Garut, Mediaistana.com – Salah satu pasien bernama Hardian Warga Kp.Cibunuang Rt.02/09, Desa Bagrndit, yang sedang mengalami perawatan intensif dirumahnya, telah mendapatkan santunan dari BAZNAS Kabupaten Garut, yang hingga saat ini masih berobat jalan di RSUD dr Selamat Garut. Rabu, (22/07/2026).
“Diketahui bersama, Alhamdulillah bahwa warga tersebut, selama dirawat di Puskesmas Bagendit digratiskan, reaktivasi BPJS Kesehatan PBI selesai dibantu oleh Dinas Sosial, hingga saat ini pengobatan memakai BPJS Kesehatan.

Sekmat Banyuresmi E. Amalia Makmur, S.Kep Ners., M.Si., menjelaskan dalam proses pengusulan Ke BAZNAS Kabupaten Garut, tentunya melibatkan semua pihak, baik Ketua RT/RW setempat dengan membawa surat pengantar (RT/RW), dekometasi pasien, Pemerintah Desa menerbitkan Surat Keterangan tidak Mampu (SKTM), dan Pemerintah Kecamatan Banyuresmi memberikan Rekomendasi untuk ke BAZNAS Kabupaten Garut.
“Alhamdulillah, trimakasih atas Respons BAZNAS Kabupaten Garut, Saya baru saja mendapatkan informasi 3 hari yang lalu warga tidak mampu yang diusulkan sudah mendapatkan santunan untuk bantuan jaminan hidup (Jadup), ujar Sekmat Banyuresmi dan juga sebagai Ketua UPZIS (Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah) Kecamatan Banyuresmi.

Hal yang sama disampaikan Kepala Desa Bagendit Endang Omardani, S.E., melalui pesan Whatsap menyampaikan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Garut atas bantuan yang telah disalurkan.
“Atas nama warga dan Pemerintah Desa (Kepala Desa Bagendit, Pengurus Ketua Rw.09 kp Cibunuang, program ini sangat bermanfaat dan meringankan beban warga kami yang membutuhkan. Semoga para muzaki (donatur) senantiasa diberikan keberkahan rezeki,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Ketua RW 09 Beni, yang juga sebagai wartawan, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat, kami pengurus Rt dan RW menjalankan berbagai petunjuk sesuai arahan, untuk memberikan layanan kepada masyarakat sesuai kemampuan.
“Kami yakin, apa yang disampaikan oleh pengurus itu, benar-benar sesuai fakta lapangan. Alhamdulillah bila kita ikhlas membantu masyarakat dan jujur menyampaikan apa yang disampaikan terhadap Pemerintah sebagai pemangku kebijakan, semuanya akan membantu tanpa ada imbalan jasa (gratis),”
Mengutip Arahan Bapak Presiden Prabowo, pengurus RT dan RW itu, sebagai bagian penting dari masyarakat yang perlu diberdayakan untuk mendukung kesejahteraan.
Selin itu menekankan bahwa aparat di tingkat akar rumput ini diharapkan mampu berpartisipasi aktif, termasuk dalam pendataan warga tidak mampu.
“Berbekal dari hal itu, meskipun warga tidak mampu ada kesulitan dengan katagori (Desil 6), kami tetap memperjuangkan karena tidak sesuai dengan fakta lapangan. Dengan tujuan agar mereka mendapatkan hak-haknya, sebagai kewajiban negara, kalau tidak kami termasuk orang dhzolim,” tandasnya.
Pada kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih Kepada, Bapak Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU dan Wakil Bupati Garut drg. L.Putri Karlina (Teh Putri), Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, dr. Hj. Marlinda Siti Hana, M.K.M., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dr. Hj. Leli Yuliani, M.M.,
Selain itu kami mengucapkan terimakasih kepada Kepala Bidang Limjamsos Linda Hastuti, S.ST.,S.E., M.M.Kes., Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Devi Hadiati, S.Si., M.Si, Camat Banyuresmi Drs Heri Hermawan, Kepala Desa Bagendit Endang Omardani, S.E. dan pihak pihak terkait. Pungkasnya.
Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).