RAKYAT REPUBLIK INDONESIA — Penuh Derita & Kemiskinan Tahun 2026

RAKYAT REPUBLIK INDONESIA — Penuh Derita & Kemiskinan Tahun 2026

Bogor Jawa Barat Mediaistana.com | Tahun 2026

Dari Sabang sampai Merauke membentang
Tanah subur, laut kaya, gunung berlian
Tapi mengapa rakyat masih menanggung lapar?
Bertahun-tahun merdeka, nasib tak kunjung berubah

Pejabat negara duduk manis di kursi empuk
Uang rakyat diambil, masuk kantong sendiri
Bukan pelayan rakyat, malah bagikan raja
Rakyat menderita, mereka tertawa puas

Rakyat Republik Indonesia — penuh derita kemiskinan
Hasil bumi melimpah, tapi perut masih kosong
Karena korupsi merajalela di gedung mewah
Pejabat makan enak, rakyat minum air mata

Bukan pelayan rakyat, malah bagikan raja
Naik mobil mewah, tinggal istana megah
Lupa janji saat kampanye dulu
Rakyat yang memilih, kini dibuang begitu saja

Setiap hari berita korupsi tak habis-habis
Miliaran rupiah hilang entah ke mana
Proyek jalan berlubang, sekolah tak punya atap
Sementara pejabat liburan ke luar negeri

Uang rakyat bukan harta warisan leluhur
Itu keringat dan darah rakyat kecil
Yang bekerja keras dari fajar hingga petang
Tapi dikorupsi oleh mereka yang diberi amanah

Rakyat Republik Indonesia — penuh derita kemiskinan
Hasil bumi melimpah, tapi perut masih kosong
Karena korupsi merajalela di gedung mewah
Pejabat makan enak, rakyat minum air mata

Bukan pelayan rakyat, malah bagikan raja
Naik mobil mewah, tinggal istana megah
Lupa janji saat kampanye dulu
Rakyat yang memilih, kini dibuang begitu saja

Kita rakyat bukan budak di negeri sendiri
Kita yang memberi kekuasaan, kita yang berhak menuntut
Bangunlah wahai pemimpin, sadarlah wahai pejabat
Negara ini milik rakyat, bukan milik segelintir orang

Cukup sudah penderitaan ini berlarut-larut
Kami ingin hidup layak, bukan hidup dalam takut
Pejabat sejati itu pelayan, bukan penguasa
Bersihkan negeri ini dari ulah tangan kotor

Rakyat Republik Indonesia — tetap berharap dan berjuang
Suara kami takkan pernah padam
Hingga keadilan benar-benar datang
Bukan pelayan rakyat malah bagikan raja — TIDAK LAGI!

Lagu ini tercipta dari suara hati rakyat yang selama ini terabaikan. Bukan untuk membenci, melainkan untuk membangunkan kesadaran — bahwa kekuasaan itu titipan rakyat, dan korupsi adalah pengkhianatan terhadap kemerdekaan itu.

Maulana, Reporter mediaistana.com, 2026

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!