Saumlaki,mediaistana.com -Anggota DPRD Dapil VII Provinsi Maluku, Anos Yeremias, menyampaikan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU reguler di Kabupaten Kepulauan Tanimbar masih dalam kondisi aman.
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial setelah berkoordinasi dengan pihak Pertamina menyusul adanya laporan masyarakat mengenai kondisi stok BBM, Jumat (31/7/2026)
Berdasarkan data yang diterima dari Pertamina, stok BBM di tiga SPBU reguler masih tersedia dan mampu melayani kebutuhan masyarakat. Antrean kendaraan juga dilaporkan tetap normal dan tidak mengular hingga keluar area SPBU.
Anos menjelaskan, kondisi tersebut menunjukkan distribusi BBM di Tanimbar masih berjalan dengan baik meski beberapa jenis BBM memiliki ketahanan stok yang terbatas.
Di SPBU 84.974.01 PT Lintas Yamdena, stok Pertalite tercatat sebanyak 20 kiloliter (KL) dengan estimasi ketahanan sekitar 2,2 hari. Pertamax tersedia 4 KL dengan ketahanan sekitar 2,6 hari, sementara Biosolar sebanyak 1,2 KL dan Dexlite 1,5 KL, masing-masing diperkirakan cukup untuk sekitar 1,5 hari.
Sementara itu, di SPBU 84.974.02 PT Yamdena Energi Perkasa, stok Pertamax mencapai 5,6 KL dengan estimasi ketahanan 2,3 hari, sedangkan Dexlite tersedia 4,9 KL atau cukup untuk sekitar 4,9 hari.
Adapun di SPBU 84.974.03 PT Arafura Trans Petrolium, stok Pertalite tersisa 3 KL dengan ketahanan sekitar 1 hari. Pertamax masih tersedia 8,8 KL atau diperkirakan cukup hingga 8,8 hari, sedangkan Biosolar sebanyak 1,5 KL dan Dexlite 1,2 KL, masing-masing memiliki ketahanan sekitar 1 hari.
Menindaklanjuti kekhawatiran masyarakat terkait pasokan BBM, Anos mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan Pertamina.
“Berdasarkan informasi yang kami peroleh, suplai BBM ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah dijadwalkan dan diperkirakan mulai masuk besok. Dengan tambahan pasokan tersebut, stok BBM di seluruh SPBU diharapkan kembali meningkat,” tulis Anos dalam keterangannya.
Ia berharap proses distribusi berlangsung lancar sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap normal dan tidak terjadi kelangkaan BBM.
Informasi ini sekaligus menjadi penegasan bahwa kondisi stok BBM di Kabupaten Kepulauan Tanimbar masih terkendali. Masyarakat diimbau tetap membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar distribusi tetap merata di seluruh wilayah.