Proyek Revitalisasi SDN Wates Menjadi Sorotan,Diduga Kepala Sekolah Alergi Terhadap Wartawan

Proyek Revitalisasi SDN Wates Menjadi Sorotan,Diduga Kepala Sekolah Alergi terhadap Wartawan.

 

Subang Media Istana com.

Proyek pekerjaan Revitalisasi SDN Wates yang beralamat di desa Binong kecamatan Binong kabupaten Subang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2026 dengan Anggaran Rp.1.185.940.575.mulai pengerjaan 17 Agustus 2026 dan hari pelaksanaan 90 hari kerja menjadi sorotan publik. Selasa (08/09/26).

 

Berdasarkan pantauan awak media dilapangan pekerjaan tersebut telah dilaksanakan sekitar 19hari,para pekerja proyek revitalisasi dilokasi pekerjaan tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

 

Dengan tidak dipakainya Alat Pelindung Diri (APD) oleh para pekerja proyek jelas merupakan suatu pelanggaran terhadap Undang Undang No.1 tahun 1970 tentang Keselamatan kerja,selain itu Peraturan Pemerintah (PP) No.50.tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajeman Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) juga mengatur secara rinci mengenai kewajiban perusahaan atau instansi untuk menerapkan SMK3,penyediaan APD,pelatihan K3,dan pengawasan terhadap pelaksanaan K3.

 

Kami sempat konfirmasi kepada ke P2SP (Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan)SDN Wates,kenapa para pekerja tidak memakai APD saat melaksanakan pembangunan proyek”

Maaf pak untuk semuanya saya tidak tahu apa apa bapak bisa tanya saja langsung kepada Kepala Sekolahnya,

kebetulan Kepala Sekolahnya lagi keluar tidak ada disini pak,saya gak tahu beliau pergi kemana”ujarnya.

 

Kami sudah tiga kali berkunjung ke sekolah,dan tidak pernah bertemu sama Kepala Sekolahnya untuk melakukan klarifikasi pemberitaan,sebagai pejabat publik tidak seharusnya menghindar dari wartawan yang sedang melakukan tugas jurnalisnya,mengingat Jurnalist dalam menjalankan tugas Jurnalist ya dilindungi oleh Undang Undang,selain itu Jurnalist juga merupakan kontrol sosial yang berperan membentuk suatu pemerintahan yang baik.

 

Menjadi sebuah ironi ketika tugas jurnalis menjadi momok yang menakutkan bagi para kepala sekolah sehingga menghambat terciptanya suatu pemerintah yang bersih,sehat, terbuka dan akuntabel .

 

Sampai berita ini kami turunkan pihak awak media belum berhasil ketemu sama kepala sekolah SDN Wates untuk klarifikasi pemberitaan,semoga pihak terkait dan Dinas Pendidikan kabupaten Subang bisa memberikan teguran langsung kepada Kepala sekolah SDN Wates kecamatan Binong kabupaten Subang.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!