26.1 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 278

Warga Blitar Terlantar di Banda Aceh Dipulangkan atas Peran dan Bantuan Haji Uma

0

Banda Aceh -Mediaistana.com 

Nur Evasari (26), wanita asal kelurahan Salam Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur yang terlantar di Banda Aceh dipulangkan ke kampung halamannya melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar pada Minggu (9/11/2025) pukul 14.00 WIB.

 

Eva diantar ke Bandara SIM oleh tim dari Rumah Singgah Dinas Sosial Banda Aceh dan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Meuraxa Kota Banda Aceh yang selama ini menampung dan mendampingi paska diserahkan masyarakat karena ditermukan terlantar. Selain itu juga hadir tim H. Sudirman Haji Uma anggota DPD RI yang turut melepas keberangkatan Eva.

 

Berdasarkan informasi dari tim Haji Uma, Eva akan transit terlebih dahulu di Bandara Soekarno Hatta, Banten dan penerbangan ke Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur rencananya akan dilanjutkan sekitar pukul 20.40 WIB.

 

Proses pemulangan Eva tidak terlepas dari peran Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) dapil Aceh, H. Sudirman Haji Uma yang membantu biaya tiket pesawat Banda Aceh – Surabaya.

 

Haji Uma sendiri mengetahui kisah miris Eva yang terlantar di Banda Aceh setelah mendapat informasi dari Misra Yana, Ketua Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Aceh yang juga TKSK untuk Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh dalam pertemuan silaturrahmi dengan Sekretaris Dinas Sosial Aceh dan jajaran serta perwakilan Pilar Sosial dan sejumlah relawan di Aula Dinas Sosial Aceh, Kamis (6/11/2025) lalu.

 

Mendapat informasi tersebut, saat itu Haji Uma langsung menyatakan siap untuk membantu pemulangan Eva. Setelah menyelesaikan pertemuan di Aula Dinas Sosial Aceh, Haji Uma dengan di dampingi oleh tim TKSK Aceh, sempat mengunjungi rumah singgah Dinas Sosial Kota Banda Aceh tempat Eva ditampung.

 

Kepada Eva, Haji Uma berjanji membantu biaya pemulangan ke Jawa Timur. Bahkan Haji Uma juga membantu biaya perbaikan HP milik Eva guna dapat berkomunikasi dengan keluarga. Selain itu, Haji Uma juga ikut membantu biaya kebutuhan di rumah singgah sebelum Eva dipulangkan.

 

Haji Uma secara terpisah menyampaikan rasa syukur dan mengapresiasi semua pihak yang telah membantu Eva selama di Banda Aceh dan proses pemulangannya ke kampung halamannya. Ia berharap agar Eva segera dapat berkumpul dengan pihak keluarganya.

 

Selain itu, ia juga mengaku miris mendapat informasi dari Misra Yana, Ketua TKSK Privinsi Aceh terkait kondisi Eva. Apalagi diketahui Eva berasal dari keluarga miskin yang sudah tidak punya ibu dan bapaknya sudah lanjut usia. Bantuan bagi Eva juga bagian dari solidaritas dan kepedulian bagi sesama atas nama kemanusiaan.

 

“Saya merasa miris dan tergerak untuk membantuk sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. Apalagi, banyak warga Aceh diperantauan baik di dalam maupun diluar negeri. Harapannya, saling bantu dan peduli juga akan di dapati warga Aceh yang mengalami musibah dan kemalangan di perantauan”, ujar Haji Uma.

 

Haji Uma yang selama ini kerap membantu warga Aceh diperantauan mengaku dapat merasakan apa yang dirasa Eva karena demikian juga yang dirasakan oleh warga Aceh diperantauan saat di timpa musibah di negeri orang. Karena itu, ia memberi apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli dan membantu Eva setelah terlantar di Aceh.

 

Berdasarkan informasi dari Misra Yana (Ketua TKSK Provinsi Aceh) sebagaimana disampaikan kepada Haji Uma, Nur Evasari ditemukan terlantar di terminal bus Banda Aceh. Selanjutnya masyarakat melaporkan kepada Dinas Sosial Kota Banda Aceh dan ditempatkan di rumah singgah dan turut mendapatkan pendampingan sosial.

 

Eva datang ke Aceh pada Tahun 2024 lalu karena dijanjikan kerja oleh seorang warga Kabupaten Aceh Jaya. Bahkan ia dijemput langsung di Blitar, Jawa Timur. Keluarga Eva mengizinkan karena dijanjikan kerja. Namun setelah beberapa bulan berada di Aceh Jaya, Eva tidak kunjung diberikan pekerjaan seperti yang dijanjikan.

 

Eva pun sempat lari ke daerah Pekanbaru (Sumatera Selatan) dan Medan (Sumatera Utara). Namun setelah beberapa bulan ia kembali ke Aceh Jaya, namun tetap tidak diberikan pekerjaan. Pada Oktober lalu, ia lari ke Banda Aceh untuk mencari kerja guna mengumpulkan biaya untuk pulang ke Jawa Timur.

 

Namun ia malah terlantar dan dilaporkan warga setempat kepada Dinas Sosial Kota Banda Aceh. Setelah ditempatkan dirumah singgah, ia didampingi oleh TKSK yang juga melakukan penjangkauan ke keluarga Eva di Jawa Timur yang sangat berharap bantuan agar anaknya dapat kembali.

 

Saat bertemu Haji Uma dirumah singgah Dinas Sosial Kota Banda Aceh di Gampong Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Eva sangat berharap bantuan biaya agar dapat kembali ke kampung halamannya di Blitar, Jawa Timur. Matanya berkaca saat Haji Uma menyatakan kesiapan membantunya.(TM)

Bupati, Kapolresta, Danlanal /Dandim Tabur Bunga di Selat Bali dalam Rangka Hari Pahlawan

0

Banyuwangi – Mediaistana.com//Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang terdiri dari Bupati, Kapolresta, Danlanal, dan Dandim, melaksanakan kegiatan tabur bunga di Selat Bali, Senin 10 November 2025.

Upacara tabur bunga tersebut berlangsung khidmat di atas kapal yang berlayar menuju perairan Selat Bali. Kegiatan diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan, dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga ke laut.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan refleksi terhadap semangat juang para pahlawan yang telah berkorban demi bangsa dan negara. “Momentum Hari Pahlawan menjadi pengingat bagi kita semua untuk melanjutkan perjuangan mereka dengan bekerja dan berkarya bagi kemajuan daerah serta bangsa,” ujarnya.

Sementara Kapolresta Banyuwangi mengatakan bahwa perjuangan para pahlawan, keberanian para pahlawan menjadi inspirasi generasi muda saat ini, mari kita bersama – sama mendoakan mereka para pahlawan bangsa ini yang telah rela berkorban, yang telah gugur demi tercapainya kemerdekaan bangsa Indonesia, ujar Kapolresta

Kegiatan tabur bunga di Selat Bali ini juga diikuti oleh unsur TNI, Polri,

REPORTER (NURSALIM)

Hari Pahlawan, Kapolres Aceh Timur Ingatkan Semangat Perjuangan Para Pahlawan

0

 

Aceh Timur-Mediaistana.com
Kepala Kepolisian Resor Aceh Timur, Polda Aceh, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. memimpin upacara memperingati Hari Pahlawan Nasional di Lapangan Apel Sarja Arya Racana, Senin, (10/11/2025) pagi.

Dalam upacara itu, Kapolres, membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, menyampaikan, Tema peringatan hari pahlawan tahun 2025 adalah; “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.” Tema ini mengandung makna yang dalam “Teladani Pahlawanmu”, berarti bahwa semua olah pikiran dan perbuatan harus senantiasa diilhami oleh semangat kepahlawanan.

Kapolres menegaskan, para Pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.

“Oleh karena itu, ada tiga hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa: Pertama, Kesabaran para pahlawan; Kedua, Semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa diatas segalanya; Dan Ketiga, Pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang, untuk kemakmuran bangsa yang mereka cintai. Ini adalah modal besar bagi generasi kita saat ini. Semangat perjuangan yang pantang menyerah, adalah kekuatan bagi kita dan generasi mendatang untuk meneruskan cita-cita para pahlawan yang selama ini telah ditunaikan.” Tegas Kapolres.

Menurutnya, ini adalah semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

“Untuk itu, mari kita bersyukur dan berjanji, bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus. Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam dengan bekerja, bergerak dan berdampak bagi masyarakat.” Pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. mengakhiri amanatnya.(TM)

 

Kodim 1710/Mimika Gelar Upacara Bendera Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025

0

Jakarta -MEDIA ISTANA Timika – Dalam rangka mengenang jasa para Pahlawan dalam mempertahankan NKRI, personel Kodim 1710/Mimika yang dipimpin langsung oleh Dandim 1710/Mimika Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos,.M.Han,.M.A menggelar upacara bendera memperingati Hari Pahlawan tahun 2025 bertempat di Lapangan Upacara Makodim 1710/Mimika, Senin (10/11/2025).

Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Dandim 1710/Mimika, Menteri Sosial RI Syaifullah Yusup mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini. Dari surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak, mereka berjuang bukan demi dirinya sendiri, tetapi demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal, yaitu kita semua yang berdiri di sini hari ini.

“Para Pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. Karenanya, ada tiga hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa, pertama kesabaran para pahlawan, kedua sengatan untuk mengutamakan kepentingan bangsa diatas segala-galanya dan yang ketiga pandangan jauh kedepan,” kata Mensos RI yang dibacakan Dandim.

Diakhir Amanat, Mensos RI mengajak untuk selalu bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus. Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk lndonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pemah padam. Dengan bekerja, bergerak dan berdampak. (Pendim 1710/Mimika)

HAMDAN

Satlantas Polres Aceh Timur Terima Penghargaan Dari Kapolda Aceh

0

 

Aceh Timur-Mediaistana. Com

Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Timur menerima penghargaan dari Kapolda Aceh dalam kategori penyelesaian perkara kecelakaan lalu lintas mencapai 93%, dari jumlah Laporan Polisi 363 kasus.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolda Irjen. Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. kepada Kasat Lantas Polres Aceh Timur AKP Hardi, S.H. pada kegiatan Rapat Kerja dan Evaluasi Fungsi Lalu Lintas Jajaran Polda Aceh Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Kamis (07/11/2025).

“Kita ucapkan Alhamdulillah atas prestasi ini yang mana Satlantas Polres Aceh Timur, sebagai terbaik dua dalam penyelesaian perkara di tahun 2025,” ungkap AKP Hardi, Senin, (10/11/2025).

Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh personel Satlantas Polres Aceh Timur. Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang humanis serta professional.

AKP Hardi menambahkan, penghargaan ini tidak lepas dari dukungan dari Kapolres Aceh Timur, masyarakat serta sinergi dengan berbagai pihak dalam menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polres Aceh Timur.

“Kami akan terus berinovasi dan memperkuat kegiatan edukatif, seperti sosialisasi Kamseltibcarlantas ke sekolah-sekolah serta kampanye keselamatan di jalan raya. Disamping itu prestasi ini juga menjadi memacu semangat untuk terus meningkatkan kinerja, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) yang mantap dan berkeselamatan di wilayah hukum Polres Aceh Timur.” Tegas AKP Hardi.(TM)

Satpolairud Polresta Banyuwangi Evakuasi Penemuan Mayat Perempuan di Pantai Rowobendo, Alas Purwo

0

 

BANYUWANGI – Mediaistana.com//Anggota Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi bergerak cepat mengevakuasi penemuan jenazah tanpa identitas (Mrs. X) di kawasan pesisir Pantai Rowobendo, Taman Nasional (TN) Alas Purwo, Dusun Kutorejo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (8/11/2025) sore.

Kegiatan evakuasi berlangsung sejak pukul 19.00 WIB hingga selesai, dipimpin langsung oleh Kasatpolairud Polresta Banyuwangi selaku perwira pengendali dengan melibatkan empat personel, yakni Aiptu Erman, Aipda Aditya, Aipda Umam, dan Bripda Luthfan.

Penemuan jenazah ini pertama kali dilaporkan oleh seorang pegawai TN Alas Purwo bernama Margo (44), warga Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi. Menurut Margo, sekitar pukul 13.30 WIB dirinya mendapat informasi dari seorang pengunjung pantai yang melihat sesosok tubuh manusia tergeletak di tepi pantai, bercampur dengan tumpukan sampah kayu.

Bersama rekannya, Achmad Yogi Prasetyo (28), warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo, Margo segera menuju lokasi dan memastikan kebenaran laporan tersebut. Setelah memastikan bahwa yang ditemukan adalah jenazah perempuan, keduanya segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Tegaldlimo.

Menerima laporan tersebut, Polsek Tegaldlimo langsung berkoordinasi dengan Satpolairud Polresta Banyuwangi untuk melakukan evakuasi. Sekitar pukul 19.00 WIB, tim Satpolairud tiba di lokasi dan melakukan proses evakuasi dengan hati-hati mengingat kondisi jenazah yang sudah mengalami pembusukan.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk dilakukan pemeriksaan medis (visum luar) oleh dr. Mazmi Hanief. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ditemukan luka robek pada bagian perut dan paha kanan korban yang diduga akibat benda tajam. Dari kondisi tubuh, diperkirakan korban telah meninggal lebih dari satu minggu sebelum ditemukan.

Adapun identitas korban hingga kini masih belum diketahui. Dari hasil observasi awal, korban berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia antara 30 hingga 35 tahun, tinggi badan sekitar 165 cm, dan hanya mengenakan celana dalam berwarna putih.

Kasatpolairud Polresta Banyuwangi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Banyuwangi untuk melakukan proses identifikasi lanjutan, termasuk pengumpulan sidik jari dan pencocokan data orang hilang di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

“Setelah menerima laporan, kami langsung bergerak bersama Polsek Tegaldlimo dan pihak RSUD Blambangan. Saat ini jenazah sudah berada di rumah sakit untuk proses identifikasi. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” ujar Kasatpolairud.

Situasi di lokasi penemuan jenazah dilaporkan aman dan kondusif. Proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama antara petugas Polsek Tegaldlimo, Satpolairud, serta pihak Taman Nasional Alas Purwo.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat perempuan dengan ciri-ciri yang sama agar segera melapor ke Polresta Banyuwangi untuk membantu proses identifikasi.

REPORTER (NURSALIM)

Lapas Kelas IIA Sidoarjo Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025

0

Pemerintah,Sidoarjo||Mediaistana.com – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur melaksanakan upacara bendera yang berlangsung khidmat di lapangan dalam Lapas, Senin (10/11/2025).

Upacara diikuti oleh seluruh petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan penuh semangat nasionalisme dan rasa hormat terhadap jasa para pahlawan bangsa. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bapak Rian Permana, selaku Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KA KPLP).

Dalam amanatnya, Rian Permana menyampaikan pesan agar seluruh peserta upacara senantiasa meneladani semangat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Semangat kepahlawanan bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diteruskan dalam tindakan nyata. Sebagai insan pemasyarakatan, mari kita terus berjuang memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa melalui disiplin, dedikasi, dan tanggung jawab,” tegasnya.

Rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat. Seluruh peserta mengikuti jalannya kegiatan mulai dari pengibaran bendera merah putih, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, serta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan.

Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Wulan Agus Tomo, menyampaikan bahwa peringatan Hari Pahlawan menjadi momen penting untuk memperkuat nilai nasionalisme di lingkungan pemasyarakatan.

“Semangat pahlawan harus kita wujudkan dalam bentuk kerja keras, integritas, dan pengabdian kepada bangsa. Bagi kami di Lapas Sidoarjo, perjuangan itu hadir dalam upaya pembinaan dan pelayanan yang berdampak positif bagi warga binaan,” ungkap Kalapas.

Dengan tema peringatan Hari Pahlawan tahun 2025 “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, Lapas Kelas IIA Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai perjuangan dalam setiap langkah pembinaan, pelayanan, dan pengabdian.

📍Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sidoarjo
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur

Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak
#Kemenimipas #SetahunBerdampak #ImipasSetahunBergerakBerdampak

T. Zainal Abidin Sosok Pemimpin yang Mencintai Rakyat 

0

 

Aceh Timur -Mediaistana.com

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan masyarakat, nama T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H, Wakil Bupati Aceh Timur, kian melekat di hati rakyatnya. Bukan semata karena jabatannya, melainkan karena kepribadiannya yang ramah tamah, sopan santun, berwibawa, dan rendah hati. Senin, 10 Nov 2025.

 

Sikapnya yang menunduk saat bersalaman dengan masyarakat seakan menjadi simbol betapa ia menempatkan rakyat sebagai raja, sementara dirinya hanyalah pelayan bagi mereka yang dipimpinnya.

 

Hal itu diungkapkan oleh Usman (43), warga Idi Rayeuk, yang menilai bahwa sosok T. Zainal bukan hanya sekadar pejabat, tetapi pemimpin yang benar-benar hadir untuk rakyat.

 

“Beliau sangat baik dan peduli. Saat bersalaman, beliau selalu menundukkan kepala, seakan memberi pesan bahwa rakyatlah yang harus dihormati. Itulah sikap pemimpin sejati,” Ungkap Usman.

 

Pandangan serupa datang dari Abdurrahman (51), warga Peureulak. Ia mengaku baru pertama kali berjumpa langsung dengan Wakil Bupati Aceh Timur, namun kesan itu begitu membekas di hatinya.

 

“Saya baru pertama kali bertemu, tapi cara beliau menyapa, tutur katanya yang lembut, dan sikapnya yang menghargai orang lain benar-benar luar biasa. Kami rakyat tidak butuh uang ketika berjumpa dengan pemimpin. Kami hanya ingin dihargai dan diperlakukan dengan hormat, Seperti yang dilakukan Pak Zainal,” Jelas Abdurrahman.

 

Sementara itu, Bustamam (48), warga Julok, menyampaikan rasa syukurnya karena telah memilih sosok yang tepat pada Pilkada lalu.

 

“Saya tidak salah pilih. Pak Zainal adalah pemimpin yang kami harapkan. Beliau dekat dengan rakyat dan tidak membeda-bedakan siapa pun. Kolaborasinya dengan Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky sangat serasi. Kami melihat Aceh Timur kini punya pasangan pemimpin yang benar-benar memikirkan kesejahteraan rakyatnya,” Katanya penuh keyakinan.

 

Dalam pandangan masyarakat, kehadiran Dua sosok pemimpin ini Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur bagaikan dua sayap yang mengangkat daerah menuju arah yang lebih baik. Mereka bekerja siang dan malam, turun langsung ke lapangan, mendengar keluh kesah rakyat, dan menebar empati di setiap langkah.

 

Harapan juga datang dari Saudah (45), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Idi Cut. Ia berharap kepemimpinan keduanya akan terus berpihak kepada rakyat kecil.

 

“Semoga Bupati dan Wakil Bupati terus membantu kami rakyat jelata, agar Aceh Timur semakin sejahtera dan bermartabat,” Tutur Saudah.

 

Di mata masyarakat, T. Zainal Abidin bukan hanya seorang pejabat publik, melainkan teladan kesederhanaan dan ketulusan. Gaya kepemimpinannya yang merangkul dan penuh hormat menjadikan dirinya sosok yang tidak hanya dihormati karena jabatan, tetapi juga dicintai karena kepribadian.

 

Dan mungkin, di balik setiap langkahnya yang tenang dan tutur katanya yang lembut, tersimpan filosofi seorang pemimpin yang benar-benar memahami makna pengabdian bahwa jabatan bukanlah kehormatan untuk diagungkan, melainkan amanah untuk melayani. (TM)

BANYUWANGI -BANSER GATHERING KECAMATAN KABAT BANYUWANGI

0

BANYUWANGI-Mediaistana.com//9/11/2025.CABANG (SATKORCAP) BANYUWANGI.
bapak ahda firdaus nur ahmad.menegaskan bawah Banser NU kecamatan kabat.tetap satu komando menjaga NKRI
-ingat sahabat’banser tujuan kita ini Mulya mengawal para keyai dan ulama NU yang ada di tanah air ini.

0-0x0-0-0#

-Komandan satkoryon kabat .Ndan BADRUL.M
Menegaskan bahwa malam ini acara kita BANSER GATHERING.Tujuannya untuk selaturohmi dan ngopi bareng tetap satu komando
-Alhamdulih malam ini bertepatan hari pahlawan besok hari senin tgl 10/11/2025
-BANSER kabat tetap solid dan satu komando

-Satkorkel Ndan IBNU Asmuni Tirto
Menegaskan semua anggota Banser harus satu komando
Satu tujuan mengawal para keyai NU di tanah air ini…salam 1 komando/NKRI HARGA MATI

REPORTER (NURSALIM)

Kapolda Aceh Buka Kejuaraan Motocross dan Grasstrack

0

Banda Aceh — Polda Aceh melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) menggelar Kejuaraan Motocross dan Grasstrack MX GTX “Aceh Anti Narkoba” Trophy Kapolda Aceh Tahun 2025, yang berlangsung di Sirkuit Lamnyong, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu, 9 November 2025.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, itu ikut dihadiri para Pejabat Utama Polda Aceh, unsur Forkopimda, serta komunitas otomotif dari berbagai daerah di Aceh.

Dalam sambutannya, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan wadah untuk menyalurkan bakat dan energi positif generasi muda.

Marzuki Ali Basyah menegaskan, olahraga otomotif dapat menjadi sarana efektif untuk menjauhkan anak muda dari pengaruh buruk narkoba.

“Kejuaraan yang kita laksanakan hari ini merupakan bagian dari kampanye Aceh Anti Narkoba. Ini bukan hanya slogan, tetapi seruan moral yang menggugah kesadaran bersama. Dalam pemberantasan narkoba, kami tidak hanya mengedepankan tindakan represif, tetapi juga pendekatan humanis dan preventif melalui kegiatan positif seperti olahraga, edukasi, dan pembinaan komunitas,” ujar Abituren Akabri 1991 itu.

Lebih lanjut, Irjen Marzuki menekankan bahwa upaya pencegahan jauh lebih efektif daripada penindakan. Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat mampu menciptakan ruang sehat bagi generasi muda.

“Dengan menyalurkan energi muda ke dalam kegiatan yang membangun, berarti kita sedang menyelamatkan masa depan bangsa. Olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang membangun karakter, disiplin, dan solidaritas,” tegasnya.

Kejuaraan MX GTX “Aceh Anti Narkoba” digelar selama dua hari, sejak 8—9 November 2025, dan diikuti oleh 80 pembalap dengan total 130 starter. Para pembalap datang dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, bahkan dari luar daerah, dengan semangat menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lintasan tanah yang menantang.

Antusiasme peserta dan penonton menjadi bukti bahwa olahraga otomotif memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Aceh. Selain menjadi hiburan yang memacu adrenalin, ajang ini juga membawa pesan moral yang kuat bahwa melawan narkoba bisa dilakukan dengan cara yang inspiratif dan positif.

Melalui kejuaran ini, Polda Aceh juga ingin menegaskan komitmennya dalam membangun Aceh yang sehat, produktif, dan bermartabat. Semangat tersebut sejalan dengan visi “Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”. Aceh yang aman, sejahtera, dan bebas dari narkoba. []