25.8 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 305

SPPG Polda Jabar Terus Beri Manfaat Bagi Masyarakat, Pastikan Higienitas Lewat Pemeriksaan Ketat

0

 

SPPG Polda Jabar Terus Beri Manfaat Bagi Masyarakat, Pastikan Higienitas Lewat Pemeriksaan Ketat

Polda Jabar-mediaistana. Com

Program Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polda Jawa Barat terus menunjukkan hasil nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 37 SPPG telah terbentuk dan tersebar di 23 Polres jajaran Polda Jabar, dengan total penerima manfaat mencapai 221.378 orang.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Setiap harinya, SPPG Polri di wilayah Polda Jabar memberikan manfaat kepada sekitar 3.842 orang, mulai dari kalangan pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita. Program ini tidak hanya fokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memastikan standar higienitas dan keamanan pangan melalui pemeriksaan uji laboratorium yang ketat di SPPG Polda Jabar.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pemeriksaan laboratorium tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan setiap bahan pangan dan menu yang disajikan memenuhi standar kesehatan.

“Seluruh bahan makanan diolah dan diuji sesuai standar higienitas agar aman dikonsumsi oleh masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak,” ujarnya, Senin (13/10/2025)

Dari total 37 SPPG yang ada, 13 sudah berstatus operasional, 10 dalam tahap persiapan operasional, dan 14 lainnya masih dalam proses pembangunan.
Beberapa di antaranya berada di wilayah Polres Indramayu, Polresta Bandung, Polres Tasikmalaya, Polres Sukabumi, Polres Garut, dan Polres Ciamis, yang telah melayani ribuan masyarakat setiap harinya.

Melalui keberadaan SPPG ini, Polda Jawa Barat berkomitmen terus memperluas jangkauan pelayanan dan memastikan program pangan bergizi Polri ini berjalan efektif, higienis, dan tepat sasaran, demi mendukung kesehatan generasi masa depan.

Bandung, 13 Oktober 2025

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Mediaistana red maulana Mansur

Anggota Polsek Ciampea Polres Bogor Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari

0

Anggota Polsek Ciampea Polres Bogor Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari untuk Wujudkan Kamseltibcarlantas

Polres Bogor –mediaistana.com

Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, anggota Polsek Ciampea Polres Bogor melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan pada Selasa (14/10/2025) pagi.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kecamatan Ciampea, khususnya pada jam-jam sibuk masyarakat memulai aktivitas.

Anggota Lalu Lintas Polsek Ciampea tampak hadir di lapangan membantu masyarakat yang berangkat kerja, mengatur kendaraan yang melintas di persimpangan padat, serta membantu anak-anak sekolah saat menyeberang jalan. Hal ini dilakukan agar seluruh pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di pagi hari.

Kegiatan pengaturan lalu lintas ini juga menjadi langkah preventif untuk menghindari kemacetan dan meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas, terutama di area yang memiliki arus kendaraan padat. Kehadiran polisi di titik-titik strategis memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Kapolsek Ciampea Polres Bogor menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari protap (prosedur tetap) pelayanan masyarakat yang rutin dilaksanakan setiap pagi oleh personel Polsek Ciampea. Hal tersebut menjadi wujud nyata pelayanan prima kepolisian di bidang lalu lintas.

“Setiap pagi anggota kami sudah siaga di lapangan, khususnya di lokasi-lokasi rawan kemacetan dan dekat sekolah. Kami ingin memastikan kegiatan masyarakat berjalan lancar dan aman,” ungkap salah satu petugas di lapangan.

Selain melakukan pengaturan, anggota Polsek Ciampea juga memberikan imbauan kepada para pengendara untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm, dan tidak melanggar marka jalan. Disiplin berlalu lintas menjadi kunci utama terciptanya keselamatan bersama.

Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat yang merasa terbantu dengan kehadiran petugas di lapangan. Warga mengapresiasi upaya Polsek Ciampea Polres Bogor dalam menjaga kelancaran arus kendaraan dan keselamatan pengguna jalan, terutama di pagi hari yang padat aktivitas.

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, S.H., mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas, termasuk praktik perekrutan tenaga kerja ilegal dengan janji gaji besar yang tidak memiliki dasar hukum resmi.

> “Apabila masyarakat menemukan hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan ke Call Center Polri (021) 110, yang siap melayani 24 jam, atau ke nomor aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587. Operator kami siap menerima laporan dan aduan masyarakat kapan pun,” jelas IPDA Yulista Mega Stefani, S.H.

 

Melalui kegiatan rutin seperti pengaturan lalu lintas ini, diharapkan tercipta kondisi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Bogor, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Mediaistana red maulana Mansur

Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap RSUD dr Slamet Garut Meningkat

0
Gedung Baru RSUD dr Selamat Garut

Garut, Mediaistana.com – Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan RSUD dr Slamet Garut Tahun 2025 meningkat menjadi (85.98 %). Sementara pada tahun 2024, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai (83.51%).

“Alhamdulillah, IKM tersebut merupakan penilaian yang betul-betul objektif dari masyarakat terhadap rumah sakit. Meskipun mengalami kenaikan (85.98%), tetap masih banyak hal yang harus kami perbaiki, karena masih ada 15% yang menjadi pekerjaan,” ucap H. Adang Mesa, S.Kep., Ners., M.H.Kes., kepada wartawan.saat diwawancarai di ruang kantor RSUD dr Slamet Garut. Jum’at 10 Oktober 2025.

Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian, H. Adang Mesa, S.Kep., Ners., M.H.Kes., kepada wartawan.saat diwawancarai di ruang kantor RSUD dr Selamat Garut.

Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian yang akrab disapa H. Adang menjelaskan, pencapaian IKM (85,98 %), ini tentunya bukan hanya sebuah capaian yang dikerjakan oleh pihak Rumah Sakit itu sendiri, tentunya seluruh Stekholder terlibat disini, mulai dari Kepala Daerah, Dinkes, Dinsos, Legislatif dan semua tenaga kesehatannya.

“Penting dicatat dan diingat, pelayan di Rumah Sakit Umum Daerah Garut tidak ada pungutan liar. Apabila ada, segera laporkan ke nomor pengaduan. Kami dari dulu telah menyebarkan pamplet, memasang bener, maupun himbauan dimedia sosial,” tegas H. Adang.

Menurutnya, bagi warga tidak mampu yang mengajukan program Pemerintah Pelayanan Terpadu Rumah Harapan Masyarakat (LAPADRUHAMA), semua administrasi harus dilakukan oleh pihak keluarganya sendiri, tandasnya.

Keluarga Pasien saat berkunjung ke RSUD dr Selamat Gedung Baru

“Mengenai ucapan terima kasih dari narasumber keluarga pasien meliputi perwakilan dari tiga Kecamatan baik dari Kecamatan (Garut Kota, Samarang dan Pangatikan) yang disampaikan kepada pihak rumah sakit saat diwawancarai wartawan digedung lama dan baru”

Sebagai Kabag mewakili Direktur UOBK RSUD dr Slamet, Ibu dr. Inge Andriani Heriawan, M.Si., Kami juga mengucapkan terimakasih atas apresiasi masyarakat yang disampaikan, sehingga menjadi pendorong atau penyemangat bagi kami untuk melayani dengan lebih baik. Pungkas H. Adang Mesa, S.Kep., Ners., M.H.Kes.

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD, KD., C.BJ., C.EJ., C.In.)

Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap RSUD dr Selamat Garut Meningkat

0
Gedung Baru RSUD dr Selamat Garut

Garut, Mediaistana.com – Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan RSUD dr Selamet Garut Tahun 2025 meningkat menjadi (85.98 %). Sementara pada tahun 2024, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai (83.51%).

“Alhamdulillah, IKM tersebut merupakan penilaian yang betul-betul objektif dari masyarakat terhadap rumah sakit. Meskipun mengalami kenaikan (85.98%), tetap masih banyak hal yang harus kami perbaiki, karena masih ada 15% yang menjadi pekerjaan,” ucap H. Adang Mesa, S.Kep., Ners., M.H.Kes., kepada wartawan.saat diwawancarai di ruang kantor RSUD dr Selamat Garut. Jum’at 10 Oktober 2025.

Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian yang akrab disapa H. Adang menjelaskan, pencapaian IKM (85,98 %), ini tentunya bukan hanya sebuah capaian yang dikerjakan oleh Rumah Sakit itu sendiri, tentunya seluruh Stekholder terlibat disini, mulai dari Kepala Daerah, Dinkes, Dinsos, Legislatif dan semua tenaga kesehatannya.

“Penting dicatat dan diingat, pelayan di Rumah Sakit Umum Daerah Garut tidak ada pungutan liar. Apabila ada, segera laporkan ke nomor pengaduan. Kami dari dulu telah menyebarkan pamplet, memasang bener, maupun himbauan dimedia sosial,” tegas H. Adang.

Menurutnya, bagi warga tidak mampu yang mengajukan program Pemerintah Pelayanan Terpadu Rumah Harapan Masyarakat (LAPADRUHAMA), semua administrasi harus dilakukan oleh pihak keluarganya sendiri, tandasnya.

Keluarga Pasien saat berkunjung ke RSUD dr Selamat Gedung Baru

“Mengenai ucapan terima kasih dari narasumber keluarga pasien meliputi perwakilan dari tiga Kecamatan baik dari Kecamatan (Garut Kota, Samarang dan Pangatikan) yang disampaikan kepada pihak rumah sakit saat diwawancarai wartawan digedung lama dan baru”

Sebagai Kabag mewakili Direktur UOBK RSUD dr Selamat, Ibu dr. Inge Andriani Heriawan, M.Si., Kami juga mengucapkan terimakasih atas apresiasi masyarakat yang disampaikan, sehingga menjadi pendorong atau penyemangat bagi kami untuk melayani dengan lebih baik. Pungkas H. Adang Mesa, S.Kep., Ners., M.H.Kes.

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD, KD., C.BJ., C.EJ., C.In.)

Prajurit Kodim 1715/Yahukimo evakuasi Para Pendulang Emas Yang Menjadi Korban Pembunuhan oleh Opm

0

Yahukimo jakarta -media istana -13 Oktober 2025 – Evakuasi terhadap jenazah pendulang emas ilegal di Bingki dan Kali Ei Kabupaten Yahukimo oleh prajurit Kodim 1715/Yahukimo telah berhasil dilaksanakan. Pada hari Sabtu 27 September 2025, tim evakuasi Kodim 1715/Yahukimo sebanyak 19 orang dipimpin oleh Kapten Inf Masrun dengan menggunakan Rantis ILSV sebanyak 2 unit berhasil mengevakuasi 4 orang pendulang emas ilegal yang masih hidup dan dalam kondisi sehat.

Di hari Kamis tanggal 02 Oktober 2025 pukul 12.46 s.d 16.16 WIT, telah dilaksanakan evakuasi terhadap 2 jenazah oleh tim evakuasi Kodim 1715/Yahukimo sebanyak 10 orang dengan menggunakan 1 unit Rantis ILSV. Tim telah berhasil mengevakuasi 2 jenasah pendulang emas korban pembunuhan yang dilakukan oleh OPM Front Bersenjata Kodap XVI Yahukimo di wilayah Kali Ei.

Dengan adanya kejadian pembunuhan di wilayah pendulangan emas ilegal maka aparat keamanan, TNI dan Polri perlu meningkatkan kewaspadaan serta menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak kembali mendulang emas di lokasi tambang emas ilegal guna mengantisipasi adanya aksi gangguan lainnya dari Kelompok OPM Front Bersenjata Kodap XVI Yahukimo. (Pendim 1715/Yahukimo) Hamdan

AWPI Gelar Rapimnas 2025, Bukti Kemandirian dan Kebersamaan

0

MEDIAISTANA.COM – Jakarta, 13 Oktober 2025.

Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) resmi membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) tahun 2025. Acara yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 13 hingga 15 Oktober 2025, ini diselenggarakan di Hotel Grand Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat. Rapimnas ini mengusung semangat kolaborasi untuk memajukan jurnalisme Indonesia yang berkualitas dan berintegritas.

Yang membedakan Rapimnas kali ini adalah semangat kemandirian yang menjadi fondasinya. Sejak berdiri, AWPI telah berkomitmen untuk berdiri di kaki sendiri (stand on our own feet), menjaga independensi dalam setiap gerak dan kebijakannya. Komitmen ini tidak hanya sekadar wacana, tetapi dibuktikan dengan penyelenggaraan Rapimnas yang didanai secara swadaya.

“Rapimnas AWPI 2025 ini adalah cerminan nyata dari kekuatan kebersamaan. Acara strategis nasional ini dapat terselenggara berkat kontribusi dan sumbangan yang tulus dari para anggota, simpatisan, serta dukungan pendanaan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Ini adalah bukti bahwa organisasi yang mandiri dapat bergerak dengan dukungan solidaritas internal dan kepercayaan dari mitra eksternal,” ujar Ketua Umum AWPI dalam sambutan pembukaannya.

Dukungan dari Baznas ini juga menandai kolaborasi strategis antara dunia jurnalisme dan lembaga zakat nasional, menunjukkan peran strategis pers dalam mendukung program-program sosial dan kemanusiaan.

Rapimnas AWPI 2025 dihadiri oleh puluhan pimpinan redaksi dan perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia. Agenda utama pertemuan ini antara lain menyusun peta jalan pengembangan organisasi, merumuskan strategi peningkatan kapasitas wartawan dalam menghadapi disrupsi digital, serta memperkuat kode etik jurnalistik di tengah maraknya informasi hoaks.

Dengan diselenggarakannya Rapimnas ini, AWPI berharap dapat semakin memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi keempat yang profesional, akuntabel, dan mampu beradaptasi dengan tantangan zaman, tanpa kehilangan nilai-nilai kemandirian dan kebersamaan yang menjadi jiwa organisasi.

( Red )

DPP PWOD : Dewan Pers Gagal Jalankan Amanat Reformasi, Saatnya Dilakukan Rekonstruksi Total

0

Jakarta, Mediaistana.com – Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (DPP PWOD) secara resmi menyampaikan kritik terbuka kepada Dewan Pers Republik Indonesia, yang dinilai telah gagal menjalankan mandat konstitusionalnya sebagai lembaga penjaga kemerdekaan pers dan kebebasan informasi di Indonesia.

Ketua Umum DPP PWOD, Feri Rusdiono, dalam keterangan resminya di Jakarta menyatakan bahwa Dewan Pers telah melenceng jauh dari cita-cita reformasi 1998 yang melahirkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Menurutnya, lembaga tersebut kini lebih banyak berperan sebagai alat pembatasan media daripada pelindung kebebasan pers.

“Kita harus jujur mengakui bahwa Dewan Pers hari ini tidak lagi menjadi payung bagi seluruh insan pers, tetapi berubah menjadi menara gading yang berdiri di atas kepentingan kelompok tertentu,” ujar Feri Rusdiono dengan nada tegas.

Ia menegaskan bahwa kegagalan Dewan Pers bukan hanya terlihat dari ketimpangan kebijakan, melainkan juga dari merosotnya peringkat kebebasan pers Indonesia di mata dunia. Menurut data World Press Freedom Index 2025 yang dirilis oleh Reporters Without Borders (RSF), Indonesia hanya menduduki peringkat ke-127 dari 180 negara.

“Angka ini bukan sekadar statistik, tapi cerminan nyata betapa lemahnya perlindungan terhadap jurnalis dan media kita. Dan Dewan Pers tidak bisa lepas tangan dari fakta ini,” lanjut Feri.

PWOD menilai, berbagai kebijakan Dewan Pers selama beberapa tahun terakhir justru menciptakan dikotomi antara media besar dan media kecil, terutama dalam proses verifikasi dan pengakuan kelembagaan pers. Padahal, dalam semangat reformasi, setiap jurnalis memiliki hak yang sama untuk berperan dalam kehidupan demokrasi bangsa.

“Banyak media kecil dan media daerah tersingkir hanya karena tidak mampu memenuhi standar administratif yang ditentukan Dewan Pers, sementara aspek profesionalisme dan tanggung jawab sosial diabaikan,” katanya.

Menurut Feri Rusdiono, seharusnya Dewan Pers bertugas membina dan melindungi, bukan membatasi. Fungsi pembinaan yang diamanatkan dalam Pasal 15 Undang-Undang Pers tidak boleh diartikan sebagai kewenangan untuk menentukan siapa yang boleh disebut wartawan atau media.

“Itu sudah bertentangan dengan semangat kebebasan pers yang dijamin oleh Pasal 28F UUD 1945, yang menyebutkan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi,” tambahnya.

Dalam pandangan DPP PWOD, kemerdekaan pers di Indonesia kini menghadapi tiga krisis besar: krisis kepercayaan, krisis moralitas, dan krisis independensi lembaga. Ketiganya saling berkaitan dan memperlemah posisi pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kekuasaan.

“Krisis kepercayaan muncul karena publik menilai media terlalu dekat dengan kepentingan politik. Krisis moralitas muncul karena sebagian insan pers terjebak dalam pragmatisme. Sementara krisis independensi muncul karena Dewan Pers tidak netral dan tidak lagi menjadi pengayom semua pihak,” jelasnya.

Oleh sebab itu, PWOD secara resmi mengusulkan kepada Presiden Republik Indonesia agar mengambil langkah nyata dalam melakukan evaluasi dan rekonstruksi total terhadap struktur dan tata kelola Dewan Pers.

“Kami menyerukan kepada Presiden agar membentuk tim independen nasional yang terdiri dari tokoh pers, akademisi, dan pakar hukum untuk meninjau ulang fungsi serta peran Dewan Pers sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan konstitusi,” kata Feri Rusdiono.

PWOD juga menilai bahwa pembenahan Dewan Pers merupakan bagian integral dari penyelamatan demokrasi Indonesia. Sebab, tanpa pers yang bebas dan berdaulat, demokrasi hanya akan menjadi formalitas tanpa substansi.

“Demokrasi tidak bisa hidup tanpa pers yang merdeka. Tapi kemerdekaan itu harus berakar pada nilai Pancasila — bukan kebebasan yang liar, melainkan kebebasan yang beretika, berkeadilan, dan beradab,” ujar Feri menegaskan.

Ia juga menyoroti pentingnya reorientasi visi Dewan Pers agar lebih berfokus pada pembinaan kualitas jurnalistik, peningkatan kesejahteraan wartawan, serta penguatan kapasitas media di daerah-daerah yang selama ini termarginalkan.

“Selama ini Dewan Pers terlalu elitis, sibuk dengan regulasi, tapi abai terhadap kesejahteraan wartawan dan keberlangsungan media kecil. Padahal, wartawan di pelosok adalah ujung tombak demokrasi,” paparnya.

Feri menekankan bahwa reformasi Dewan Pers bukanlah upaya menjatuhkan lembaga, melainkan langkah moral untuk mengembalikan marwahnya sebagai rumah besar seluruh insan pers Indonesia. Ia menegaskan, pembenahan ini justru akan memperkuat posisi pers di mata hukum dan publik.

“Kita ingin Dewan Pers kembali ke khitahnya, menjadi lembaga yang melindungi, bukan menghakimi. Menjadi lembaga yang menegakkan etika, bukan membungkam suara kebenaran,” tuturnya.

DPP PWOD juga mendorong agar Dewan Pers menjalin komunikasi terbuka dengan seluruh organisasi pers tanpa diskriminasi, termasuk organisasi baru yang sah secara hukum. PWOD menilai kebijakan eksklusifitas Dewan Pers selama ini telah menimbulkan perpecahan di tubuh komunitas jurnalis nasional.

“Kalau Dewan Pers ingin dihormati, maka ia harus membuka diri, bukan menutup diri. Reformasi tidak akan berhasil tanpa keterbukaan dan kemauan untuk berubah,” kata Feri.

Selain itu, PWOD mengajak seluruh insan pers di Indonesia untuk bersatu dan solid dalam memperjuangkan reformasi pers yang berkeadilan. Feri mengingatkan bahwa perjuangan ini bukan untuk kepentingan organisasi tertentu, tetapi demi masa depan bangsa.

“Kita harus berdiri bersama. Tidak boleh ada lagi perpecahan antarorganisasi pers. Musuh kita bukan sesama wartawan, tapi sistem yang membungkam kebebasan berpikir dan menyampaikan kebenaran,” tegasnya.

PWOD berkomitmen untuk mengawal agenda reformasi Dewan Pers hingga tuntas. Dalam waktu dekat, DPP PWOD akan menyusun Naskah Rekomendasi Nasional Reformasi Dewan Pers yang akan disampaikan langsung kepada Presiden dan DPR RI sebagai bahan kajian serta aspirasi insan pers Indonesia.

“Kami tidak akan berhenti menyuarakan perubahan sampai kebebasan pers benar-benar dijalankan sesuai dengan amanat Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan cita-cita reformasi,” tandas Feri Rusdiono.

Dengan semangat profesionalisme, keadilan, dan solidaritas nasional, DPP PWOD mengajak seluruh wartawan Indonesia untuk bersatu dalam gerakan moral memperjuangkan kemerdekaan pers sejati, bukan kebebasan semu yang dikendalikan oleh segelintir kekuasaan.

Sumber berita tim PWO DWIPA

Polda Aceh Kembali Salurkan Bantuan Beras untuk Buruh FSPTI dan SPSI

0

Banda Aceh — Polda Aceh kembali menyalurkan bantuan beras kepada kelompok buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI) dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Aceh di Posko Buruh Gampong Sukadamai, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Sabtu, 11 Oktober 2025.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang disalurkan melalui Polda Aceh sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para buruh.

“Selama ini hubungan antara kepolisian dan rekan-rekan buruh telah terjalin sangat baik dalam suasana kekeluargaan. Bantuan ini merupakan wujud perhatian kami kepada saudara-saudara buruh yang menjadi bagian penting dalam roda perekonomian daerah,” ujar perwakilan Polda Aceh dalam kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian juga menyampaikan dukungan terhadap agenda penting para buruh, yakni Rapat Dewan Pengupahan yang akan membahas penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Aceh.

“Kami berharap proses tersebut berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang berpihak pada kesejahteraan bersama,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2025 pemerintah telah menetapkan kenaikan upah minimum nasional sebesar 6,5 persen, yang turut diikuti dengan kenaikan UMP Aceh dengan persentase serupa. Kebijakan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja di seluruh Indonesia.

“Kami memahami betul kondisi saudara-saudara buruh saat ini. Semoga berbagai program pemerintah, termasuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan pekerja, dapat terlaksana dengan baik. Mari kita bersama-sama mendukung langkah positif pemerintah demi kebaikan kita semua,” ungkapnya.

Polda Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada FSPTI dan SPSI yang selama ini menjalin kerja sama baik dengan aparat kepolisian, terutama dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Kami berharap hubungan kekeluargaan ini terus terjaga dan semakin erat ke depannya,” tutupnya.

Sementara itu, perwakilan buruh dari FSPTI dan SPSI Aceh menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Polda Aceh atas perhatian dan komitmen dalam membantu masyarakat pekerja.

“Kami dari elemen buruh FSPTI dan SPSI Aceh mendukung penuh kebijakan Pemerintahan Prabowo–Gibran, termasuk rencana kenaikan upah layak tahun 2026. Kami juga berkomitmen menjaga perdamaian Aceh yang kita cintai, menuju Aceh Meutuah dan Aceh Meusyeuhu,” ujar perwakilan buruh dengan penuh haru.

Bhabinkamtibmas Desa Bendungan berikan himbauan saat menjadi pembina upacara di sekolah dasar

0

Bhabinkamtibmas Desa Bendungan berikan himbauan saat menjadi pembina upacara di sekolah dasar

Bogor –mediaistana .com

Dalam upaya mencegah terjadinya tindakan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah dasar, Polsek Ciawi Polres Bogor Polda Jabar terus melakukan kegiatan pembinaan terhadap para pelajar. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menugaskan Bhabinkamtibmas untuk menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah wilayah binaannya.

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bendungan, Aiptu Y. Arie, yang berkesempatan menjadi pembina upacara di SD Negeri 01 Ciawi, Kampung Sesepan RT 02/07 Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada Senin (13/10/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Sekolah SDN 01 Ciawi Bapak Misbah, S.Pd., M.Pd., para guru, staf, dan seluruh murid SDN 01 Ciawi yang berjumlah sekitar 660 orang. Kehadiran polisi dalam kegiatan upacara sekolah ini disambut antusias oleh pihak sekolah dan para siswa.

Dalam amanatnya, Aiptu Y. Arie menyampaikan pesan-pesan penting terkait pencegahan perundungan (bullying) di kalangan pelajar. Ia mengingatkan agar para siswa saling menghormati, tidak melakukan kekerasan fisik maupun verbal, dan membangun rasa empati terhadap teman.

“Perundungan bisa menimbulkan dampak psikologis dan sosial yang besar bagi korban. Oleh karena itu, mari kita ciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai,” ujar Aiptu Y. Arie, Bhabinkamtibmas Desa Bendungan Polsek Ciawi Polres Bogor.

Ia juga mengimbau kepada para guru dan orang tua untuk bersama-sama mengawasi perilaku anak-anak di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Menurutnya, pencegahan perundungan harus menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan aparat keamanan.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Sekolah SDN 01 Ciawi, Bapak Misbah, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan terima kasih atas perhatian dan waktu yang diberikan oleh pihak kepolisian. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar para murid semakin sadar akan pentingnya bersikap sopan dan menghargai satu sama lain.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Polsek Ciawi, khususnya Bhabinkamtibmas Desa Bendungan, yang telah memberikan pembinaan kepada siswa-siswi kami. Semoga kehadiran polisi di lingkungan sekolah dapat mencegah terjadinya tindakan perundungan dan menciptakan rasa aman bagi seluruh warga sekolah,” ujar Kepala Sekolah.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Ciawi AKP Dede Lesmana Jaya, S.H., M.H., menegaskan bahwa Polri harus selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta membangun karakter positif generasi muda.

Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, S.H., menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar segera melapor apabila menemukan hal-hal yang mengganggu kamtibmas, tindak kriminalitas, atau adanya perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar namun tidak memiliki payung hukum resmi.

“Tindakan seperti itu termasuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor melalui Call Center Polri (021) 110 yang beroperasi 24 jam, atau dapat menghubungi nomor aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587. Operator kami siap menerima laporan dan aduan masyarakat kapan pun dibutuhkan,” terang IPDA Yulista.

Melalui kegiatan pembinaan di sekolah ini, diharapkan dapat terbentuk generasi muda yang berkarakter baik, saling menghormati, dan bebas dari perilaku perundungan. Polres Bogor berkomitmen untuk terus hadir dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Mediaistana red maulana Mansur

POLRI Melalui Bhabinkamtibmas Laksanakan Cooling System, Tingkatkan Keamanan

0

POLRI Melalui Bhabinkamtibmas Laksanakan Cooling System, Tingkatkan Keamanan Lewat Patroli Dialogis ke Kantor Desa Binaan Ajak Warga Jaga Kamtibmas Kondusif

POLRES BOGOR –mediaistana .com

Dalam upaya menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayah binaan, Bhabinkamtibmas Polsek Nanggung Polres Bogor, Bripka Adhitya R.F., melaksanakan patroli sinergitas dengan pendekatan dialogis di Kantor Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Senin (13/10/2025).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk implementasi program Cooling System Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan perangkat desa dan masyarakat.

Kapolsek Nanggung Polres Bogor, AKP Ucup Supriatna, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Bogor Polda Jawa Barat, AKBP Wikha Ardilestianto, S.H., S.I.K., M.Si., agar setiap Bhabinkamtibmas aktif melakukan sambang, komunikasi, dan edukasi kepada masyarakat di wilayah binaannya.

“Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa tidak hanya berkeliling di Kantor Desa dan lingkungan sekitar, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung kepada staf dan kepala desa. Salah satu imbauan yang disampaikan adalah agar masyarakat kembali mengaktifkan kegiatan Siskamling sebagai upaya deteksi dini terhadap gangguan keamanan,” ujar Kapolsek.

Sinergitas antara Polri dan TNI, lanjutnya, menjadi wujud nyata kolaborasi dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Kehadiran keduanya di tengah warga juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara dalam menjaga ketertiban lingkungan.

Kepala Desa Curugbitung menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa memberikan semangat baru bagi perangkat desa dalam membangun koordinasi dan komunikasi terkait situasi kamtibmas. “Kami merasa lebih tenang dan terbantu dengan adanya patroli serta pembinaan dari pihak Kepolisian dan TNI,” ungkapnya.

Patroli dialogis ini tidak hanya menumbuhkan rasa aman, tetapi juga memperkuat kemitraan antara aparat keamanan dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan warga semakin peduli terhadap keamanan lingkungan dan berani melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas yang terjadi di sekitarnya.

Di tempat terpisah, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, IPDA Yulista Mega Stefani, S.H., menyampaikan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berpatroli, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. “Bertemu dan berbincang santai dengan perangkat desa menjadi sarana efektif menyampaikan pesan kamtibmas agar mereka bisa menjadi ‘Polisi bagi dirinya sendiri’ serta lingkungannya,” ujarnya.

Pada kesempatan lain, IPDA Yulista Mega Stefani, S.H., juga menegaskan apabila masyarakat menemukan hal-hal yang mengganggu kamtibmas, tindakan kriminalitas, ataupun adanya perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji besar namun tidak resmi—yang payung hukumnya termasuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO)—agar segera melapor ke Call Center (021) 110 yang beroperasi selama 24 jam atau ke nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587.

Mediaistana red maulana Mansur