BerandaBeritaDUGAAN LALAI AWASI ANGKUTAN TBS, PTPN 4 UNIT SISUMUT AFDELING V DI...

DUGAAN LALAI AWASI ANGKUTAN TBS, PTPN 4 UNIT SISUMUT AFDELING V DI SOROT LSM

MediaIstsna.com //

LABUHANBATU SELATAN||– Praktik pengangkutan Tandan Buah Segar TBS dari Afdeling V PTPN 4 Regional I Unit Sisumut tanpa menggunakan tutup jaring/net kembali menjadi sorotan. Kondisi ini dinilai melanggar SOP PTPN dan berpotensi merugikan negara lewat loss rendemen.

Pantauan di lapangan pada Kamis, 4/6/2026 sejumlah truk pengangkut TBS terlihat melintas dari Afdeling V menuju pabrik dalam kondisi terbuka. Brondolan berjatuhan di sepanjang jalan kebun. Padahal SOP PTPN No. 01/2019 mewajibkan seluruh armada angkut TBS ditutup jaring dengan kerapatan 2×2 cm untuk mencegah susut dan bahaya K3.

MANAGEMEN BERI JAWABAN NORMATIF

Saat dikonfirmasi awak media, pihak manajemen PTPN 4 Unit Sisumut hanya memberikan jawaban singkat. “Terima kasih atas informasinya,” ujar Manager Unit Sisumut.

Namun saat ditanya lebih spesifik “Buah dari Afdeling berapa pak manager?”, pihak manajemen memilih bungkam dan tidak menjawab. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi terkait maraknya angkutan TBS tanpa tutup jaring dari Afdeling V tersebut.

Pembiaran atau Lemahnya Pengawasan?

Angkutan TBS tanpa tutup jaring bukan perkara sepele. Selain menyebabkan loss produksi, brondolan yang jatuh ke jalan juga membahayakan pengguna jalan karena licin.

“Ini pembiaran atau memang tidak ada pengawasan dari Mandor Angkut dan Asisten Afdeling V? Kalau 1 truk loss 50kg brondolan, dikali puluhan ritase per hari, kerugiannya bisa puluhan juta,” ujar DARITER RITONGA KETUA DPC LSM ELANG MAS LABUHANBATU saat ditemui di lokasi.

Ia menegaskan, pembiaran praktik seperti ini sama saja membiarkan kebocoran aset negara. PTPN 4 sebagai BUMN wajib menjamin SOP dipatuhi, mulai dari hulu di afdeling sampai hilir di pabrik.

TUNTUTAN LSM ELANG MAS:

DPC LSM ELANG MAS LABUHANBATU mendesak SPI PTPN 4 Regional I segera turun melakukan audit mendadak ke armada angkutan Afdeling V. Selain itu, Manager Unit Sisumut diminta memberi klarifikasi terbuka ke publik, bukan sekadar jawaban “terima kasih atas informasinya”.

“Kami minta ada sanksi tegas ke Mandor Angkut, Sopir, dan Kontraktor yang melanggar. Jangan sampai kerugian negara dibiarkan terus hanya karena lemahnya pengawasan di lapangan,” pungkasnya.

Hingga berita ini naik, belum ada pernyataan lanjutan dari pihak PTPN 4 Regional I terkait temuan di Afdeling V Unit Sisumut.

By ; Dariter Ritonga/Tim

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!