Mediaistana.com || Kota Bogor, Jabar
Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) memadati kawasan Jalan Sukasari, tepatnya di lokasi halte angkot AKDP biru yang berada di samping Kantor Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, pada Jumat (17/04/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, para pedagang sudah mulai menjajakan dagangannya sejak pukul 22.00 WIB. Mereka menggelar lapak di badan jalan dengan menggunakan plastik sebagai alas sekaligus penutup dagangan.
Kondisi tersebut membuat sebagian ruas jalan menyempit dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas, terutama saat kendaraan melintas di kawasan tersebut pada malam hingga dini hari.
Sejumlah pedagang terlihat menjual berbagai jenis barang, mulai dari kebutuhan harian hingga makanan dan minuman. Aktivitas jual beli pun berlangsung cukup ramai, didatangi pembeli dari sekitar lokasi maupun pengendara yang melintas.
Menurut informasi yang dihimpun, aktivitas PKL di kawasan tersebut telah berlangsung selama kurang lebih satu pekan terakhir. Diduga, para pedagang merupakan eks PKL dari Pasar Bogor dan sekitarnya yang tidak berpindah ke Pasar Jambu Dua.
Hingga saat ini, belum terlihat adanya penertiban dari pihak terkait. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum dan fungsi jalan.
Keberadaan PKL di badan jalan ini juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan, mengingat lokasi berada di jalur yang cukup aktif dilalui kendaraan umum maupun pribadi