32.3 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 268

Gapoktan Karya Makmur Selenggarakan Pelatihan TTG, Pemupukan Berimbang Tingkatkan Produktivitas

0

Ngawi – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Makmur Desa Tulakan bekerja sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sine kembali menyelenggarakan Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) sebagai program tahunan. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Pertemuan Kantor Desa Tulakan dan diikuti perwakilan sembilan kelompok tani dari seluruh desa setempat.

Acara pelatihan ini dihadiri oleh Kepala Desa Tulakan Drs. Wiyono, Ketua Gapoktan Karya Makmur Tri Sofyan, Koordinator BPP Kecamatan Sine, serta unsur keamanan desa yaitu Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Tulakan. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh perwakilan dari seluruh kelompok tani yang tergabung di Desa Tulakan.

Pelatihan TTG telah menjadi agenda rutin tiap tahun di Desa Tulakan, seperti pembuatan pupuk organik, VOC, MOL, hingga berbagai inovasi pertanian lainnya. Tahun ini, pelatihan mengusung tema:

“Bertani Cerdas dengan Pemupukan Berimbang, Hemat, Efisien, dan Ramah Lingkungan.”

Dalam sambutannya, Drs. Wiyono, selaku Kepala Desa Tulakan, menegaskan bahwa pemerintah desa terus mendukung peningkatan kapasitas petani melalui alokasi Dana Desa yang rutin diberikan setiap tahun.

“Tiap tahun kegiatan ini dianggarkan dari Dana Desa sebesar Rp 10 juta. Manfaatkan dengan baik berbagai pelatihan TTG untuk pertanian ramah lingkungan berkelanjutan. Melalui Ketua Gapoktan Karya Makmur Desa Tulakan, kegiatan TTG selalu dilaksanakan bukan sekadar teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan,” tuturnya.

Tujuan TTG: Dorong Produktivitas dan Efisiensi Pertanian

Pelatihan TTG bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani melalui teknologi yang sesuai kebutuhan petani. Program ini fokus pada:

Peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen

Efisiensi penggunaan pupuk, air, dan pestisida

Pemberdayaan petani agar mampu beradaptasi dengan teknologi modern

Pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan

Peningkatan ketahanan pangan lokal

Mayang dari BPP Sine: Pentingnya N, P, K dan pH Tanah

Sebagai narasumber utama, Mayang, penyuluh dari BPP Kecamatan Sine, memberikan materi mendalam mengenai unsur hara makro dan pentingnya pemupukan berimbang.

Dalam paparannya, Mayang menjelaskan:

Nitrogen (N): Menunjang pertumbuhan vegetatif tanaman

Fosfor (P): Penting untuk akar, pembungaan, dan pembentukan buah

Kalium (K): Meningkatkan kualitas panen dan ketahanan tanaman

pH Tanah: Menentukan kemampuan tanaman menyerap nutrisi

Mayang menekankan bahwa pemupukan berimbang adalah kunci untuk menuju pertanian yang hemat biaya, produktif, dan ramah lingkungan.

Segenap Pengurus Hingga Anggota FJP2 serta Aliansi Insan PERS~OKP Deklarasi

0

Segenap Pengurus Hingga Anggota FJP2 serta Aliansi Insan PERS~OKP Deklarasi Pengawalan Kasus Ayub Iskandar

Bogor Jawa’ Barat -mediaistana.com

Bogor, MNP-Wafatnya Ayub Iskandar, untuk motif sosok Manusianya “mungkin” bisa dengan mudah, disebut dan dianggap sebagai takdirnya yang tak mungkin dihindari. Namun secara instansional dengan ikatan emosional di lingkup sesama se-Profesi, yakni sesama Profesi PERS (Wartawan) jelas tak boleh menguap begitu saja, tanpa tindak-lanjut nyata di ranah proses hukumnya, hingga segalanya bisa benar-benar jadi “clean and clear/terang benderang” di Mata Kepala dan Mata Hati semua pihak yang mengetahui kasusnya itu.

Dari yang mengetahui sejak awal kronologi kejadiannya, hingga perkembangan atas kasusnya tersebut. Bahkan juga termasuk dari sesama rekan sejawat profesinya di lingkup insan PERS. Meski sebatas solidaritas dengan sejawat profesinya, namun tidak boleh diabaikan siapa pun dan dengan alasan apa pun, bahwa menghilangkan nyawa Manusia itu kriminal yang keji dan harus disikapi secara cermat dan intensif, serta wajib diproses hukum secara serius dan presisi di semua tahapan prosesnya.

Sehingga semua pihak dari korban tragedi berdarah itu, mendapat serta merasakan keadilan hukum yang nyata, dan merasa diManusiakan oleh sesama Manusia, yang ada di Negara hukum ini. Begitupun bagi semua pihak APH nya, tak lagi alami kehilangan kepercayaan dari Warga Negaranya, dampak dari hilangnya Marwah penegakan supremasi hukum yang adil dan berkeadilan, di Negara yang katanya Negara hukum ini.

Untuk alasan diatas itulah, sejumlah pengurus hingga anggota FJP2 di DPC Bogor Raya, bersama Aliansi para Insan PERS serta OKP, dari sekitar wilayah terjadinya penyerangan OTK terhadap para pekerja PT. PMC, yang sudah menjadi penyebab wafatnya Ayub Iskandar, dan beberapa orang korban lainnya yang mengalami luka berat hingga ringan itu. Mendeklarasikan pihak mereka, untuk melakukan pengawalan penanganan kasusnya, hingga proses di penegakan hukumnya bagi para terduga pelaku tuntas, termasuk melalui penulisan hingga penayangan berita yang berkaitan kasus Ayub. Dan semua itu, akan terus dilakukan sampai kasus itu benar-benar tuntas dengan penegakan hukum yang ber keadilan. (Tim Investigasi FJP2)

Mediaistana red Maulana

Prof Male: Ancaman Merkuri di Kali Anhoni — Darurat Ekologis yang Mengancam Kemanusiaan

0

Pencemaran merkuri di Kali Anhoni, Kabupaten Buru, telah mencapai tingkat yang tidak dapat lagi ditoleransi. Sejak maraknya aktivitas penambangan emas ilegal di Gunung Botak, logam berat merkuri terus mengalir ke sungai, mengendap di sedimen, dan bergerak menuju ekosistem pesisir Teluk Kaiely yang merupakan pusat keanekaragaman hayati. Lebih dari sekadar persoalan lingkungan, temuan penelitian sejak 2013—termasuk hasil kajian yang dilakukan Profesor Yustinus Thobias Male, S.Si. M.Si, Guru Besar Kimia Logam Universitas Pattimura (UNPATTI)—menunjukkan fakta yang jauh lebih mengkhawatirkan: tingkat kontaminasi merkuri kini telah merembes ke bahan pangan lokal, biota laut, hingga terdeteksi sangat tinggi dalam tubuh manusia.

Ini bukan lagi sekadar isu pencemaran—ini sinyal keras bahwa masyarakat sedang berada di ambang tragedi kemanusiaan. Merkuri, yang bersifat neurotoksik dan tidak mudah terurai, terus mengalami bioakumulasi dan biomagnifikasi. Setiap ikan yang ditangkap, setiap pangan lokal yang dikonsumsi, berpotensi menjadi medium transfer racun ke tubuh manusia, terutama anak-anak dan perempuan hamil yang paling rentan terhadap dampaknya.

Sementara sedimen tercemar terus menumpuk di dasar Kali Anhoni, aliran sungai membawa ancaman ini ke akar-akar mangrove Teluk Kaiely—zona pemijahan dan pembesaran biota laut yang menopang kehidupan masyarakat pesisir. Tanpa intervensi serius, kerusakan ekologis akan berkembang menjadi bencana sosial dan kesehatan publik yang tak terbayangkan.

Pemerintah wajib bertindak. Pengangkatan sedimen tercemar, rehabilitasi mangrove, penegakan hukum tegas terhadap penambangan ilegal, serta edukasi dan penerapan teknologi penambangan tanpa merkuri harus dijalankan tanpa kompromi. Kita tidak boleh membiarkan racun ini terus mengalir dalam sistem ekologis maupun tubuh masyarakat.

Jika kondisi ini diabaikan, maka bukan hanya ekosistem yang akan runtuh—kita sedang menapaki jalan menuju bencana lingkungan yang akan berubah menjadi tragedi kemanusiaan. Saatnya bertindak, sebelum semuanya terlambat.

( Ahmad )

Kapolresta Banyuwangi Hadiri Peresmian Rumah Apung di Pantai Bimo

0

Banyuwangi,-Mediaistana.com// 18 November 2025 — Kapolresta Banyuwangi menghadiri peresmian Rumah Apung di Pantai Bimo, Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, sebuah inovasi wisata bahari yang diharapkan menjadi magnet baru bagi sektor pariwisata pesisir Banyuwangi. Acara yang berlangsung pada Selasa pagi ini dihadiri oleh ratusan warga serta jajaran pejabat lintas instansi.

Prosesi peresmian diawali dengan pembacaan sholawat, menyanyikan lagu kebangsaan, serta penampilan Tarian Gandrung. Peresmian Rumah Apung ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Banyuwangi, disaksikan langsung oleh Kapolresta Banyuwangi dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Banyuwangi menyatakan dukungannya terhadap pengembangan wisata bahari yang dilakukan pemerintah daerah.

> “Polresta Banyuwangi mendukung penuh setiap program yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Kapolresta. “Kehadiran Rumah Apung ini bukan hanya menambah daya tarik wisata, tetapi juga menciptakan ruang edukasi bagi masyarakat terkait kelestarian laut.”

 

Kapolresta Banyuwangi juga menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

> “Kami memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI–Polri, dan warga sangat penting untuk keberhasilan pengembangan wisata pesisir,” tambahnya.

 

Rumah Apung yang diresmikan ini diharapkan menjadi ikon baru Pantai Bimo, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan kunjungan wisatawan. Selain itu, keberadaan fasilitas ini mendukung edukasi kelautan dan pelestarian lingkungan pesisir.

Acara ditutup dengan ramah tamah antara pejabat daerah, panitia, dan masyarakat setempat. Diharapkan, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dapat terus terjalin dalam pengembangan destinasi wisata di Banyuwangi.***

Reporter (NURSALIM)

Wujudkan Lingkungan Aman, Polsek Kemang Gencar Laksanakan Sambang dan Imbauan Kamtibmas

0

Wujudkan Lingkungan Aman, Polsek Kemang Gencar Laksanakan Sambang dan Imbauan Kamtibmas

Polres Bogor –mediaistana.com

Polsek Kemang. Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kondusifitas keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Kemang, Polres Bogor, Polda Jawa Barat, Bhabinkamtibmas Desa Semplak Barat Brigadir Panggah melaksanakan kegiatan silaturahmi dan sambang kepada warga Kampung Kaum RT 002/002, Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Selasa (18/11/2025).

Kegiatan sambang tersebut merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan sebagai wujud upaya Polri dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat. Melalui kehadiran langsung di lingkungan warga, Bhabinkamtibmas dapat memastikan situasi kamtibmas tetap aman sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting mengenai keamanan dan ketertiban.

Brigadir Panggah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., yang menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai bentuk penguatan pelayanan publik serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah. Arahan tersebut kembali ditegaskan oleh Kapolsek Kemang Kompol Mohamad Taufik, S.H., M.H., agar jajaran Bhabinkamtibmas di setiap desa terus aktif melakukan sambang dan menjaga kondusifitas lingkungan.

Dalam sambang tersebut, Brigadir Panggah berinteraksi langsung dengan warga, salah satunya Bapak Endi, tokoh warga Kampung Kaum. Dengan pendekatan humanis, ia menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas yang relevan dengan kondisi lingkungan dan situasi cuaca saat ini.

Imbauan tersebut mencakup ajakan kepada warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan dan menjaga keamanan lingkungan melalui partisipasi aktif masyarakat. Ia juga mengingatkan warga agar berhati-hati terhadap cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi kesehatan, serta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak terlalu penting demi mencegah risiko dehidrasi.

Selain itu, Bhabinkamtibmas turut menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Upaya menjaga kebersihan dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan hunian yang sehat, rapi, dan nyaman bagi seluruh warga.

“Kami mengimbau warga untuk tetap menjaga kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan, serta terus waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat menentukan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Brigadir Panggah.

Kapolsek Kemang Kompol Mohamad Taufik, S.H., M.H., juga menegaskan bahwa kegiatan sambang akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari strategi Polsek Kemang dalam memperkuat hubungan baik antara Polri dan masyarakat. Ia berharap masyarakat dapat terus berkolaborasi dengan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Kemang.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kemang menyatakan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan lingkungan, serta memastikan wilayah Kecamatan Kemang tetap dalam keadaan aman, nyaman, dan kondusif.

Mediaistana red Maulana

Polres Dumai Gelar Rapat Eksternal Operasi Zebra Lancang Kuning 2025, Libatkan Stakeholder

0

Dumai, Mediaistana.com – Polres Dumai menggelar Rapat Eksternal Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 di Aula Wicaksana Laghawa Polres Dumai, Senin (17/11/2025). Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarinstansi terkait dalam rangka mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) menjelang Operasi Lilin 2025.

Rapat dihadiri oleh Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang, S.I.K., S.H., perwakilan dari Dandim 0320/Dumai, Dinas Perhubungan Kota Dumai, Satpol PP Kota Dumai, Dinas Kesehatan Kota Dumai, Jasa Raharja Dumai, serta para pejabat utama (PJU) Polres Dumai dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, AKBP Angga Febrian Herlambang menyampaikan bahwa Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 17 hingga 30 November 2025, di seluruh wilayah hukum Polda Riau. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama antarinstansi untuk mencapai tujuan operasi.

“Melalui rapat eksternal ini, kita ingin menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan merumuskan langkah-langkah strategis mulai dari edukasi, rekayasa lalu lintas, penegakan hukum, hingga penanganan pasca kecelakaan,” ujar AKBP Angga.

Kabag Ops Polres Dumai, Kompol Mahendra Yudhi Lubis, S.H., M.H., dan Kasat Lantas Polres Dumai, AKP Elva Zilla, S.T.K., memberikan paparan terkait rencana pelaksanaan Operasi Zebra Lancang Kuning 2025. Paparan meliputi strategi, target operasi, serta peran dan tanggung jawab masing masing.

AKBP Angga Febrian Herlambang mengharapkan semua stakeholder dapat bekerja sama dengan baik sehingga pelaksanaan Operasi Zebra Lancang Kuning dapat berjalan dengan aman dan terciptanya rasa nyaman bagi masyarakat Kota Dumai.**(A Hamzah S)

Rilis,polres dumai

Bupati Taput Sarankan Dan Lantik 44 Kepala Sekolah dan Direktur PDAM Mual Natio

0

‎Tarutung Tap Utara, mediaistana.com – Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si melantik dan memesankan 44 Kepala Sekolah yang terdiri dari 26 Kepala Sekolah SD harus menunjukkan sebagai kepala sekolah yang berkualitas dan 18 Kepala Sekolah SMP tunjukan dirimu dan karaktermu sebagai kepala sekolah berintengritas .serta Direktur PDAM Mual Natio David PPH Hutabarat, S.T di Aula Martua Kantor Bupati, Senin (17/11/2025).

‎Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 537 Tahun 2025 dan Keputusan Kuasa Pemilik Modal Perusahaan Nomor 9 Tahun 2025.

‎Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan hasil uji kompotensi penilaian yang ketat.

‎“Bapak ibu bisa hadir saat ini adalah hasil dari penilaian kami. Bapak ibu juga akan dinilai selama satu semester ke depan,” tegasnya.

‎Bupati menekankan bahwa kepala sekolah adalah ujung tombak menuju pilar masa depan dalam mewujudkan pendidikan bermutu berkualitas dan unggul.

‎“Tapanuli Utara mencantumkan pendidikan yang berkualitas maju dan unggul dalam visi dan misi. pemerinta kabupaten tapanuli utara Yang menjadi perpanjangan tangan kami adalah bapak ibu,” ujarnya.

‎Bupati menegaskan komitmen pemerintah kabupaten tapanuli utara dalam memperkuat akses pendidikan, termasuk penyaluran 12 perangkat VSAT (Internet Satelit) untuk sekolah.

‎“Harapan kami sangat besar kepada setokkoder generasi penerus. Kami akan terlibat aktif dalam setiap program yang dijalankan,” katanya.

‎Kepada Direktur PDAM yang baru, David pph hutabarat S.T. Bupati meminta langkah cepat untuk meningkatkan pelayanan masyarakat tentang air bersih.yang sering kendala

‎“Tantangan besar untuk menjadi bahan efaluasi ada di depan. Pelayanan bagi pelanggan harus prima. apabila ada kendala Lakukan rapat teknis segera,” pungkasnya.* (A Hamzah.S)

Bea Cukai Gagalkan Penyeludupan 30 Ton Bawang Bombay Ilegal di Pintianak

0

Pontianak, mediaistana.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) menindak sebuah truk berisi lebih dari 30 ton bawang bombai yang diduga berasal dari tindak pidana penyelundupan. Penindakan ini dilakukan pada Rabu, 12 November 2025 di Pelabuhan Dwikora, Pontianak.( 14/11/2025 ).

Penindakan ini berawal dari informasi masyarakat akan adanya pengiriman bawang yang diduga berasal dari impor secara ilegal menuju Jakarta.” ujar Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Kalbagbar, Beni Novri.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Patroli Darat Kanwil Bea Cukai Kalbagbar segera melakukan patroli pada jalur distribusi termasuk Pelabuhan Dwikora. Hasilnya petugas mampu menemukan truk yang mengangkut bawang bombai sesuai informasi yang akan menggunakan Kapal Mulya Sentosa tujuan Jakarta.

Dari hasil pembongkaran dan pencacahan diketahui bawang bombai berjumlah 1.536 karung atau seberat 30,7 ton dengan diskripsi “Export Quality Onion Produce of New Zealand”. Nilai barang seluruhnya diperkirakan sebesar Rp768 juta dengan potensi kerugian negara sebesar Rp278 juta. Selain barang bukti, terhadap sopir truk saat ini juga sedang dalam proses pemeriksaan.

Penindakan ini menunjukkan komitmen kami dalam memberantas penyelundupan dan menjaga kedaulatan negara, khususnya dari masuknya barang-barang ilegal yang dapat merugikan perekonomian nasional dan Kesehatan masyarakat,” tegas Beni.

Rilis Beacukai

Amir Hamzah .S

Hari Pertama Operasi Zebra Seulawah 2025, Polres Aceh Timur Beri Teguran pada 20 Pengendara

0

 

Aceh Timur-Mediaistana.com

Satlantas Polres Aceh Timur, Polda Aceh gelar gelar razia dalam rangka Operasi Zebra Seulawah tahun 2025 dengan kegiatan preeventif di Jalan Medan – Banda Aceh, Desa Aleu Batee, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, Senin, (17/11/2025) mulai pukul 10.00 WIB.

 

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Aceh Timur, AKP Hardi, S.H. dengan Perwira Pendamping KBO Satlantas Iptu Bustamam ini memberikan teguran kepada 20 pengendara yang melanggar.

 

“Hari ini kegiatan yang dilakukan memberikan teguran baik secara lisan maupun tertulis kepada pengendara, baik kendaraan roda dua maupun roda empat dalam rangka Operasi Zebra Seulawah Tahun 2025,” kata AKP Hardi.

 

Lebih Kasat Lantas menjelaskan, teguran yang diberikan kepada masyarakat pengguna jalan, agar masyarakat memahami resiko jika melakukan pelanggaran yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalulintas.

 

Disebutkan, Operasi terpusat yang akan berlansung selama 14 hari ke depan ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas dan menurunkan tingkat fatalitas kecelakaan khususnya di wilayah hukum Polres Aceh Timur.

 

“Operasi Zebra Seulawah tahun ini fokus pada pelanggaran yang paling sering menjadi penyebab kecelakaan fatal, seperti penggunaan ponsel saat berkendara, tidak memakai helm SNI atau sabuk pengaman, melawan arus, pengendara di bawah umur, berkendara dalam pengaruh alkohol, hingga kendaraan tanpa TNKB atau melebihi batas kecepatan,” sebut Kasat Lantas.

 

Menurutnya, tujuan utama operasi ini bukan semata menindak, tapi membangun kesadaran. Edukasi dan pencegahan harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum. Terang Kasat Lantas Polres Aceh Timur AKP Hardi, S.H.(TM)

Operasi Zebra Lodaya 2025 Dimulai, Polres Pangandaran

0

Mediaistana.com – Pangandaran – Polres Pangandaran resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2025 di Lapangan Merdeka Pangandaran, Senin (17/11/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dipimpin oleh Wakapolres Pangandaran Kompol Usep Supiyan, S.H., M.M., serta dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI, instansi pemerintah daerah, hingga elemen masyarakat.

Apel gelar pasukan tersebut menjadi tanda dimulainya rangkaian Operasi Zebra Lodaya 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025 di seluruh wilayah hukum Polda Jabar. Kehadiran Wakil Bupati Pangandaran H. Ino Darsono, Kasdim 0625 Mayor Inf Muhammad Junaedi, para Kabag, Kapolsek jajaran, Satpol PP, Dishub, Disparbud, Camat Pangandaran, hingga organisasi kemasyarakatan memperlihatkan soliditas lintas sektor dalam mendukung operasi keselamatan berlalu lintas menjelang akhir tahun.

Dalam amanatnya, Kompol Usep Supiyan menegaskan bahwa apel tersebut merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana sebelum operasi dimulai. Ia menekankan bahwa Operasi Zebra mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang menempatkan Polri bersama pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya sebagai garda depan dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Wakapolres menjelaskan bahwa ribuan personel dikerahkan dalam operasi ini, dengan total 2.088 personel gabungan yang tersebar di seluruh Jawa Barat, termasuk pasukan dari Satgas Polda Jabar dan jajaran Polres. Tahun ini, Operasi Zebra mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Operasi Lilin Lodaya 2025.”

Ia juga menyampaikan bahwa operasi akan difokuskan pada peningkatan kepatuhan berlalu lintas, penindakan pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, serta upaya menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya. Proporsi penanganan tetap mengedepankan pendekatan humanis, dengan komposisi kegiatan 40% preemtif, 40% preventif, dan 20% represif, di mana penegakan hukum didominasi oleh sistem ETLE sebesar 95%, sementara penindakan manual hanya 5%.

Sebelum menutup amanat, Kompol Usep mengingatkan seluruh personel agar bekerja profesional, mengutamakan keselamatan, serta menjauhi tindakan kontra produktif yang dapat mencederai kepercayaan publik. “Laksanakan edukasi, kedepankan pelayanan humanis, dan pastikan kehadiran Polantas benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Dengan bergulirnya Operasi Zebra Lodaya 2025, Polres Pangandaran berharap tercipta kondisi lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan kondusif menjelang perayaan akhir tahun dan persiapan Natal 2025.(Ms)

Mediaistana.com

David Tasti