30.4 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 297

PEKERJAAN REHAP SEKOLAH DI KABUPATEN MAMASA DIPERTANYAKAN

0

 

Mamasa, Media Istana Com — Kegiatan rehabilitasi sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Mamasa kini menjadi sorotan publik. Dalam kunjungan tim Media Istana Com pada 19 Oktober 2025, ditemukan beberapa sekolah negeri yang proyek rehabilitasinya terbengkalai, padahal dikerjakan melalui sistem pihak ketiga.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait pengelolaan dan alokasi anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Sub Gaji (SG). Sejumlah sekolah di Kecamatan Mambi, seperti SDN 003 Maerang dan SDN 007 Salubulung, menjadi contoh nyata permasalahan tersebut.

Di SDN 003 Maerang, pekerjaan rehabilitasi tidak berjalan karena dana sebesar Rp156 juta dari DAU SG tahun anggaran 2024 belum juga dicairkan hingga kini. Sementara itu, di SDN 007 Salubulung, dana sudah cair dan pekerjaan fisiknya telah mencapai sekitar 70%, ungkap salah satu sumber yang ditemui di lapangan.

Menurut keterangan Herman, selaku pihak ketiga atau pengelola proyek rehabilitasi di SDN 003 Maerang, dirinya telah menjadi korban karena menalangi biaya awal hingga Rp80 juta untuk memulai pekerjaan. Namun, hingga progres mencapai 81%, dana dari pemerintah belum juga turun. Akibatnya, sejumlah pekerja harian belum menerima upah, karena modal awal sudah habis untuk pembelian material.

Hal ini turut dibenarkan oleh Rio, salah satu konsultan proyek sekolah tersebut. Ia menjelaskan bahwa dana yang diperuntukkan untuk rehabilitasi SDN 003 Maerang memang bersumber dari DAU SG dengan total Rp156 juta, namun realisasinya belum ada hingga saat ini.

Rio juga menyebutkan bahwa Herman telah melayangkan somasi kepada Pemerintah Daerah Mamasa sebagai bentuk penuntutan agar dana segera dicairkan. Pihaknya telah mendapatkan janji dari Dinas Keuangan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa, melalui pejabat bernama Rusli, bahwa pencairan akan dilakukan setelah terbitnya DPA pada bulan November 2025.

Namun, jika janji tersebut tidak ditepati, sejumlah elemen masyarakat, khususnya pekerja harian dan pihak pengelola proyek, berencana akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran di Kantor Pemda Mamasa sebagai bentuk protes atas keterlambatan pencairan dana tersebut.

“Bila pada bulan November nanti janji dari pihak Dinas Keuangan dan Dinas Pendidikan tidak direalisasikan, kami bersama pekerja dan masyarakat akan turun langsung melakukan aksi protes di Pemda,” ujar Rio tegas.

Kasus ini menjadi perhatian serius banyak pihak, mengingat keterlambatan pencairan dana bukan hanya menghambat pembangunan infrastruktur pendidikan, tetapi juga menimbulkan dampak ekonomi bagi para pekerja lokal yang terlibat dalam proyek tersebut.

(Nurdin P.)

Lapas Kelas IIA Sidoarjo Ikuti Penandatanganan Komitmen Bersama Pemberantasan Barang Terlarang

0

Polri,Sidoarjo//Mediaistana.com — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sidoarjo mengikuti kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Jajaran Pemasyarakatan dalam Memberantas Narkoba, Handphone, dan Barang Terlarang di lingkungan Lapas, Rutan, LPKA, dan Bapas seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dan diikuti serentak oleh seluruh jajaran pemasyarakatan di tanah air.(20/10/2025)

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sidoarjo, beserta pejabat struktural, staf, dan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), turut hadir mengikuti kegiatan ini di Aula Lapas Kelas IIA Sidoarjo.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat komitmen integritas, menegakkan disiplin, serta meningkatkan profesionalisme seluruh jajaran pemasyarakatan dalam upaya mencegah dan memberantas peredaran narkoba maupun barang terlarang di lingkungan kerja.

Kalapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempertegas komitmen seluruh jajaran dalam menjaga marwah institusi pemasyarakatan.

“Kami berkomitmen penuh untuk menegakkan integritas, disiplin, dan profesionalisme. Tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba maupun pelanggaran dalam bentuk apa pun di lingkungan kerja Lapas Sidoarjo. Sinergi dan keteguhan sikap seluruh petugas menjadi kunci utama dalam mewujudkan zona bebas dari narkoba dan barang terlarang,” tegas Kalapas.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, ditandai dengan tersampaikannya deklarasi komitmen bersama oleh seluruh jajaran pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang bersih, berintegritas, dan bebas dari segala bentuk pelanggaran,

Ngopi Kamtibmas Polsek Sunda Kelapa, Jaga Jakarta, Jaga Kamtibmas di Pelabuhan Muara Angke

0

MediaIstana | Pelabuhan Tanjung Priok, 21 Oktober 2025 – Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Kawasan Sunda Kelapa menggelar kegiatan bertajuk “Ngopi Kamtibmas” di Saung Mangrove, kawasan Muara Angke, Selasa (21/10).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Binmas IPTU Mashudi, S.H., dan Kapolsubsektor Kawasan Muara Angke IPTU Sardi, serta turut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas, personel Polsubsektor Muara Angke, perwakilan dari Komunitas Mangrove Muara Angke (KOMMA), serta warga sekitar.

Dalam suasana santai namun penuh makna, Kanit Binmas menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh warga Muara Angke untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif. Jika ada informasi atau mengetahui kejadian yang mengarah pada tindak kriminal, segera laporkan ke pihak kepolisian,” ujar IPTU Mashudi.

Selain itu, himbauan juga diberikan agar masyarakat meningkatkan kegiatan poskamling sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami juga mengingatkan warga untuk mewaspadai aksi curanmor, salah satunya dengan menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan, terutama di bahu jalan,” tambah IPTU Sardi.

Perwakilan warga, Bapak Bambang dari KOMMA, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia berharap kehadiran kepolisian di tengah masyarakat seperti ini terus dilakukan secara rutin.

“Terima kasih kepada Polsek Kawasan Sunda Kelapa atas kunjungan dan arahannya. Kami sangat terbantu dan merasa diperhatikan. Kami berharap patroli di wilayah kami bisa lebih ditingkatkan, serta mohon bantuannya untuk menertibkan parkir liar di sepanjang Jalan Muara Angke depan Rusun yang kerap menyebabkan kemacetan dan potensi kecelakaan,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam mendekatkan diri kepada masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan secara kolaboratif di wilayah hukumnya.

Seorang Pria Melarikan Motor Majikannya Anggota Polsek Rambah Hilir Berhasil Menangkap

0

Mediaistana.com

Rokan Hulu – Polsek Rambah Hilir kembali menunjukkan kesigapannya dalam mengungkap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Seorang pria berinisial S (19), warga Desa Suka Maju, Kecamatan Tambusai, berhasil diamankan setelah nekat mencuri sepeda motor milik majikannya sendiri di Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu.

Kapolsek Rambah Hilir, IPDA Okto Wahyudi, S.Fil, menjelaskan bahwa aksi pencurian tersebut terjadi pada Rabu (15/10/2025) sekitar pukul 18.30 WIB di rumah korban inisial S (40 tahun), warga Dusun Pasir Utama. Saat kejadian, korban baru pulang bersama keluarganya usai berbelanja di Pasir Pengaraian dan mendapati sepeda motor Yamaha NMAX miliknya yang semula terparkir di depan rumah sudah hilang.

Berdasarkan keterangan saksi inisal R, motor tersebut terlihat dibawa oleh karyawan cucian korban berinisial S. Awalnya, saksi mengira karyawannya insial S tersebut membawa motor atas seizin korban sehingga tidak menaruh curiga. Namun setelah diketahui pelaku tidak kembali ke rumah korban, Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rambah Hilir. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp.25 juta.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Rambah Hilir IPDA Okto Wahyudi, S.Fil, memerintahkan Kanit Reskrim Aipda M. Amri Yunal, S.M, beserta tim untuk melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil pengembangan, petugas memperoleh informasi bahwa pelaku berada di wilayah Kecamatan Ujung Batu. Tim gabungan dari Polsek Rambah Hilir, Polsek Ujung Batu (Team Vampire), dan Team Resmob Polres Rokan Hulu segera melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Pelaku mengakui perbuatannya telah mencuri sepeda motor milik korban. Saat ini tersangka bersama barang bukti sudah kami amankan di Polsek Rambah Hilir untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Kapolsek IPDA Okto Wahyudi.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu lembar STNK dan BPKB Yamaha NMAX warna biru, satu unit ponsel Vivo Y03T warna hijau, serta satu helai baju hitam bertuliskan “Coffedays Apparel”.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Kapolsek Rambah Hilir IPDA Okto Wahyudi, S.Fil, menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Polsek Rambah Hilir berkomitmen untuk terus menindak tegas setiap tindak kejahatan, terutama yang meresahkan masyarakat seperti curanmor,” tegas IPDA Okto Wahyudi.

(Humas Polres Rohul/Samiono)

Polisi Antar Lansia Pikun Pulang: Wujud Kepedulian Polsek Kawasan Kali Baru terhadap Warga

0

MediaIstana | Jakarta Utara – Kepedulian dan kepekaan sosial kembali ditunjukkan oleh Pamapta dan Bhabinkamtibmas Polsek Kawasan Kali Baru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Pada Minggu malam, 19 Oktober 2025, seorang wanita lanjut usia bernama Eri Sulastri, yang diketahui dalam kondisi pikun dan tidak mengetahui jalan pulang, berhasil dipulangkan ke keluarganya berkat respons cepat dan koordinasi antar-unit kepolisian. (21/10).

Sekitar pukul 20.00 WIB, seorang petugas keamanan (Satpam) bernama Dimas membawa Ibu Eri ke Ruang SPKT Polsek Kawasan Kali Baru. Lansia tersebut tampak kebingungan dan hanya dapat menyebutkan bahwa ia tinggal di wilayah Malaka, Cilincing, Jakarta Utara, tanpa mengetahui alamat lengkapnya.

Menyikapi situasi tersebut, personel Polsek yang terdiri dari PS. Pamapta Aiptu Sutaryo, PS. Panit Binmas Aiptu Rochman, dan Bhabinkamtibmas Brigadir Tegar Kurniawan, segera melakukan pendataan awal dan berinisiatif mencari informasi lebih lanjut terkait identitas serta keberadaan keluarga Ibu Eri.

Melalui koordinasi dengan Bhabinkamtibmas Polsek Cilincing, akhirnya diperoleh informasi mengenai alamat dan keluarga Ibu Eri. Anaknya, Rina Amelinda, berhasil dihubungi pihak Kepolisian dan membenarkan bahwa lansia tersebut adalah ibunya. Ia kemudian memberikan alamat lengkap rumah kontrakan mereka di Jalan Malaka 1 Gang 1 RT. 09 RW. 12, Cilincing, Jakarta Utara (Rumah kontrakan milik Ibu Hj. Hesti).

Personel Polsek Kali Baru langsung mengantarkan Ibu Eri ke alamat tersebut dan disambut oleh anaknya dengan penuh haru. Sebelum meninggalkan lokasi, Aiptu Rochman memberikan imbauan kepada keluarga agar selalu mendampingi Ibu Eri secara intensif, mengingat kondisi kesehatannya yang sudah lanjut usia dan mengalami pikun, demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Rina Amelinda anak dari Ibu Eri, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Polsek Kawasan Kali Baru atas bantuan dan diantarkan ibu Eri ke rumah dengan selamat dan sehat. Rina juga mendoakan semoga Polri akan terus selalu sukses dan mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dalam pelaksanaan tugas melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

Ditempat yang berbeda Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa Lansia Ibu Eri tersebut dalam kondisi pikun berhasil dipulangkan dengan selamat kepada keluarga oleh Pamapta, Bhabinkamtibmas Polsek Kawasan Kali Baru Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Langkah sigap dan humanis ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan perlindungan serta pelayanan kepada warga yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan prima Polri kepada masyarakat, terutama terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan lansia,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H.

Sertijab Tiga Kabalakpus TNI, Panglima TNI Dorong Regenerasi dan Peningkatan Kinerja Organisasi

0

Sertijab Tiga Kabalakpus TNI, Panglima TNI Dorong Regenerasi dan Peningkatan Kinerja Organisasi

Jakarta -MEDIA ISTANA (Puspen TNI). Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Laksdya TNI Hersan mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Kepala Badan Pelaksana Pusat (Kabalakpus) TNI. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (20/10/2025).

Adapun jabatan yang diserahterimakan yakni Kapuskes TNI dari Mayjen TNI dr. Sugiarto, Sp.PD., K-R., M.A.R.S., FINASIM kepada Brigjen TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD.; Kapuspsi TNI dari Marsda TNI Dra. Sri Hastuti Handayani, M.Si., M.Han., Psikolog kepada Marsma TNI Zamzani, S.Psi., M.Si.; serta Kapusbintal TNI dari Brigjen TNI Tornado, S.Sos., M.M. kepada Kolonel Czi Chandra Adibrata.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Irjen TNI, disampaikan bahwa upacara serah terima jabatan di lingkungan TNI merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi, khususnya dalam pembinaan personel untuk memastikan berlangsungnya proses kaderisasi di tubuh TNI. “Serah terima jabatan dimaksudkan dalam rangka meningkatkan kinerja, motivasi, dan kreativitas serta memastikan berlangsungnya proses kaderisasi kepemimpinan dalam tubuh TNI,” jelasnya.

Panglima TNI menyampaikan keyakinannya bahwa para pejabat baru mampu mencurahkan seluruh kemampuan, inovasi, dan kreativitas untuk mendukung terwujudnya TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif, sehingga mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.

Di akhir sambutannya, Panglima TNI menekankan pentingnya para pejabat baru untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas dan tanggung jawab yang baru. Ia menegaskan bahwa adaptasi yang cepat dan sinergi yang baik dengan satuan sangat diperlukan agar roda organisasi tetap berjalan optimal. “Segera adaptasi dan integrasikan diri dengan satuan, sehingga tidak terjadi hambatan dan stagnasi dalam kinerja satuan,” pungkasnya.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatakyatbermartabat

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

HAMDAN

Tiga Pelaku Penembakan di Polman Dibekuk Dan Terancam Hukuman MATI

0

Kasus penembakan yang menewaskan seorang pria bernama Husain (35) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, akhirnya mulai menemui titik terang. Aparat Kepolisian Resor (Polres) Polman berhasil mengamankan tiga orang pelaku yang kini resmi ditetapkan sebagai tersangka. Ketiga pelaku berinisial DR, FR, dan AK ditangkap di dua lokasi berbeda di wilayah Polman pada Minggu (19/10/2025) dini hari.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiganya merupakan masyarakat sipil, bukan aparat aktif sebagaimana sempat beredar di tengah masyarakat.

Alhamdulillah, kami sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mereka telah kami tahan untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kasatreskrim Polres Polman AKP Budi Adi, saat memberikan keterangan di Mapolres Polman, Jl. Ratulangi, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Senin (20/10/2025).

Penyidik Satreskrim Polres Polman kini tengah mendalami motif dan peran masing-masing pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, para tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. Polres Polman memastikan penyidikan dilakukan secara transparan dan profesional.

Proses penyidikan terus berlanjut. Kami juga akan memastikan tidak ada pelaku lain yang terlibat, dan semua pihak akan diperlakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tambah AKP Budi.

Sementara itu, keluarga korban berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan hukuman seberat-beratnya bagi para pelaku.

Kasus penembakan ini menjadi pengingat bahwa praktik kekerasan bersenjata di masyarakat sipil tidak boleh ditoleransi, dan penegakan hukum harus dijalankan dengan tegas demi menjaga rasa aman di wilayah Sulawesi Barat.

Tiga Pelaku Penembakan di Polman Dibekuk Dan Terancam Hukuman MATI

0

POLMAN – Kasus penembakan misterius yang menewaskan Husain (35), warga Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, akhirnya mulai terurai. Setelah melalui proses penyelidikan intensif, Polres Polman berhasil menangkap tiga orang terduga pelaku yang kini resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiganya masing-masing berinisial DR, FR, dan AK. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda di wilayah Polman pada Minggu (19/10/2025) dini hari. Dari hasil pemeriksaan sementara, seluruh pelaku diketahui merupakan warga sipil, bukan aparat aktif, seperti sempat beredar di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, kami sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mereka telah kami tahan untuk proses hukum lebih lanjut, tegas Kasatreskrim Polres Polman AKP Budi Adi, saat memberikan keterangan pers di Mapolres Polman, Senin (20/10/2025).

Penyidik kini mendalami motif dan peran masing-masing tersangka, termasuk kemungkinan adanya dalang atau pihak lain yang turut terlibat. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, ketiganya dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Polres Polman menegaskan akan menangani kasus ini secara transparan dan profesional, tanpa pandang bulu terhadap siapapun yang terlibat.

Proses penyidikan terus berlanjut. Kami juga akan memastikan tidak ada pelaku lain yang lolos, dan semua pihak akan diperlakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tambah AKP Budi.

Sementara itu, keluarga korban mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman maksimal terhadap para pelaku.

Peristiwa penembakan terhadap Husain menjadi pengingat keras bahwa kekerasan bersenjata di tengah masyarakat sipil tidak boleh ditoleransi. Aparat penegak hukum kini dituntut menunjukkan ketegasan dan keadilan agar kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.

Ironi Desa Percontohan: 20 Tahun Tanpa Listrik, Air Bersih dan Lampu Jalan

0

MediaIstana | KUTAI TIMUR,- Belum terpenuhinya berbagai kebutuhan dasar dikeluhkan warga Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Kebutuhan dasar tersebut seperti aliran listrik, air bersih, dan penerangan lampu jalan.

Masyarakat sekitar bahkan sudah merasakan keluhan ini selama hampir 10 tahun terakhir.

Salah satu warga setempat, Dahri, mengatakan bahwa permasalahan ini telah menjadi keluhan panjang yang belum ada solusinya sampai saat ini.

“Listrik, air bersih, tempat pembuangan sampah, kami warga Tepian Langsat sudah 20 tahun belum mendapatkan listrik dan fasilitas penerangan,” katanya, Senin (20/10/2025).

Menurut dia, meskipun warga telah beberapa kali mengajukan permohonan ke dusun serta balai desa untuk mendapatkan aliran listrik dan tiang listrik, namun hingga kini belum ada tanggapan atau realisasi dari pihak pemerintah maupun PLN hingga PDAM.

“Belum juga ada realisasi baik dari pemerintah maupun PLN dan PDAM. Kami mohon agar pemerintah bisa membantu warga Desa Tepian Langsat dalam hal kebutuhan dasar seperti listrik, penerangan jalan yang layak, air bersih dan tempat sampah,” ujar Dahri.

Untuk mengatasi masalah ini, warga secara mandiri membentuk untuk membeli genset maupun panel surya.

Hal ini agar bisa mengalirkan listrik ke rumah-rumah mereka.

Namun meski demikian, kualitas aliran listrik yang diterima warga sangat lemah.

Dengan lampu-lampu yang redup dan tidak cukup menerangi rumah-rumah mereka.

“Karena tidak ada gardu listrik, listrik yang diterima dari panel surya sangat lemah, lampu-lampu redup dan tidak bisa menerangi dengan baik,” ungkap Dahri.

Persoalan air bersih juga tak jauh berbeda. Selama 10 tahun terakhir, banyak air di wilayah tersebut yang masih belum bersih dan dalam kondisi memprihatinkan.

Dirinya berharap, Gubernur Kaltim dan Bupati Kutai Timur, dapat segera memberikan perhatian dan bantuan kepada warga Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

*Membodohi Rakyat*

KATANYA rakyat berdaulat dan menjadi penentu kebijakan negara. Maklum negara demokrasi. Akan tetapi praktiknya justru sering bertolak belakang

Rakyat tidak dihormati, dijerat, bahkan selalu dibohongi. Dianggap bodoh dan tidak tahu apa-apa. Kasus-kasus politik atau hukum sering menjadi sarana pembodohan tersebut. Hal ini terindikasi dari keanehan-keanehan yang terjadi.

Pertama, hampir 10 bulan sejak dicanangkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) Yandri Susanto, Jumat (6/12/2024), Desa Tepian Langsat di Bengalon, Kutai Timur, disebut menjadi percontohan bagi desa lain.

Kedua, prestasi Desa Tepian Langsat telah mendapatkan pengakuan dan apresiasi dari Kemendagri RI, dan diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kalimantan Timur dan Indonesia.

Penobatan-penobatan di atas sekadar contoh saja bahwa daulat rakyat dan daulat kesejahteraan masih menjadi fatamorgana. Daulat penentu politik jauh lebih nyata dan berkuasa. Sangat mampu merekayasa.

Perekayasa hebatnya bermantel Jas maupun Pancasila yang sibuk menimbun kekayaan.

Maka apakah ketika rakyat merasa dibodohi atas berbagai peristiwa yang terjadi maka harus dinyatakan kepadanya “ya jangan mau jadi rakyat” ?

Memang rakyat itu gudangnya salah. Yang pintar dan selalu benar adalah yang “bukan rakyat”.

*Terjadi Krisis Kepercayaan*

Kekhawatiran publik terletak pada kurangnya transparansi kepala desa (Kades) dalam mengelola uang negara, di mana kegiatan desa sering dianggap minim akuntabilitas dan dampaknya tidak terasa signifikan oleh masyarakat di daerahnya.

Para aktivis anti-korupsi mendesak Kades untuk segera menerapkan sistem akuntabilitas terbuka dan audit independen terhadap seluruh penggunaan dana desa maupun badan usaha milik desa (BUMDes) lantaran adanya lonjakan pendapatan asli desa (PADes) tersebut.

*Jadi Perhatian Serius*

Menyikapi itu, pemerhati kebijakan publik, Abdurrahman Daeng mengatakan, bahwa

kesenjangan akses energi berdampak langsung pada kualitas hidup.

Bagi dia, pemerataan energi menjadi bagian fondasi nyata agar masyarakat desa bisa hidup sejajar dengan masyarakat kota.

Pemerataan listrik akan membuka jalan bagi tumbuhnya pendidikan yang lebih baik, berkembangnya usaha kecil, serta meningkatnya layanan publik.

“Anak-anak di desa gelap harus belajar dengan penerangan seadanya, usaha kecil sulit berkembang, dan pelayanan publik seperti puskesmas tidak berjalan maksimal. Tanpa listrik, pemerataan pembangunan hanya akan menjadi slogan kosong,” tegas eks aktivis 98.

Namun, dia pun sangat kecewa melihat pemerintah dan PT PLN Persero, sebab hingga saat ini belum adanya aliran listrik yang mengalir (menerangi) ke desa tersebut.

“Saya berharap dan meminta kepada pemerintah dan PT PLN untuk turun melihat dan menyelesaikan dengan segara terkait persoalan ini. Ini menyangkut amanat penderitaan rakyat dan generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

Dandim 1710/Mimika Sambut Kedatangan Pangdam XVII/Cenderawasih Dalam Kunjungan kerjanya

0

Jakarta -MEDIA ISTANA Timika – Dandim 1710/Mimika Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos,.M.Han,.M.A. sambut kedatangan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahan, S.I.P beserta Ibu saat melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 1710/Mimika, Senin (20/10/2025).

Setibanya di gerbang Makodim 1710/Mimika, kegiatan diawali dengan tradisi penyambutan Pangdam XVII/Cenderawasih beserta Ibu yang dipimpin langsung oleh Dandim 1710/Mimika beserta Isteri serta dilanjutkan jajar kehormatan oleh Tim Jaga Kesatrian.

Dalam keterangannya, Dandim 1710/Mimika mengatakan kunjungan kerja Pangdam XVII/Cenderawasih ke Kodim 1710/Mimika merupakan salah satu perhatian pimpinan kepada prajurit dan keluarga serta untuk meninjau langsung keadaan kesatuan guna melihat kesiapan personel dan moril mereka.

“Kunjungan kerja Pangdam XVII/Cenderawasih ke Mimika ini menjadi kesempatan untuk memberikan arahan kepada prajurit, menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, semangat juang, dan ketahanan mental dalam menjalankan tugas, memantau kondisi dan kesejahteraan prajurit beserta keluarganya serta memperkuat silaturahmi dan solidaritas antara pimpinan dan prajurit,” kata Dandim. (Pendim 1710/Mimika)

HAMDAN