Probolinggo, Mediaistana.com
Rutan Kelas IIB Kraksaan memperkuat layanan kesehatan sejak tahap awal penerimaan tahanan. Salah satunya melalui skrining HIV bagi tahanan baru untuk mendeteksi kondisi kesehatan secara dini dengan berkolaborasi dengan Puskesmas Kraksaan.
Pemeriksaan yang dilaksanakan tersebut menjadi bagian dari pemantauan kesehatan tahanan sekaligus langkah preventif untuk menjaga kondisi kesehatan di lingkungan Rutan Kraksaan, Senin (21/9/2026).

Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Kraksaan Trias Widigdo mengatakan pemeriksaan kesehatan sejak awal merupakan bagian penting dari pelayanan kepada setiap tahanan yang baru diterima.
Pemeriksaan HIV menjadi salah satu langkah deteksi dini untuk mengetahui kondisi kesehatan tahanan. Dengan pemeriksaan sejak awal, kondisi kesehatan dapat dipantau dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan, tentunya dengan tetap menjaga kerahasiaan serta hak setiap tahanan, tuturnya.

Menurutnya, skrining dilakukan bukan sekadar untuk mengetahui kondisi kesehatan, tetapi juga menjadi dasar dalam melakukan pemantauan dan tindak lanjut apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan petugas kesehatan sesuai prosedur yang berlaku. Aspek kerahasiaan menjadi perhatian dalam proses tersebut, disertai penerapan profesionalitas dan penghormatan terhadap hak setiap tahanan, jelasnya.

Langkah ini penting karena kondisi kesehatan tahanan perlu diketahui sejak awal masa penerimaan. Dengan pemantauan yang dilakukan secara teratur dan sesuai prosedur, potensi persoalan kesehatan dapat diantisipasi lebih dini, lanjutnya.

Melalui skrining HIV bagi tahanan baru, Rutan Kraksaan menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang humanis, responsif, profesional dan berkualitas. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari pemenuhan hak kesehatan tahanan selama berada dalam lingkungan pemasyarakatan dengan tetap mengedepankan prosedur medis serta perlindungan terhadap privasi dan martabat setiap individu.