Seorang Operator Tewas Tertimpa Matrial Diduga Tambang Ilegal, Didesa Cikawung-Indramayu
INDRAMAYU-MEDIAISTANA.COM
Galian C yang diduga ilegal dikabarkan telah merenggut nyawa seorang operator alat berat eksavator, bernama Karyanto (30) asal kampung Ciputat Desa Cikawung, Kecamatan, Terisi Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Karyanto dinyatakan tewas usai tertimpa runtuhan pasir batu dilokasi Galian C ilegal di Dusun Buyut Desa Cikawung Blok Sukatani, Kamis malam pukul 03: 00 wib. (01/10/2026).
Menurut warga sekitar aktifitas Galian C tersebut sudah berjalan lama bahkan bertahun tahun.
Begini penjelasan salah satu warga,
“Udah lama itu beroperasi, star setiap malam dari pukul 20 : 00 wib hingga subuh tiba,” ungkap Salin (70).
Sementara itu, keluarga korban merasa berduka, Niat hati korban mencari sesuap nasi demi bertahan hidup untuk keluarga justru pulang tinggal nama.
Bahkan keluarganya tak kuasa menahan kesedihan atas tragedi yang menimpa nya,dan ini menjadi pertemuan terakhir keluarga.
“Dia orang baik, tulang punggung keluarga. Kami sudah sering mengingatkan agar berhati hati, sekarang malah begini kejadiannya.” ujar Yanto salah satu keluarga korban dengan mata berkaca-kaca, didepan awak media saat di rumah duka, kamis (1/10/2026).
Ditempat terpisah, Ketua Rukun Warga (RW) Dadang mengatakan, bahwa warga sudah berulang kali mengingatkan aktivitas galian tersebut karena jaraknya terlalu dekat dengan permukiman.
“Kini kami kehilangan warga yang ramah dan kami minta aparat penegak hukum segera menangkap pengelola galian dan menutup total aktivitas tambang di sini agar tidak ada korban jiwa lagi.” tegas Dadang.
Galian C yang diduga ilegal tersebut, disebut sebut milik pengusaha dari luar Kabupaten Indramayu berinisial P. Sedangkan lahannya diduga status tanah negara.
Kini Kasus tewasnya sang operator tersebut sedang ditangani oleh Polres Indramayu sejak Kamis (01/10/2026).
“Tiga orang di bawa Ke Polres Indramayu, kamis siang, gak tahu sekarang gimana perkembangannya.” Jelas nya.
YN74