*JAKARTA, http://Mediaistana.com -* Poltracking Indonesia resmi merilis survei nasional tatap muka periode Agustus 2026 dengan tema “Membaca Peta Elektoral & Dinamika Partai Politik”, Rabu (23/9/2026).
Survei dilakukan 14-20 Agustus 2026 dengan 1.220 responden di 38 provinsi, margin of error +/-2,9%, metode stratified multistage random sampling.
Berikut 5 temuan pokoknya:
*1. Publik Percaya Parpol Tapi Tidak Merasa Dekat*
49,7% publik masih percaya keberadaan partai politik, namun 66,8% mengaku tidak merasa dekat dengan partai manapun. Hanya 12,3% yang merasa dekat. Pada Pileg, publik lebih memilih figur Caleg (53,3%) dibanding lambang partai (24,7%).
*2. 64,7% Tidak Tahu Ambang Batas 4%*
Hanya 17,7% publik yang tahu parliamentary threshold 4 persen. Dari yang tahu, 49,0% menilai tetap 4% adalah yang paling tepat.
*3. Dukungan Parpol Tak Pengaruhi Pilihan*
44,6% publik menyebut dukungan parpol ke Capres-Cawapres tidak mempengaruhi pilihannya ke parpol. 44,5% juga menyebut dukungan parpol tidak mempengaruhi pilihan Capresnya. Mirisnya, 57,6% publik tidak tahu/kenal siapa anggota DPR RI yang mewakili daerahnya.
*4. Top of Mind Parpol Masih Tokoh Lama*
PKB = NU (6,1%), Gerindra = Prabowo Subianto (26,1%), PDIP = Megawati Soekarnoputri (17,0%), Golkar = Pohon Beringin (6,4%), NasDem = Surya Paloh (11,0%), Demokrat = SBY (16,0%).
*5. Simulasi 18 Partai, Gerindra Memimpin Jauh*
Gerindra 23,2%
PDIP 11,6%
Golkar 10,4%
PKB 6,2%
Demokrat 6,1%
NasDem 4,4%
PAN 3,4%
PKS 3,3%
PSI 2,3%
PPP 1,9%
Partai lainnya di bawah 1 persen.
Peneliti Poltracking Indonesia, Yoki Alvetro menyebut temuan ini adalah potret terbaru pertengahan Agustus 2026 dan masih sangat dinamis tergantung isu dan langkah strategis partai politik.