32.4 C
Jakarta
BerandaBeritaSinergi DPR RI, Kementerian Kehutanan, dan Perhutani, Bimtek RHL di Banyuwangi Perkuat...

Sinergi DPR RI, Kementerian Kehutanan, dan Perhutani, Bimtek RHL di Banyuwangi Perkuat Kapasitas Masyarakat

MEDIAISTANA.COM | Banyuwangi – Komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan terus diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) yang digelar di Kabupaten Banyuwangi pada Rabu (6 Mei 2026). Kegiatan ini menghadirkan sinergi antara legislatif, pemerintah pusat, serta BUMN kehutanan guna memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.


Kegiatan ini diinisiasi oleh anggota DPR RI, Sonny T. Danaparamita, S.H., M.H., yang secara langsung hadir dan memberikan arahan kepada para peserta. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa rehabilitasi hutan dan lahan merupakan bagian penting dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.


“Program RHL harus dilaksanakan secara serius dan berkelanjutan, karena dampaknya tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai, Ir. Muchtar Efendi, S.Hut., M.Si., yang memberikan pemaparan mengenai arah kebijakan dan strategi pelaksanaan RHL. Ia menjelaskan bahwa program ini menjadi prioritas nasional dalam upaya pemulihan lahan kritis serta penguatan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan.


Materi teknis juga disampaikan oleh Kepala Seksi Penguatan Kelembagaan, Nia Very Oktora, S.Si., M.Sc., yang merupakan pemateri perempuan dalam kegiatan tersebut. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya penguatan kelembagaan kelompok masyarakat sebagai faktor kunci keberhasilan program RHL.


“Keberhasilan RHL tidak hanya ditentukan oleh penanaman, tetapi juga oleh kesiapan kelembagaan, perencanaan yang matang, serta komitmen dalam pemeliharaan tanaman,” jelasnya.


Selain itu, pemateri lainnya, Fahruddin, S.Hut., selaku penyuluh kehutanan, memberikan penjelasan teknis terkait implementasi di lapangan. Ia menguraikan tahapan mulai dari identifikasi lahan, pemilihan jenis tanaman, teknik penanaman, hingga monitoring dan evaluasi agar program berjalan optimal.


Kegiatan ini juga melibatkan perwakilan dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan Perum Perhutani yang turut memberikan dukungan serta perspektif dalam pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan secara kolaboratif.


Peserta kegiatan terdiri dari berbagai unsur, di antaranya perangkat daerah, pemerintah desa, kelompok tani hutan, serta komunitas peduli lingkungan di Banyuwangi. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan di lapangan, seperti ketersediaan bibit, kondisi lahan kritis, serta strategi pemeliharaan tanaman.


Melalui kegiatan sosialisasi dan bimtek ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang lebih komprehensif serta kemampuan teknis yang memadai dalam pelaksanaan RHL. Dengan sinergi yang kuat antara DPR RI, pemerintah, Perhutani, dan masyarakat, Banyuwangi diharapkan mampu menjadi contoh keberhasilan dalam program rehabilitasi hutan dan lahan di tingkat nasional.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!