskar Kiansantang, dan masyarakat dari tiap Koramil jajaran Kodim 0616/Indramayu.

Sambutan Dandim 0616/Indramayu yang dibacakan oleh Kasdim 0616/Indramayu Mayor Inf Suratmin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh peserta donor darah.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk melaksanakan kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-76 Korem 063/Sunan Gunung Jati. Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh peserta donor darah yang telah berpartisipasi. Tanpa dukungan dari semua pihak, kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa donor darah bukan hanya sekadar agenda peringatan, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan kemanusiaan.
“Setetes darah yang kita berikan hari ini bisa menjadi harapan hidup bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ini adalah bentuk pengabdian yang sangat mulia dan implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang selalu dijunjung tinggi oleh TNI bersama masyarakat,” lanjutnya.

Kasdim juga menekankan bahwa kegiatan donor darah merupakan aksi nyata yang menyelamatkan nyawa dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama dalam misi kemanusiaan.
“Ini merupakan panggilan bagi kita semua untuk bersatu tanpa memandang perbedaan demi kepentingan kemanusiaan,” tuturnya.

Di akhir sambutan, ia berharap kegiatan dapat berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga darah yang disumbangkan hari ini memberikan manfaat besar dan menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian serta solidaritas sosial kita semua,” pungkasnya.

Kegiatan Bakti Sosial Donor Darah ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, sekaligus memperkuat sinergitas dan komitmen TNI dalam membantu masyarakat di wilayah Indramayu.

Iyons74_kabiro Indramayu.

Polsek Rambah Samo Gelar Apel Siaga Bencana

0

Mediaistana.cok

Rokan Hulu — Polsek Rambah Samo menggelar Apel Bersama Siaga Bencana di halaman Mapolsek Rambah Samo, Jumat (05/12) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini dilaksanakan menindaklanjuti penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kabupaten Rokan Hulu yang berlaku sejak 25 November hingga 08 Desember 2025.

Apel dipimpin Kapolsek Rambah Samo Ipda Sarlose Mesra, S.H., dengan Bripda Sahala M.R. Sinaga sebagai Komandan Apel dan Mita Astuti sebagai petugas protokol.

Sejumlah unsur pimpinan kecamatan hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Plt. Camat Rambah Samo Drs. Zulbahri, M.Pd., Kapuskesmas Rambah Samo I dan II, Ketua MUI Khaidir Lubis, kepala desa se-Kecamatan Rambah Samo, personel Polsek, pegawai Puskesmas, serta anggota Satgas Bencana kecamatan. Peserta apel juga terdiri dari staf kecamatan, perangkat desa, dan seluruh unsur terkait kebencanaan.

Dalam arahannya, Kapolsek menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menegaskan bahwa apel siaga ini penting sebagai bentuk peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama mengingat kondisi cuaca yang belakangan ini tidak stabil.

Kapolsek juga menyinggung terjadinya sejumlah bencana alam di beberapa wilayah Sumatera seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Menurutnya, hal tersebut menjadi pengingat bagi seluruh unsur di Kecamatan Rambah Samo agar tetap waspada.

“Kita adalah tempat masyarakat datang mencari perlindungan. Karena itu kita harus benar-benar siap siaga,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan bahwa Polsek Rambah Samo sebelumnya telah melaksanakan gotong royong membersihkan aliran sungai sebagai langkah antisipatif mencegah banjir. Kapolsek turut mengajak seluruh pihak terus bersinergi menghadapi potensi bencana di wilayah Rambah Samo.

Kegiatan apel selesai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan lancar.

(Humas Polres Rohul/Samiono)

Antisipasi Banjir di Seluruh Wilayah, Polres Rokan Hulu dan Polsek

0

Mediaistana.com

ROKAN HULU — Polres Rokan Hulu bersama seluruh Polsek jajaran melaksanakan patroli terpadu pengecekan debit air di sejumlah sungai, parit, dan daerah rawan banjir, Kamis (04/12). Patroli ini digelar sebagai langkah cepat dan efektif dalam mengantisipasi potensi banjir akibat meningkatnya curah hujan beberapa hari terakhir.

Patroli dilakukan dengan menyisir titik-titik rawan banjir seperti aliran Sungai Rokan, Sungai Batang Lubuh, serta daerah pemukiman padat yang berdekatan dengan aliran sungai dan kawasan rendah yang berpotensi tergenang. Pengecekan juga mencakup kondisi tanggul, jembatan, drainase, dan lokasi yang kerap terdampak luapan air.

Berdasarkan laporan personel di lapangan, debit air di sebagian besar sungai di wilayah Rokan Hulu masih dalam kondisi aman dan berada di bawah batas siaga. Adapun hasil rinciannya, sebagai berikut: Sungai Rokan:m Debit air meningkat 5–10 cm dari hari sebelumnya, namun masih dalam kategori normal dan tidak mengancam permukiman warga. Selanjutnya Sungai Batang Lubuh, Terpantau mengalami kenaikan ringan, namun arus tetap stabil dan tidak ada tanda-tanda potensi banjir. Beberapa kawasan dataran rendah, terdapat genangan ringan setinggi 5–7 cm di beberapa titik, namun cepat surut dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Selain pengecekan debit air, personel juga memastikan tidak ada tanggul yang jebol, drainase tersumbat, maupun jembatan yang mengalami kerusakan. Masyarakat di sepanjang bantaran sungai juga diberikan imbauan untuk tetap siaga, khususnya pada malam hari ketika hujan intensitas tinggi kerap terjadi.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keselamatan masyarakat.

“Monitoring debit air akan terus dilakukan setiap hari. Kami ingin memastikan bahwa setiap potensi banjir dapat terdeteksi lebih awal sehingga langkah penanganan bisa dilakukan dengan cepat,” ujarnya.

Polres Rokan Hulu mengimbau seluruh masyarakat untuk terus waspada dan segera memberikan informasi kepada Polres atau Polsek terdekat jika melihat adanya kenaikan debit air yang signifikan ataupun kondisi yang berpotensi menimbulkan banjir.

Kapolres menegaskan patroli dan pemantauan akan terus digencarkan selama musim hujan.

(Humas Polres Rohul/Samiono)

Atlet Silat Pidie Tempuh Jalan Setapak ±80 Kilometer untuk Kembali dari Bener Meriah

0

Bener Meriah – Rombongan Atlet Silat Pidie sudah mulai bergerak pulang menuju kampung halaman. Pada Pukul 12:56 WIB, tanggal 4 Desember 2025.

‎Mirisnya mereka melakukan perjalanan dari kantor Bupati Bener Meriah menggunakan 1 Unit truk penyalur logistik dan 1 Unit Mobil Xenia untuk mengangkut peralatan mereka sampai lampahan.

‎Menurut informasi yang didapat media ini, melalui Pendamping, Awi dan keluarga Atlet Silat Pidie bahwasannya mereka melanjutkan perjalanannya menggunakan kaki melintasi jalan setapak sekitar ±80 kilometer untuk mendapatkan akses selanjutnya yang disebabkan jalan Bener Meriah – Bireuen rusak akibat bencana banjir dan longsor.

‎Dalam keterangan tersebut Pihak keluarga sangat menyesali sikap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pidie, karena kurangnya perhatian terhadap Atlet Silat Pidie yang terbengkalai.

‎Pendamping Atlet Awi menyebutkan bahwa sudah pernah megirimkan Voice Chat, namun hingga saat ini belum ada tanggapan.

‎”kami berjumlah 21 Orang terpaksa mengambil langkah sendiri, karena sudah tidak memiliki pasokan makanan dan uang pun tidak bisa ditarik di ATM maupun Brilink terdekat.” ujarnya.

Arogansi PT WBPU dan pelanggaran izin tebang

0

Aktivitas perusahan kayu yang berada di Desa Long Duhung Kabupaten Berau, PT Wana Bakti Persada Utama diblokade kegiatannya oleh masyarakat Long Duhung karena diduga terlibat pelanggaran izin Rencana Kerja Tahunan ( RKT ) yang tidak dimusyawarahkan dengan masyarakat, tokoh adat dan Kepala Kampung. 

Konflik berkepanjangan antara masyarakat adat Kampung Long Duhung dan perusahaan kayu PT Wana Bakti Persada Utama (WBPU) telah meluas dari sengketa kompensasi menjadi ancaman pidana serius. Perusahaan kini menghadapi tekanan dari Kepala Desa, LSM, hingga organisasi Cendekiawan Anak Pahlawan ( CAPA ) sementara pihak manajemen memilih bungkam.

Tuntutan Masyarakat adat Long Duhung ini berupa, menolak RKT 2025 yang di ajukan PT Wana Bakti ke Kehutanan Provinsi.

Tuntutan ini bermula dari adanya permintaan ke perusahaan yang berulang kali mengabaikan kompensasi yang dijanjikan perusahan dan disebut warga sebagai “uang kompensasi ”  dari kontrak-kontrak sebelumnya.

Karena perusahan melanggar perjanjian itu, maka Kepala Kampung Long Duhung, Lk Paulus Elisia, mengambil tindakan keras dengan menghentikan seluruh operasional PT Wana Bakti di wilayahnya.

Selain menuntut pelunasan kompensasi, Kepala Desa juga menolak keras Rencana Kerja Tahunan (RKT) 2025 perusahaan karena disusun tanpa adanya musyawarah dan persetujuan yang sah dengan tokoh-tokoh masyarakat.

Ketua Cendikiawan Anak Pahlawan (CAPA) Kaltim, Sudiyanto, turut mengecam keras tindakan perusahaan yang mengabaikan hak masyarakat, menambah dimensi moral dan etika pada konflik ini.

Dengan di blokadenya kegiatan perusahan memberi dampak kepada kondisi kayu yang sudah di tebang. Selain tidak bisa diangkut ke ponton, kayu yang ada menjadi busuk dilokasi karena perusahan tidak beroperasi sehingga menimbulkan kerugian Negara.

 Situasi ini diperparah setelah akses angkut kayu ke TPK/Log Pond  terhalang karena jalan utama kini berada di bawah pengelolaan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Berau.

Kegagalan perusahaan mengangkut kayu yang sudah ditebang, ditambah masalah jalur angkut yang menggunakan jalan pemerintah memunculkan ancaman pidana. Kayu yang rusak di lokasi dianggap sebagai kerugian negara karena kehilangan potensi pendapatan dari PSDH/DR 

Selain izin ilegal, perusahan menggunakan solar subsidi. Sementara di ketahui solar subsidi diperuntukkan ke masyarakat bukan ke perusahan.

Isu legalitas operasional perusahaan semakin menguat ditemukan dilapangan bahwa PT WBPU memiliki izin tidak resmi baik RKT nya maupun izin pengangkutan kayu.

Tuduhan yang paling serius adalah dugaan PT Wana Bakti menggunakan Solar Subsidi (bahan bakar bersubsidi) untuk operasional alat beratnya. Penggunaan BBM bersubsidi untuk kegiatan industri skala besar merupakan tindak pidana di bawah UU Minyak dan Gas

Upaya Media Istana menghubungi pihak pak Eka dari PT WBPU untuk mengkonfirmasikan masalah masyarakat Long Duhung dengan PT WBPU, tidak membuahkan hasil.

Pihak yang berkepentingan yakni masyarakat Long Duhung dan Kepala Kampung menyampaikan ke Media Istana bahwa pihak perusahaan berulang kali dihubungi namun sama sekali tidak ada jawaban. Sikap tertutup ini mengindikasikan upaya perusahaan untuk menghindari tanggung jawab di tengah badai krisis legal dan sosial yang dihadapinya.

Masyarakat Long Duhung dan pihak pendukung mendesak agar Gakkum KLHK dan Polda Kaltim Segera mengusut dugaan pelanggaran legalitas izin dan penggunaan solar subsidi.

 DPRD Kabupaten Berau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) darurat untuk memaksa PT Wana Bakti melunasi kompensasi dan mempertanggungjawabkan operasionalnya. Namun pihak PT Wana Bakti Persada Utama tidak mengindahkan permintaan wakil rakyat tersebut.

Sikap arogan ini mengindikasikan bahwa pihak PT WBPU hanya mengambil kayunya tapi tidak mau memberikan hak masyarakat.

Aroel Mandang